News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pihak Sarwendah Minta Narasi Negatif Dihentikan, Sebut Anak Pasti Membela Ibunya jika Terus Disakiti

Pihak Sarwendah meminta narasi negatif dihentikan karena dinilai berdampak pada psikologis anak. Kuasa hukum menegaskan anak akan membela ibunya.
Jumat, 24 Juli 2026 - 10:18 WIB
Sarwendah, mantan istri Ruben Onsu
Sumber :
  • Instagram @sarwendah29

"Saya tidak bilang siapa ya, tapi anak-anak ini pasti akan membela ibunya dan kalau tahu yang memojokkan adalah A, ya pasti anak-anak juga tidak akan pernah bisa sayang dengan A itu ya," kata Chris Sam Siwu.

Karena itu, pihak Sarwendah meminta agar penggiringan opini yang dinilai tidak tepat segera dihentikan. Menurut Chris Sam Siwu, langkah tersebut penting demi menjaga kondisi psikologis anak-anak sekaligus memberikan ketenangan bagi kliennya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi tolong sudah hilang ya framing-framing, penggiringan opini yang menurut saya tidak pas ya yang dilakukan oleh pihak-pihak mana pun juga. Kasihan nanti klien kami ujungnya ya," tutur Chris Sam Siwu.

Ia juga mengajak semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, baik perkara hak asuh anak maupun persoalan harta bersama telah memiliki jalur penyelesaian masing-masing di pengadilan sehingga tidak perlu terus diperdebatkan melalui opini publik.

"Jadi ya kita sudahi dululah terkait penggiringan opini. Sudah ada untuk hak asuh, sudah ada ranahnya. Nanti terhadap gono-gini juga ada ranahnya lagi. Monggo silakan kita buka lagi mungkin dengan gugatan gono-gini ya, silakan. Tapi prinsipnya klien kami pengin hidup tenang ya," jelas Chris Sam Siwu.

Sementara itu, kuasa hukum Sarwendah lainnya, Abraham Simon, juga mempertanyakan tujuan berbagai narasi yang terus bermunculan di ruang publik. Ia menyerahkan penilaian tersebut kepada masyarakat.

"Silakan nanti dikembalikan lagi ke publik. Publik bisa melihat ya siapa yang memberikan narasi-narasi terus-menerus begitu ya. Bisa ditanyakan tujuannya apa sih?" ujar Abraham Simon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abraham Simon menilai apabila tujuan utamanya berkaitan dengan gugatan hak asuh, maka proses tersebut telah memiliki mekanisme hukum yang sedang berjalan. Ia mempertanyakan alasan berbagai isu lain terus diangkat ke ruang publik.

"Kalau tujuannya hak asuh kan sudah ada medianya. Lalu narasi lagi, narasi lagi, harta rumah dibawa orang tua. Ini tujuannya apa? Ya, publik yang menilai tujuannya apa ya," pungkas Abraham Simon.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegaskan Sayembara Tangkap Begal Tak Bisa Direkayasa, Pelaku Palsu Terancam Dipidana

Dedi Mulyadi Tegaskan Sayembara Tangkap Begal Tak Bisa Direkayasa, Pelaku Palsu Terancam Dipidana

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa sayembara tangkap begal dengan hadiah hingga Rp50 juta tak bisa direkayasa, pelaku palsu terancam dipidana.
Cuma Perkara Kesal Utang Rokok Ditolak Keras, Sekelompok Pemuda Rusak Kios di Kendari Pakai Sajam Viral

Cuma Perkara Kesal Utang Rokok Ditolak Keras, Sekelompok Pemuda Rusak Kios di Kendari Pakai Sajam Viral

Sekelompok pria sekitar 7 orang terekam CCTV menyerang sebuah kios di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akibat kesal utang rokok ditolak penjaga kios viral.
Pengukuran Lahan di Asemrowo Surabaya Diwarnai Penolakan Ahli Waris, Begini Duduk Perkaranya

Pengukuran Lahan di Asemrowo Surabaya Diwarnai Penolakan Ahli Waris, Begini Duduk Perkaranya

Pengukuran tanah di Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo, oleh Kantor Pertanahan (Kantah) Surabaya I berlangsung menegangkan, kemarin (23/7).
3 Kasus Begal Terbaru di Jakarta Timur, Ada Pelajar Jadi Korban hingga Penembakan Warga

3 Kasus Begal Terbaru di Jakarta Timur, Ada Pelajar Jadi Korban hingga Penembakan Warga

Kasus Begal di Jakarta Timur kembali menjadi sorotan sepanjang Juni-Juli 2026. Pelajar hingga warga menjadi korban dalam sejumlah aksi kriminal jalanan.
Baru 6 Bulan Gabung Sudah Dilepas, Persija Jelaskan Alasan Coret Cyrus Margono dari Skuad di Bursa Transfer Musim Ini

Baru 6 Bulan Gabung Sudah Dilepas, Persija Jelaskan Alasan Coret Cyrus Margono dari Skuad di Bursa Transfer Musim Ini

Persija Jakarta ambil keputusan penting terkait masa depan salah satu penjaga gawang mudanya, Cyrus Margono. Macan Kemayoran resmi pinjamkan kiper 24 tahun itu.
3 Praktisi Hukum Nilai Peluang Hak Asuh Anak Ruben Onsu, Deolipa Yumara Sebut Sarwendah Masih Layak Mengasuh

3 Praktisi Hukum Nilai Peluang Hak Asuh Anak Ruben Onsu, Deolipa Yumara Sebut Sarwendah Masih Layak Mengasuh

Tiga praktisi hukum mengulas peluang Hak Asuh Anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Deolipa Yumara menilai Sarwendah masih layak mengasuh anak-anaknya.

Trending

Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Seorang wanita curhat dirinya masih kesuiltan mendapat pekerjaan. Pencaker itu menceritakan telah mengeluarkan banyak uang demi kerja viral di media sosial.
4 Shio yang Mendadak Cuan pada 25 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Mendadak Cuan pada 25 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang mendadak cuan pada 25 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Sabtu besok dan temukan siapa yang paling beruntung!
Ramalan Zodiak 25 Juli 2026: Aries Untung Besar, Cancer Tahan Jajan

Ramalan Zodiak 25 Juli 2026: Aries Untung Besar, Cancer Tahan Jajan

Ramalan zodiak keuangan 25 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Aries untung besar dan Cancer diminta tahan jajan di Sabtu akhir pekan ini.
John Herdman Coret 24 Nama dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Amunisi Baru yang Bakal Gabung

John Herdman Coret 24 Nama dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Amunisi Baru yang Bakal Gabung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya ungkap perkembangan terbaru terkait komposisi skuad Garuda jelang Piala AFF 2026. Ada 26 pemain dipertahankan.
Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya dr. Zulfikar Drakel di Lampung Timur

Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya dr. Zulfikar Drakel di Lampung Timur

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, hasil investigasi menunjukkan dr. Muhammad Zulfikar Drakel meninggal dunia akibat penyakit yang bersifat sensitif.
Upaya Peningkatan Perlindungan PMI Berbasis Digital, Aplikasi Ini Siapkan Fitur Darurat

Upaya Peningkatan Perlindungan PMI Berbasis Digital, Aplikasi Ini Siapkan Fitur Darurat

Kasus kekerasan yang kerap dialami oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi perhatian publik.
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Capai Rp1,8 Triliun, Purbaya Buka Suara

Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Capai Rp1,8 Triliun, Purbaya Buka Suara

Purbaya mengatakan pengelolaan Kopdes Merah Putih bukan berada di bawah Kemenkeu. Melainkan, tanggung jawab pihak pelaksana yaitu PT Agrinas Pangan Nusantara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT