GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Ratna Sari Dewi, Istri Soekarno yang Curi Perhatian saat Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Istana

Mengenal Ratna Sari Dewi, istri keenam Soekarno yang curi perhatian saat hadir di Istana untuk HUT ke-81 RI. Simak profil, kisah hidup, dan penampilannya.
Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:13 WIB
Potret Cantik Ratna Sari Dewi
Sumber :
  • YouTube tvOneNews

tvOnenews.com - Sosok Ratna Sari Dewi Soekarno kembali menjadi perhatian publik setelah menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Perempuan yang dikenal sebagai istri Presiden pertama RI Soekarno tersebut tampil anggun mengenakan kebaya putih dengan detail renda yang dipadukan kain batik bernuansa cokelat kemerahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penampilannya semakin lengkap dengan bros dan aksesori anting.

Kehadiran Ratna Sari Dewi terasa istimewa karena ia telah lama menetap di Jepang. Momen tersebut sekaligus menjadi kesempatan baginya untuk kembali melihat kompleks Istana yang pernah menjadi bagian dari kehidupan Presiden Soekarno.

Potret Cantik Ratna Sari Dewi saat Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Istana
Potret Cantik Ratna Sari Dewi saat Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Istana
Sumber :
  • YouTube tvOneNews

Ratna Sari Dewi bahkan mengaku terkejut melihat banyak perubahan di kawasan Istana. Menurutnya, suasana kompleks kepresidenan kini jauh berbeda dibandingkan masa ketika ia masih mendampingi Bung Karno.

Lantas, siapa sebenarnya Ratna Sari Dewi dan bagaimana perjalanan hidup perempuan kelahiran Jepang tersebut hingga menjadi bagian dari sejarah Indonesia?

Ratna Sari Dewi lahir di Tokyo, Jepang, pada 6 Februari 1940 dengan nama Naoko Nemoto.

Menurut Ensiklopedia Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, ia merupakan anak ketiga dari keluarga pekerja konstruksi migran di Tokyo.

Kondisi ekonomi keluarga membuat Naoko harus bekerja sejak usia muda.

Ia pernah bekerja sebagai pramuniaga di perusahaan asuransi jiwa di kawasan Chiyoda, Tokyo. Di luar pekerjaan, Naoko juga memiliki ketertarikan terhadap seni dan dunia pertunjukan.

Perjalanan hidupnya kemudian berubah ketika ia bertemu dengan Presiden Soekarno dalam kunjungan sang presiden ke Jepang pada 1959.

Pertemuan Naoko Nemoto dengan Soekarno terjadi ketika Bung Karno berada di Jepang dalam agenda kunjungan kenegaraan.

Sejumlah sumber sejarah menyebut pertemuan tersebut berlangsung pada Juni 1959. Setelah keduanya semakin dekat, Naoko kemudian diundang datang ke Indonesia.

ANTARA mencatat Naoko tiba di Jakarta pada September 1959.

Hubungan keduanya berlanjut hingga pernikahan pada 1962.

Setelah menikah dengan Soekarno, Naoko Nemoto kemudian dikenal dengan nama Indonesia Ratna Sari Dewi Soekarno.

Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang putri, Kartika Sari Dewi Soekarno.

Ratna Sari Dewi tidak hanya dikenal karena statusnya sebagai istri Soekarno.

Dalam sejumlah catatan sejarah, ia juga disebut memiliki peran dalam hubungan Indonesia dan Jepang pada masa tersebut. 

Ensiklopedia Kementerian Kebudayaan mencatat Dewi terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan persahabatan Indonesia-Jepang.

Ia juga disebut pernah membantu proses lobi di Jepang terkait penerbitan buku yang memuat koleksi seni milik Bung Karno.

Pada 1964, Dewi terpilih sebagai Ketua Kehormatan Lembaga Persahabatan Indonesia-Jepang.

Ia juga mendirikan Komunitas Nadeshiko yang menjadi wadah bagi perempuan Jepang yang menikah dengan pria Indonesia.

Peran tersebut membuat kiprahnya tidak hanya berada dalam lingkup keluarga kepresidenan, tetapi juga bersinggungan dengan hubungan sosial dan kebudayaan kedua negara.

Kehidupan Ratna Sari Dewi mengalami perubahan setelah kekuasaan Soekarno berakhir pada 1967.

Setelah Soekarno meninggal dunia pada 21 Juni 1970, Dewi menjalani kehidupan di luar Indonesia. Ia sempat tinggal di sejumlah negara sebelum kemudian kembali menetap di Jepang.

Dalam perjalanan selanjutnya, Dewi dikenal sebagai figur publik, pebisnis, serta sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Namanya juga cukup dikenal di Jepang. Hingga kini, ia masih sesekali muncul dalam berbagai kegiatan publik dan menggunakan media sosial untuk membagikan aktivitasnya.

Dari pernikahannya dengan Soekarno, Ratna Sari Dewi memiliki seorang putri bernama Kartika Sari Dewi Soekarno.

Kartika lahir pada 11 Maret 1967 dan tumbuh dengan latar belakang kehidupan yang sangat internasional.

Ia pernah menjalani pendidikan di Eropa dan kemudian aktif dalam bidang sosial.

Kartika dikenal sebagai pendiri Kartika Soekarno Foundation (KSF), organisasi yang berfokus pada program pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di Indonesia.

Kehadiran Kartika menjadi bagian lain dari jejak keluarga Soekarno yang tetap aktif dalam kegiatan sosial setelah era Presiden pertama RI tersebut berakhir.

Setelah puluhan tahun berlalu, Ratna Sari Dewi kembali menginjakkan kaki di kompleks Istana dalam suasana peringatan kemerdekaan.

Kehadirannya pada 17 Agustus 2026 menjadi perhatian karena ia pernah memiliki pengalaman langsung dengan kehidupan Istana ketika Soekarno masih menjadi presiden.

Ratna mengaku cukup terkejut melihat perubahan kawasan tersebut. Ia mengenang bahwa dahulu terdapat halaman luas yang menjadi ruang antara Istana Negara dan Istana Merdeka.

Kini, kawasan itu telah mengalami perubahan dengan hadirnya sejumlah bangunan baru.

Momen tersebut seolah menjadi pertemuan antara kenangan masa lalu dan wajah Indonesia saat ini.

Ketika ditanya mengenai harapannya untuk Indonesia, Ratna Sari Dewi memberikan jawaban singkat namun penuh makna.

“Selalu maju,” ujarnya.

Selain kisah hidupnya, penampilan Ratna Sari Dewi dalam upacara HUT ke-81 RI juga menarik perhatian.

Ia memilih kebaya putih dengan detail renda yang dipadukan kain atau selendang bernuansa merah. Pilihan warna tersebut terasa selaras dengan suasana peringatan kemerdekaan.

Bros yang tersemat pada bagian dada serta aksesori anting melengkapi penampilannya.

Gaya tersebut memberikan kesan klasik dan elegan, sekaligus menunjukkan penghormatan terhadap acara kenegaraan yang dihadirinya.

Di usia 86 tahun, Ratna Sari Dewi masih mampu tampil penuh percaya diri di tengah para tamu undangan dari berbagai kalangan.

(tsy)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Data Dampak Gempa NTT: 40.040 Orang Mengungsi, Rumah Rusak Capai 11.925 Unit

Update Data Dampak Gempa NTT: 40.040 Orang Mengungsi, Rumah Rusak Capai 11.925 Unit

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bocorkan data update dampak dari gempa yang mengguncang NTT pada Sabtu (15/8) lalu. Dalam catatanya, ada 40 ribu
Menteri UMKM Bakal Temui Ojol dan Aplikator Serap Aspirasi untuk Perpres Ojol

Menteri UMKM Bakal Temui Ojol dan Aplikator Serap Aspirasi untuk Perpres Ojol

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman mengatakan, pihaknya akan menemui komunitas ojek online (ojol) dan aplikator untuk menyerap aspirasi terkait Peraturan Presiden (Perpres) tantang Ojol.
PSSI Pasang Badan untuk Justin Hubner, Ingatkan ada Seruan FIFA untuk Lindungi Timnas Indonesia dari Bully di Internet

PSSI Pasang Badan untuk Justin Hubner, Ingatkan ada Seruan FIFA untuk Lindungi Timnas Indonesia dari Bully di Internet

Usai kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Justin Hubner mendapatkan serangan siber dari netizen internasional
Korban Meninggal dalam Gempa NTT Jadi 70 Orang, Ratusan Orang Mengalami Luka

Korban Meninggal dalam Gempa NTT Jadi 70 Orang, Ratusan Orang Mengalami Luka

Basarnas mencatat 70 orang meninggal dan 132 luka-luka akibat tragedi gempa NTT. Tim SAR saat ini masih menyisir wilayah terdampak dan memperkuat layanan kesehatan.
3 Shio Diprediksi Beruntung Soal Cinta pada 19 Agustus 2026, Kerbau Menarik Perhatian

3 Shio Diprediksi Beruntung Soal Cinta pada 19 Agustus 2026, Kerbau Menarik Perhatian

Ramalan cinta shio pada 19 Agustus 2026 mengungkap 3 shio yang diprediksi paling beruntung soal asmara, satu di antaranya berhasil menarik perhatian orang.
Raja Juli Antoni: 13 PBPH Kena Teguran, 9 Kasus Karhutla Masih Diproses

Raja Juli Antoni: 13 PBPH Kena Teguran, 9 Kasus Karhutla Masih Diproses

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan terdapat sembilan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini dalam proses penegakan hukum.

Trending

Bung Ropan Resmi Umumkan Garuda Calling, Timnas Indonesia Diklaim Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026

Bung Ropan Resmi Umumkan Garuda Calling, Timnas Indonesia Diklaim Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026

Dari 26 pemain yang disebut, Bung Ropan mengungkapkan kejutan terbesar dengan absennya bek sekaligus kapten kedua Timnas Indonesia, Rizky Ridho.
Semangat Peringati HUT ke-81 RI, Warga Paniai Berbondong-bondong Kibarkan Merah Putih di Bukit Gobairo

Semangat Peringati HUT ke-81 RI, Warga Paniai Berbondong-bondong Kibarkan Merah Putih di Bukit Gobairo

Semangat memperingati HUT ke-81 RI tetap terasa kuat di Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Siap-siap Hoki, 5 Zodiak ini Diprediksi Ketiban Keberuntungan Tak Terduga Besok 19 Agustus 2026

Siap-siap Hoki, 5 Zodiak ini Diprediksi Ketiban Keberuntungan Tak Terduga Besok 19 Agustus 2026

Siap-siap jadi hoki! 5 zodiak ini diprediksi bakal ketiban keberuntungan tak terduga pada 19 Agustus 2026. Mulai dari rezeki, karier, hingga peluang baru.
Ricuh Bendera Bulan Bintang, Yusril Minta Aceh Kembali Tenang: Tugas Kita Bersama Perbaiki Ini

Ricuh Bendera Bulan Bintang, Yusril Minta Aceh Kembali Tenang: Tugas Kita Bersama Perbaiki Ini

Pemerintah menegaskan persoalan yang muncul di Aceh perlu diselesaikan melalui dialog dan kerja sama, bukan melalui tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.
Meski Sambil Gemetaran, Satpam UIN Sumut Rela Panjat Tiang Bendera demi Selamatkan Upacara HUT RI ke-81

Meski Sambil Gemetaran, Satpam UIN Sumut Rela Panjat Tiang Bendera demi Selamatkan Upacara HUT RI ke-81

Satpam UIN Sumut Bayu Andrian nekat panjat tiang bendera meski gemetaran setelah tali terlepas saat upacara HUT RI ke-81. Aksinya menuai apresiasi.
Timnas Indonesia Disorot Klub Top Eropa, Klaim Penggawa Garuda Akan Pecahkan Rekor di Liga Champions: Sejarah Baru!

Timnas Indonesia Disorot Klub Top Eropa, Klaim Penggawa Garuda Akan Pecahkan Rekor di Liga Champions: Sejarah Baru!

Timnas Indonesia mendapat sorotan dari Lille setelah Calvin Verdonk diklaim bakal menjadi pemain pertama berstatus WNI yang tampil di fase liga Liga Champions.
Ole Romeny dan Justin Hubner Bakal Punya Rekan Baru? Pemain yang Batal Bela Timnas Indonesia Ini Diincar Fortuna Sittard

Ole Romeny dan Justin Hubner Bakal Punya Rekan Baru? Pemain yang Batal Bela Timnas Indonesia Ini Diincar Fortuna Sittard

Pemain yang batal bela Timnas Indonesia berpotensi jadi rekan setim bagi Ole Romeny dan Justin Hubner setelah sang pemain diisukan masuk radar Fortuna Sittard.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT