News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sarwendah Klarifikasi soal Anak Dibully, Tegaskan Perundungan Terjadi di Medsos Bukan di Sekolah

Sarwendah meluruskan isu anak dibully di sekolah. Mantan istri Ruben Onsu menegaskan perundungan terjadi di media sosial dan meminta publik menjaga komentar.
Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:27 WIB
Sarwendah Tan
Sumber :
  • YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

tvOnenews.comSarwendah kembali memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai perundungan yang dialami anak-anaknya. Mantan istri Ruben Onsu itu menegaskan bahwa bullying tidak terjadi di lingkungan sekolah, melainkan melalui komentar-komentar di media sosial.

Konflik yang masih bergulir antara Sarwendah dan Ruben Onsu turut berdampak pada kondisi psikologis anak-anak mereka. Salah satu yang menjadi sorotan adalah dugaan perundungan terhadap Thania setelah beredar narasi yang menyebut dirinya menuding sang ayah melakukan pencitraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam podcast bersama Denny Sumargo, Sarwendah membantah keras isu tersebut. Ia menegaskan bahwa putrinya tidak pernah mengucapkan kata-kata yang dituduhkan dan meminta publik tidak mempercayai informasi yang belum tentu benar.

"Satu hal yang aku mau klarifikasi dengan benar di sini adalah anak-anak aku itu anak-anak yang baik, anak-anak yang sangat sopan, berprestasi. Jadi tidak ada satu kalipun mereka bertutur kata yang di luar sana bilang Nia tahu ngomongin orang pencitraan, itu tidak benar sama sekali," ucap Sarwendah dalam podcast milik Denny Sumargo.

Menurutnya, isu tersebut justru berujung pada perundungan yang menyasar putrinya. Ia mengaku langsung mencari tahu kepada pengasuh Thania setelah mendengar kabar bahwa sang anak disebut memahami istilah "pencitraan".

"Ketika aku dengar berita itu, aku langsung telepon, ya. Aku telepon Sus. Ya, Sus. Tanyain, emang Nia tahu pencitraan apa? Nia tahu pencitraan apa itu? Aku baru pertama kali dengar. Tapi dengan kata-kata itu, anak saya dibully. Di media sosial sekolahnya dibully. Dibilang anak enggak tahu diri, anak ini, anak itu," ujarnya.

Sebagai seorang ibu, Sarwendah mengaku sangat terpukul melihat anaknya menjadi sasaran hujatan akibat informasi yang menurutnya tidak benar. Ia berharap anak-anak tidak lagi menjadi korban dari konflik yang terjadi di antara orang dewasa.

"Saya sebagai ibu, saya benar-benar sakit hati, sedih sekali karena anak saya tidak melakukan hal itu. Tapi dia dihujat sama orang-orang yang tidak tahu melakukan hal seperti itu," tutupnya.

Belakangan, Sarwendah kembali mengunggah klarifikasi melalui Instagram Story pada 7 Agustus 2026. Ia merasa perlu meluruskan pemberitaan yang berkembang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai lokasi terjadinya perundungan terhadap anak-anaknya.

"Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar mengenai apa yang saya sampaikan dalam podcast bersama Denny Sumargo mengenai adanya pembullyan anak-anak di sekolah," tulis Sarwendah.

Ia kemudian menjelaskan bahwa komentar negatif yang diterima anak-anaknya muncul di akun media sosial sekolah dan akun media sosial pribadi sang anak, bukan berasal dari lingkungan sekolah secara langsung.

"Saya ingin meluruskan bahwa itu terjadi di akun media sosial sekolah dan akun media sosial pribadi anak saya, yang isinya berupa komentar-komentar tidak pantas dari beberapa oknum," jelasnya.

Sarwendah juga menegaskan bahwa anggapan seolah-olah perundungan terjadi di lingkungan sekolah merupakan informasi yang tidak benar. Menurutnya, pihak sekolah justru memiliki komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh peserta didik.

"Dan penggiringan opini bahwa perundungan (bullying) itu terjadi di lingkungan sekolah anak-anak saya adalah tidak benar, karena pihak sekolah sangat menjaga lingkungan sekolah dari hal-hal yang bersifat perundungan," tegasnya.

Ia mengaku bersyukur karena sekolah anak-anaknya memberikan dukungan penuh dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan positif.

"Saya bersyukur sekolah anak saya memiliki dukungan dan komitmen yang tinggi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan positif bagi anak-anak," tutur Sarwendah.

Di akhir pernyataannya, Sarwendah mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam memberikan komentar di media sosial. Ia berharap anak-anak tidak lagi menjadi sasaran komentar negatif yang dapat berdampak pada kondisi psikologis mereka.

"Oleh karena itu, saya memohon kepada semua pihak untuk menjaga komentarnya terhadap anak-anak di media sosial," tutup Sarwendah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah UMKM Binaan Pertamina yang Tembus Pasar Global dengan Berdayakan Disabilitas

Kisah UMKM Binaan Pertamina yang Tembus Pasar Global dengan Berdayakan Disabilitas

UMKM Narita Shibori binaan Pertamina, berhasil meningkatkan omzet hampir tiga kali lipat, menembus pasar global, sekaligus memberdayakan penyandang disabilitas.
Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Sejumlah fakta baru kondisi sebelum Winda Lorenza Gowasa, mantan istri polisi, Bripka IH tewas muncul lewat tangkapan layar percakapan dengan sahabat viral.
Kerap Mangkir Pemeriksaan, KPK Buka Peluang Upaya Paksa Rudy Tanoesoedibjo

Kerap Mangkir Pemeriksaan, KPK Buka Peluang Upaya Paksa Rudy Tanoesoedibjo

Tersangka dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kementerian Sosial (Kemensos), Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (RBT) kembali mangkir dari pemeriksaan KPK.
Marco Bezzecchi Ubah Mentalitas usai Cedera dan Rentetan Hasil Buruk, Siap Perbaiki Catatan di Paruh Kedua MotoGP 2026

Marco Bezzecchi Ubah Mentalitas usai Cedera dan Rentetan Hasil Buruk, Siap Perbaiki Catatan di Paruh Kedua MotoGP 2026

Rider Apilia, Marco Bezzecchi, memilih mengubah pendekatan menjelang MotoGP Inggris 2026 di Silverstone akhir pekan ini.
Dijagokan jadi Pemenang MotoGP Inggris 2026, Alex Marquez Malah Ogah Menang di Sirkuit Silverstone Musim Ini

Dijagokan jadi Pemenang MotoGP Inggris 2026, Alex Marquez Malah Ogah Menang di Sirkuit Silverstone Musim Ini

Alex Marquez datang ke MotoGP Inggris 2026 dengan status salah satu kandidat terkuat meraih kemenangan di Sirkuit Silverstone.
Melalui Pertamina Youth Program 2026, Pertamina Tingkatkan Literasi Energi Mahasiswa

Melalui Pertamina Youth Program 2026, Pertamina Tingkatkan Literasi Energi Mahasiswa

PT Pertamina (Persero) kembali menggelar Pertamina Youth Program (PYP) 2026 sebagai langkah strategis dalam mengedukasi generasi muda mengenai industri energi. 

Trending

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT