Momen Lucu di Lintas Green Line, Penumpang Perempuan Saling Sahut saat Desak-desakan dalam KRL Viral
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video memperlihatkan momen kocak terjadi di lintas Green Line. Rekaman tersebut menunjukkan para penumpang perempuan saling sahut di dalam Commuter Line (KRL) viral di media sosial.
Dilihat tvOnenews.com dari TikTok @shintya.riyadi & Instagram @socialfeed_id, Kamis (30/7/2026), rekaman tersebut menunjukkan suasana padat di dalam KRL. Video viral itu langsung menarik perhatian warganet.
Di awal rekaman video viral tersebut, memperlihatkan dari salah satu gerbong perempuan saat KRL tiba di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan.
Saat KRL berhenti dan pintu dibuka, sejumlah penumpang perempuan keluar dari rangkaian KRL. Pengunggah menilai dirinya bisa terdorong apabila tidak berpegangan.
"Kalau enggak pegangan atas, pasti gue udah tereliminasi," tulisnya.
Tak ayal, dorongan dari dalam terasa sangat kuat. Sebab, sejumlah penumpang turun di Stasiun Jurangmangu.
Di momen inilah, ketegangan mulai terjadi di mana seorang penumpang yang bertahan meminta agar salah satunya mundur ke belakang. Tujuannya untuk menghindari situasi menegangkan.
Perekam pun mendesak agar penumpang yang di belakang mundur. Namun, sejumlah penumpang yang hendak naik dengan cepat langsung memasuki rangkaian khusus perempuan.
Di sisi lain, penumpang di belakang tidak juga mundur. Hal ini menyebabkan kondisi semakin desak-desakan di dalam KRL.
"Dorong aja dorong. Dorong lagi, dorong, dorong," katanya.
Sejumlah penumpang perempuan di belakang dan bagian tengah justru meminta agar tidak ada lagi dorongan. Sebab, mereka juga mengalami kondisi serupa.
"Woi, jangan dorong-dorong mulu, udah-udah," desak seorang penumpang perempuan.
Pertarungan pun dimulai lantaran terdapat seorang ibu-ibu terjepit akibat desak-desakan. Ditambah, ada seorang wanita lanjut usia (lansia) ikut mengalami hal serupa.
Akan tetapi, sejumlah penumpang perempuan tetap memaksa semakin masuk karena pintu KRL tengah ditutup. Ketegangan terus berdatangan dari penumpang di bagian belakang dan tengah rangkaian KRL sehingga berujung saling sahut-sahutan satu sama lain.
"Jangan maksain, kereta masih banyak. Woi enggak bisa napas," kesal seorang penumpang di bagian tengah.
"Lu yang norak," jawab penumpang lainnya.
Load more