News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Upaya Peningkatan Perlindungan PMI Berbasis Digital, Aplikasi Ini Siapkan Fitur Darurat

Kasus kekerasan yang kerap dialami oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi perhatian publik.
Jumat, 24 Juli 2026 - 02:12 WIB
Upaya Peningkatan Perlindungan PMI Berbasis Digital, Aplikasi Ini Siapkan Fitur Darurat
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus kekerasan yang kerap dialami oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi perhatian publik.

Dalam upayanya, sejumlah pihak tengah menyusun peningkatan perlindungan bagi PMI berbasis digital diantaranya Pejuang Merah Putih SuperApps.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

CEO Pejuang Merah Putih SuperApps, Ivan Raoul Benedict mengatakan aplikasi ini lahir sebagai respons atas berbagai persoalan yang masih dialami PMI mulai dari keterlambatan pembayaran gaji, kekerasan, hingga persoalan hukum di negara penempatan.

Ia menekankan aplikasi tersebut akan dilengkapi fitur SOS Button, e-wallet, hingga dukungan bantuan hukum dengan target peluncuruan dalam waktu sekitar tiga bulan.

"Kami juga memiliki law office di berbagai negara untuk membantu proses-proses hukum bagi PMIyang tersebar di seluruh dunia. Kami ingin menghadirkan ekosistem yang sehat agar SDM Indonesia siap bersaing di kancah internasional," kata Ivan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Ivan menjelaskan aplikasi tersebut dapat diakses oleh seluruh PMI tanpa memerhatikan statusnya yakni prosedural ataupun non prosedural.

Sebab, kata Ivan, pihaknyabingin memudahkan para PMI dalam pendaftaran aplikasi tersebut.

"Silakan unduh aplikasinya. Sekarang hampir semua orang memiliki telepon genggam, jadi kami ingin mempermudah akses bagi seluruh warga Indonesia," ujarnya.

Sementara, COO Pejuang Merah Putih SuperApps, Hazrin Basri menjelaskan pengguna cukup membuka aplikasi dan memilih jenis keadaan darurat seperti kecelakaan kerja, kekerasan, maupun permasalahan gaji. 

Selanjutnya, sistem akan secara otomatis mengirimkan notifikasi kepada pihak-pihak yang telah terhubung, termasuk kedutaan, instansi terkait di Indonesia, serta pihak lain yang telah dipreset dalam aplikasi.

"Kalau kecelakaan, responsnya tentu berbeda dengan pengaduan gaji. Semua sudah disesuaikan agar penanganannya lebih cepat dan tepat," ujar Hazrin.

Hazrin menambahkan pada tahap awal implementasi aplikasi akan difokuskan di kawasan ASEAN dengan prioritas Malaysia sebagai negara tujuan PMI terbesar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, layanan akan diperluas ke Taiwan, China, Arab Saudi, Korea Selatan, hingga negara-negara lain yang memiliki jumlah pekerja migran Indonesia cukup besar.

“Untuk memperkenalkan aplikasi tersebut, perusahaan akan menggandeng kedutaan besar Indonesia di negara penempatan serta organisasi nonpemerintah (NGO) yang menaungi komunitas PMI. Sosialisasi juga akan dilakukan melalui media massa dan media sosial agar informasi mengenai layanan perlindungan ini dapat menjangkau lebih banyak Pekerja Migran Indonesia,” katanya.(raa)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting oleh tiga tersangka, yakni LSP, ASN, dan EH terus menuai sorotan. 
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Shin Tae-yong Dikonfirmasi Alami Influenza Tipe A, Tetap Pantau Persija Meski Dirawat di Rumah Sakit

Shin Tae-yong Dikonfirmasi Alami Influenza Tipe A, Tetap Pantau Persija Meski Dirawat di Rumah Sakit

Alasan Shin Tae-yong tak dampingi Persija Jakarta saat away ke PSMS Medan adalah karena sang pelatih terkena Influenza tipe A dan sepekan dirawat di rumah sakit
Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11).
Terpisah 45 Tahun, Nenek Asal Tangerang Rela Temui Mantan Kekasihnya ke Sumedang

Terpisah 45 Tahun, Nenek Asal Tangerang Rela Temui Mantan Kekasihnya ke Sumedang

Seorang nenek asal Tangerang rela jauh-jauh berkunjung ke Sumedang hanya demi menemui mantan kekasihnya yang sudah 45 tahun terpisah gegara restu orang tua.

Trending

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11).
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 mengumumkan berbagai musik hingga grup musik yang meraih penghargaan dari 67 kategori termasuk 4 kategori tambahan.
Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Egy Maulana Vikri tersipu malu ketika Shin Tae-yong memintanya untuk mengucapkan 'Gue Persija' disertai menunjukkan simbol jari jempol telunjuk khas Jakmania.
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Viral di media sosial seorang anak balita berusia 3 tahun di Tenggarong diajak oleh orang tuanya mendaki Bukit Biru yang jalurnya dikenal terjal tanpa pengaman.
Selengkapnya

Viral