Harta Kekayaan Syerly Salim, Lurah Paya Pasir yang Tersandung Kontroversi usai Celetukannya Viral
- Facebook Keluarhan Paya Pasir
tvOnenews.com - Profil Syerly Salim mendadak menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan dirinya melontarkan celetukan saat warga menyampaikan keluhan kepada Wali Kota Medan viral di media sosial.
Ucapan yang dianggap tidak pantas tersebut memicu kritik luas dan membuat banyak orang penasaran dengan sosok lurah yang kini memimpin Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan.
Dalam video yang beredar, Syerly Salim terlihat mendampingi Wali Kota Medan, Rico Waas, saat melakukan kunjungan ke tengah masyarakat.
- Tangkapan layar
Ketika seorang warga menyampaikan keresahan mengenai maraknya aksi begal dan kondisi lampu penerangan jalan yang mati, Syerly tiba-tiba melontarkan kalimat, "Ciee curhat dia bahh."
Ucapan tersebut memicu kritik karena dinilai kurang menunjukkan empati terhadap warga yang sedang menyampaikan persoalan serius.
Tak sedikit warganet yang kemudian mencari tahu latar belakang sosok lurah tersebut.
Profil Syerly Salim
Dari sisi pendidikan, Syerly diketahui merupakan lulusan Sarjana Pendidikan (S.Pd.) dan melanjutkan studi hingga meraih gelar Magister Administrasi Publik (M.A.P.).
Sebelum dipercaya memimpin Kelurahan Paya Pasir di Kecamatan Medan Marelan, ia pernah menjabat sebagai Lurah Terjun.
Saat ini, Syerly memimpin wilayah Paya Pasir yang memiliki luas sekitar 1.000 hektare dengan sembilan kepala lingkungan (Kepling) di bawah koordinasinya.
Pernah Didemo Warga, Harta Kekayaan Ikut Disorot
Kontroversi yang menimpa Syerly Salim bukan kali pertama terjadi.
Pada Desember 2025, puluhan warga Paya Pasir mendatangi Kantor Camat Medan Marelan untuk meminta dirinya dicopot dari jabatan lurah.
Saat itu, warga menilai Syerly kurang responsif ketika wilayah tersebut dilanda banjir.
Di tengah ramainya sorotan publik, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi pada 13 Februari 2025 turut menjadi perhatian.
Berdasarkan laporan tersebut, Syerly memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp84.206.010.
Harta yang dilaporkannya meliputi tanah dan bangunan di Kota Medan senilai Rp220 juta, satu unit sepeda motor Honda tahun 2023 senilai Rp10 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp7,2 juta.
Namun, ia juga tercatat memiliki utang sebesar Rp153 juta, sehingga nilai kekayaan bersihnya menjadi sekitar Rp84 juta.
Load more