News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sayembara Tangkap Begal KDM Tuai Kritik dari Menko Kumham Imipas, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan

Sayembara tangkap begal berhadiah jutaan rupiah yang digagas KDM tuai kritik dari Menko Kumham Imipas, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan.
Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB
Kolase Foto Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @dedimulyadi71

tvOnenews.com - Program sayembara tangkap begal yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terus menjadi sorotan publik. 

Kebijakan yang menawarkan hadiah mulai dari Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku kejahatan itu menuai dukungan, namun juga mendapat sejumlah kritik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu kritik datang dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra

Menurut Yusril, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dikhawatirkan membuat masyarakat tergiur mengejar hadiah sayembara.

Ia juga mengingatkan adanya potensi orang yang tidak bersalah menjadi korban karena dituduh sebagai pelaku begal.

"Kalau boleh saya menyampaikan nasihat, dengan segala hormat kepada Pak Gubernur Jawa Barat, sebaiknya jangan membuka sayembara seperti ini," ujar Yusril.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • Antara

Menanggapi kritik tersebut, Dedi Mulyadi mengaku menghargai seluruh masukan yang disampaikan masyarakat maupun para pejabat. 

Ia menyebut kritik tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus kesempatan untuk menjelaskan tujuan sebenarnya dari program sayembara.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memberikan kritik untuk sayembara tangkap begal, tangkap maling, tangkap copet, tangkap rampok. Yang mengkhawatirkan satu, main hakim sendiri, dua lahirlah drama begal pura-pura jadi begal untuk mendapatkan sayembara," kata Dedi Mulyadi, dilansir dari media sosial resminya.

Ia juga menyampaikan apresiasi secara khusus kepada Yusril Ihza Mahendra yang telah memberikan pandangannya terkait kebijakan tersebut.

"Saya juga berterima kasih kepada Pak Menko Hukum dan HAM Profesor Yusril, kebanggaan saya. Saya sampaikan beberapa hal alasan argumentatif dari sayembara ini," ujarnya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Menurut Dedi, tujuan utama sayembara bukan untuk mendorong masyarakat bertindak sendiri, melainkan mengurangi praktik main hakim sendiri yang selama ini kerap berujung pada kematian pelaku kejahatan.

"Yang pertama, sayembara ini justru untuk mencegah terjadinya upaya main hakim sendiri yang berujung kematian. Karena selama ini ketika maling ditangkap, cenderung menghakimi bahkan sampai meninggal. Saya banyak menangani masalah ini dan bisa dilihat dari media sosial yang saya miliki," jelasnya.

Dedi mengaku telah berkali-kali menangani kasus pelaku pencurian yang meninggal dunia akibat diamuk massa. 

Menurutnya, kondisi tersebut justru menimbulkan korban baru karena warga yang melakukan penganiayaan juga harus berhadapan dengan proses hukum.

"Dari yang meninggal karena nyuri motor, nyuri ayam, nyuri domba, sampai nyuri labu. Korbannya jadi dua, maling dan yang menganiaya. Karena malingnya meninggal maka dia menghadapi hukuman di alam akhir," tuturnya.

Ia berharap adanya hadiah sayembara dapat mengubah pola pikir masyarakat. 

Warga diharapkan memilih menangkap dan menyerahkan pelaku kepada kepolisian dalam keadaan hidup dibanding melakukan aksi kekerasan.

"Dengan adanya sayembara ini, ketika ditangkap maling, begal, dan sejenisnya, orang cenderung tidak akan menghabisi sampai meninggal, karena dia merasa akan mendapat hadiah atau imbalan dari apa yang dia lakukan. Sehingga barang yang hilang pun bisa terganti dengan nominal yang saya umumkan," ujarnya.

Dedi menegaskan, program tersebut justru dirancang untuk menekan tindakan main hakim sendiri dan memastikan setiap pelaku kejahatan diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Sehingga dia tidak akan main hakim sendiri sampai meninggal, itu tidak akan terjadi. Justru ini untuk mencegah," tegasnya.

(gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Madiun

Polri Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Madiun

Sinergi pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali membuahkan hasil. BPH Migas bersama Ditjen Gakkum ESDM Kementerian ESDM, Baintelkam, Polri, dan Polresta Madiun mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi melalui rangkaian operasi di dua lokasi gudang di Madiun
King James Berlabuh di Philadelphia 76ers, Menolak Pensiun

King James Berlabuh di Philadelphia 76ers, Menolak Pensiun

LeBron James, pemain 41 tahun yang dijuluki King James, teken kontrak dua tahun dengan nilai US$8 juta (Rp143,1 miliar) dengan opsi pemain untuk tahun kedua di Philadelphia 76ers.
Jelang Muktamar ke-35 NU di Jombang, Bendahara PBNU Gus Gudfan Disebut Dapat Dukungan dari Berbagai Tokoh

Jelang Muktamar ke-35 NU di Jombang, Bendahara PBNU Gus Gudfan Disebut Dapat Dukungan dari Berbagai Tokoh

Dukungan terhadap Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), H. Gudfan Arif Ghofur atau Gus Gudfan, untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU terus bermunculan menjelang Muktamar ke-35 NU. 
Ikuti Perkembangan Zaman, Layanan Sedekah Digital Mulai Dikembangkan untuk Bantu Bangun Indonesia

Ikuti Perkembangan Zaman, Layanan Sedekah Digital Mulai Dikembangkan untuk Bantu Bangun Indonesia

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Rumah Yatim mengikuti perkembangan teknologi digital dengan mengubah kebiasaan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
Justin Hubner Diming-imingi Klub Indonesia, Pundit Senior Ini Beri Nasihat 

Justin Hubner Diming-imingi Klub Indonesia, Pundit Senior Ini Beri Nasihat 

Rumor panas mengenai potensi kepindahan bek andalan Timnas Indonesia, Justin Hubner, ke kompetisi kasta tertinggi Super League Indonesia langsung memantik ... -
Tingkatkan Daya Saing dan Perkuat Kesehatan Keuangan, Danantara Gelar Pertemuan dengan Pos Indonesia

Tingkatkan Daya Saing dan Perkuat Kesehatan Keuangan, Danantara Gelar Pertemuan dengan Pos Indonesia

BP BUMN bersama Danantara terus mengawal pembenahan PT Pos Indonesia menyusul laporan manajemen baru PT Pos Indonesia mengenai hasil audit berupa penyesuaian pembukuan untuk periode 2023, 2024, dan 2025.

Trending

Dari Saksi Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Penahanan Febrie Adriansyah

Dari Saksi Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Penahanan Febrie Adriansyah

Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, resmi menjalani masa penahanan.
Marselino Ferdinan Segel 7 dari Beckham Putra Nugraha, Intip Nomor Punggung Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Marselino Ferdinan Segel 7 dari Beckham Putra Nugraha, Intip Nomor Punggung Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

AFF mengumumkan nomor punggung tim peserta Piala AFF 2026 pada Jumat (24/7/2026), termasuk nomor punggung yang digunakan pemain Timnas Indonesia. 
Tersangka Febrie Adriansyah Ditahan 20 Hari di Rutan KPK, Ini Pertimbangannya

Tersangka Febrie Adriansyah Ditahan 20 Hari di Rutan KPK, Ini Pertimbangannya

Eks Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah dilakukan penahanan di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), oleh Tim Penyidik (Tim Sembilan) Kejaksaan Agung, pada Jumat (24/7/2026).
Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji Jaksa Meski Sudah Ditahan di Rutan KPK

Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji Jaksa Meski Sudah Ditahan di Rutan KPK

Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung Rudi Margono mengatakan bahwa Febrie Adriansyah masih menerima gaji meski telah mundur dari Jampidsus.
Achmad Donny Terpilih sebagai Ketum PB SEMMI 2026-2029, Kongres IX Tegaskan Komitmen Kawal Asta Cita Presiden

Achmad Donny Terpilih sebagai Ketum PB SEMMI 2026-2029, Kongres IX Tegaskan Komitmen Kawal Asta Cita Presiden

Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) sukses menggelar Kongres IX yang berlangsung pada 21–24 Juli 2026 di Pusdiklat Lantas Polri, Banten
Fix Garuda Calling! Ini Formasi Mengerikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Garuda Rasa Eropa Siap Angkat Trofi

Fix Garuda Calling! Ini Formasi Mengerikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Garuda Rasa Eropa Siap Angkat Trofi

Intip formasi terbaik Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 setelah PSSI resmi mengumumkan daftar 26 pemain. Skuad Garuda diprediksi bakal bercita rasa Eropa.
Setelah Demisioner Pengurus Lama, Kongres IX SEMMI Segera Rumuskan Arah Strategis Baru

Setelah Demisioner Pengurus Lama, Kongres IX SEMMI Segera Rumuskan Arah Strategis Baru

Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, secara resmi memaparkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusannya dalam Kongres IX SEMMI yang mengusung tema "SEMMI Satu Wujudkan Astacita".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT