Heboh Penemuan Jasad Satpam di Waduk Jatiluhur, Diduga Sempat Hilang Kontak usai Menegur Aksi Vandalisme
- dok.kolase tvOnenews.com / medsos @infoseputarplatH
Jakarta, tvOnenews.com- Viral di media sosial (Medsos) tengah dihebohkan dengan video penemuan jasad satpam di Waduk Jatiluhur. Banyak dugaan bermunculan, yang menjelaskan peristiwa tersebut.
Merangkum dari medsos Instagram dan Tiktok, salah satunya akun @infoseputarplatH, dijelaskan kalau satpam di waduk Jatiluhur itu bernama Sumarna.
Almarhum ditemukan dengan kondisi tangan terborgol ke belakang. Dengan masih lengkap mengenakan seragam, baju satpam umumnya kuning dan celana hitam.
- dok.kolase tvOnenews.com / medsos @infoseputarplatH
"Petugas keamanan Waduk Jatiluhur bernama sumarna ditemukan di tepian danau, dengan kedua tangan terborgol ke belakang," bunyi keterangan dalam video tersebut, dikutip Minggu (26/7).
Sebelum ditemukan hilang nyawa, Satpam berinisial S ini diduga sempat hilang kontak. Setelah sempat menegur sekelompok anak muda melakukan vandalisme.
Dugaan sementara informasi tersebut, masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak Polisi.
"Sebelum hilang kontak diduga sempat menegur sekelompok kuda yang diduga melakukan aksi vandalisme. Polisi masih mengumpulkan bukti masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk mengungkap pasti kejadian," sambung akun tersebut.
- Instagram @infojawabarat
Penjelasan Polisi
Setelah menelusuri informasi, merangkum informasi Polisi melalui lamann respurwakarta.jabar.polri.go.id bahwa penemuan jasad Satpam terjadi pada Jumat (24/7) di Waduk Jatiluhur, tepatnya di kawasan Tanggul Kayat, Kampung Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Polres Purwakarta melalui Satreskrim bersama Satpolairud bergerak cepat melakukan penanganan awal dan penyelidikan.
Korban diketahui berinisial S. (43), warga Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, yang sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan (security) di kawasan tersebut.
"Begitu menerima laporan, personel kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengamankan TKP, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan dari para saksi. Saat ini penyelidikan terus dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya,” ujar Kasatpolairud.
Sehubungan dengan ini, Satreskrim Polres Purwakarta bersama Satpolairud langsung melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Selain itu, Kasat Polair Polres Purwakarta AKP Jamal Nasir memastikan pihaknya turut melakukan penanganan di lokasi bersama unsur terkait untuk memastikan proses evakuasi dan pengamanan TKP berjalan baik.(klw)
Load more