Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras
- dok.kolase tvOnenews.com/ @MariaAlkaff_
Jakarta, tvOnenews.com- Viral seorang wanita bernama Nadhea Devi, yang sempat diduga menjadi pelaku dalam video hafalan quran berhadiah alkohol newport di media sosial.
- dok.kolase tvOnenews.com/ @infojawabarat
Video promosi alkohol hafalan Al-Quran beberapa waktu lalu viral, karena mengaitkan minuman keras (Miras) dengan ayat Al-Quran. Adanya tantangan (challange) hafal surah ad-dhuha berhadiah alkohol newport.
Tidak diduga sosok wanita berbaju putih pun menarik perhatian warganet. Sebab oknum tersebut yang memberikan challange hafal surah ad-dhuha berhadiah sebotol alkohol.
Meriah gelombang kritikan, mengarah pada nama Nadhea Devi yang diduga wanita baju putri tersebut. Dia pun muncul memberikan klarifikasi agar tidak terus disalahkan.
"Pertama saya mau menjelaskan kalau pelaku yang ada di foto ini jelas-jelas bukan saya. Dan saya sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan masalah ini," ujar Nadhea Devi dalam video klarifikasinya, mengutip unggahan X @MariaAlkaff_, dikutip Sabtu (15/8).
- dok.kolase tvOnenews.com/ @MariaAlkaff_
"Sejauh yang saya ketahui dari media sosial maupun artikel yang telah beredar bahwa pihak kepolisian telah berhasil melakukan tindakan pengamanan terhadap pelaku dugaan penistaan agama," jelasnya.
4 Orang Ditetapkan Tersangka
Sehubungan dengan kasus ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama terkait tantangan (challenge) hafalan Al-Qur'an berhadiah minuman keras (miras) merek Newport di festival musik The Sounds Project, Ancol.
Berdasarkan informasi yang dirangkum tvOnenews.com, tersangka tersebut memiliki inisial RES, AK, I, dan M.
Diketahui insial RES (atau E): Bertindak sebagai pemandu acara atau MC di booth Newport yang memandu interaksi di lokasi.
Sementara AK (atau R) dan I: Pihak yang diduga memberikan tantangan kepada pengunjung untuk melafalkan Surat Al-Ikhlas dan Surat Ad-Dhuha dengan imbalan sebotol miras.
Kemudian tersangka M: Pengunjung festival yang tampil melafalkan Surat Ad-Dhuha menggunakan pengeras suara.
Sementara pihak Brand alkohol Newport, sudah menyampaikan klarifikasi dan permintaan maafnya. Newport melalui Direktur Handoko Sasongko menyampaikan maaf secara terbuka kepada publik.
Dengan begitu, pihak manajemen menyesal atas insiden dugaan penistaan agama yang memicu gelombang emosi publik.
Load more