Pihak Sarwendah Minta Narasi Negatif Dihentikan, Sebut Anak Pasti Membela Ibunya jika Terus Disakiti
- Instagram @sarwendah29
"Saya tidak bilang siapa ya, tapi anak-anak ini pasti akan membela ibunya dan kalau tahu yang memojokkan adalah A, ya pasti anak-anak juga tidak akan pernah bisa sayang dengan A itu ya," kata Chris Sam Siwu.
Karena itu, pihak Sarwendah meminta agar penggiringan opini yang dinilai tidak tepat segera dihentikan. Menurut Chris Sam Siwu, langkah tersebut penting demi menjaga kondisi psikologis anak-anak sekaligus memberikan ketenangan bagi kliennya.
"Jadi tolong sudah hilang ya framing-framing, penggiringan opini yang menurut saya tidak pas ya yang dilakukan oleh pihak-pihak mana pun juga. Kasihan nanti klien kami ujungnya ya," tutur Chris Sam Siwu.
Ia juga mengajak semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, baik perkara hak asuh anak maupun persoalan harta bersama telah memiliki jalur penyelesaian masing-masing di pengadilan sehingga tidak perlu terus diperdebatkan melalui opini publik.
"Jadi ya kita sudahi dululah terkait penggiringan opini. Sudah ada untuk hak asuh, sudah ada ranahnya. Nanti terhadap gono-gini juga ada ranahnya lagi. Monggo silakan kita buka lagi mungkin dengan gugatan gono-gini ya, silakan. Tapi prinsipnya klien kami pengin hidup tenang ya," jelas Chris Sam Siwu.
Sementara itu, kuasa hukum Sarwendah lainnya, Abraham Simon, juga mempertanyakan tujuan berbagai narasi yang terus bermunculan di ruang publik. Ia menyerahkan penilaian tersebut kepada masyarakat.
"Silakan nanti dikembalikan lagi ke publik. Publik bisa melihat ya siapa yang memberikan narasi-narasi terus-menerus begitu ya. Bisa ditanyakan tujuannya apa sih?" ujar Abraham Simon.
Abraham Simon menilai apabila tujuan utamanya berkaitan dengan gugatan hak asuh, maka proses tersebut telah memiliki mekanisme hukum yang sedang berjalan. Ia mempertanyakan alasan berbagai isu lain terus diangkat ke ruang publik.
"Kalau tujuannya hak asuh kan sudah ada medianya. Lalu narasi lagi, narasi lagi, harta rumah dibawa orang tua. Ini tujuannya apa? Ya, publik yang menilai tujuannya apa ya," pungkas Abraham Simon.
Load more