GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nekat Temui Dedi Mulyadi demi Lunasi Tagihan RS Rp166 Juta, Ibu Ini Justru Dapat Teguran Keras

Dedi Mulyadi membantu Ibu Lilis mengatasi tagihan RS Rp166 juta akibat kecelakaan, tetapi lebih dulu memberikan teguran soal keselamatan berkendara.
Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:35 WIB
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi didatangi Ibu Lilis yang membutuhkan bantuan untuk menyelesaikan tagihan perawatan di RS Hasan Sadikin sebesar Rp166 juta. Mengalami patah tulang akibat kecelakaan, Ibu Lilis berharap biaya tersebut dapat dibantu. Namun, Dedi Mulyadi justru mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dan kelengkapan berkendara.

Ibu Lilis mengalami kecelakaan motor setelah menabrak sebuah truk angkutan pasir. Ia mengaku saat kejadian sedang melamun sehingga tidak menyadari kondisi di sekitar. Akibat kecelakaan tersebut, ia mengalami patah tulang dan harus menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin selama sekitar 20 hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persoalan biaya kemudian menjadi kendala karena status BPJS Ibu Lilis sedang tidak aktif akibat keterlambatan pembayaran. Kondisi tersebut membuat biaya perawatan dan operasi tidak dapat ditanggung BPJS. Total tagihan rumah sakit yang harus dihadapi Ibu Lilis disebut mencapai Rp166 juta.

Ibu Lilis kemudian menemui Dedi Mulyadi untuk meminta bantuan menyelesaikan persoalan tagihan tersebut. Selain biaya perawatan sebelumnya, ia juga masih membutuhkan tindakan medis lanjutan, tetapi terkendala persoalan administratif yang berkaitan dengan rumah sakit dan Kementerian Keuangan.

Dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi lebih dulu menyoroti kondisi Ibu Lilis saat mengalami kecelakaan. Ia menilai musibah memang dapat terjadi kepada siapa saja, tetapi setiap orang tetap memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan dirinya ketika berkendara.

Dedi Mulyadi juga menyinggung kelengkapan administrasi kendaraan dan pengendara. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam pertemuan itu, Ibu Lilis diketahui tidak memiliki SIM dan menggunakan sepeda motor yang tidak dilengkapi STNK atau disebut bodong.

Dedi Mulyadi kemudian menyampaikan pandangannya mengenai berbagai kondisi warga yang membutuhkan bantuan. Ia mengatakan dirinya lebih bersemangat membantu orang yang mengalami musibah dalam keadaan tertentu, tetapi mengingatkan bahwa masyarakat juga perlu berupaya mencegah risiko yang sebenarnya dapat dihindari.

“Saya ini senang, Bu, kalau ditolong orang dibacok. Kenapa? Karena dia dizalimi orang. Nolong orang. Kenapa? Sakit. Sakitnya itu akibat kerja, akibat itu, akibat ini. Senang banget. Terus kemudian nolong orang yang melahirkan. Melahirkannya anak kedua. Tapi memang tidak mampu, caesar, senang banget,” ucap Dedi Mulyadi.

“Ini saya ngomong pribadi pengin ditolong di rumah sakit, dibacok karena tawuran. Enggak senang saya gitu loh. Ini ngomong senang tidak senang kan orang punya hati, ya. Terus kemudian pengin nolong orang apa? Tabrakan. Tabrakannya habis main, ya senang. Tapi tabrakannya ditabrak orang habis kerja, senang. Wah saya semangat ngebantunya juga,” lanjut Dedi Mulyadi.

“Kenapa? Karena semuanya takdir, tapi setiap orang semestinya menjaga dirinya. Kalau sudah susah, susah semua,” tutur Dedi Mulyadi.

Setelah menyampaikan pandangannya, Dedi Mulyadi menanyakan kondisi Ibu Lilis dan keluarganya. Ibu Lilis kemudian menyampaikan maksud kedatangannya untuk meminta bantuan agar persoalan tagihan rumah sakit yang dihadapinya dapat diselesaikan.

“Bapak sama ibu gimana maksudnya sekarang?” tanya Dedi Mulyadi.

“Pengen dibebaskan, ke bapak,” jawab Ibu Lilis.

Dedi Mulyadi kemudian menyampaikan imbauan kepada masyarakat Jawa Barat agar lebih memperhatikan keselamatan saat bepergian menggunakan sepeda motor. Ia juga menyinggung pentingnya memastikan kendaraan dan dokumen pengendara telah memenuhi ketentuan.

“Saya hanya ini aja nih peringatan bagi seluruh warga Jabar. Mohon kalau tidak penting-penting amat jangan keluar rumah naik motor, motornya bodong. Saya ya tiap hari nemuin yang gini. Tapi kan saya ingin setiap orang juga mulai menjaga dirinya gitu,” tegas Dedi Mulyadi.

Nasihat tersebut disampaikan Dedi Mulyadi di tengah kondisi Ibu Lilis yang membutuhkan bantuan medis. Ia menekankan bahwa pemerintah memang memiliki tanggung jawab membantu masyarakat, tetapi warga juga perlu mengambil langkah untuk menjaga keselamatan diri dan mengurangi risiko ketika berada di jalan.

Meski memberikan teguran mengenai keselamatan berkendara, Dedi Mulyadi tetap membantu persoalan yang dihadapi Ibu Lilis. Ia meminta timnya mengurus masalah administratif yang berkaitan dengan tagihan rumah sakit serta memastikan Ibu Lilis dapat kembali memperoleh perawatan.

Dedi Mulyadi juga menginstruksikan timnya untuk menjemput Ibu Lilis menggunakan ambulans pada Selasa dan mengantarnya ke RS Hasan Sadikin. Biaya operasi lanjutan Ibu Lilis juga disebut akan ditanggung, sementara persoalan administrasi terkait tagihan akan dibantu penyelesaiannya. Namun, Ibu Lilis terlihat masih bingung dengan maksud Dedi Mulyadi.

“Bu, kan kalimat saya sudah jelas. Ibu hari Selasa dijemput sama Sulor (staf Dedi Mulyadi) dengan mobil ambulansnya. Ibu dibawa ke rumah sakit, diurusin sama kita. Hal-hal yang menyangkut masalah Kementerian Keuangan kita beresin. Ngerti enggak? Ya sudah, Ibu tinggal jalanin itu,” ucap Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum berpisah, Dedi Mulyadi juga memberikan uang kepada Ibu Lilis, suami, dan anaknya untuk biaya perjalanan pulang. Dengan bantuan tersebut, Ibu Lilis dapat kembali menjalani proses perawatan sekaligus menyelesaikan persoalan administratif yang sebelumnya menjadi kendala.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Emas 74 Kg, Febrie Adriansyah Minta Pigura Foto Keluarga Dikembalikan

Bukan Emas 74 Kg, Febrie Adriansyah Minta Pigura Foto Keluarga Dikembalikan

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah meluruskan soal informasi mengenai barang-barang yang di mohonkan untuk dikembalikan dalam gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Kemkomdigi Siap Atur Bagi Hasil Kurir Online, Skema 92:8 Tak Berlaku untuk Makanan

Kemkomdigi Siap Atur Bagi Hasil Kurir Online, Skema 92:8 Tak Berlaku untuk Makanan

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan siap mengatur pembagian hasil yang adil antara platform dan mitra kurir pengantar barang serta makan
Dedi Mulyadi Kagum Lihat Siswa Jualan Camilan, Langsung Beri Tabungan dan Modal Rp7 Juta

Dedi Mulyadi Kagum Lihat Siswa Jualan Camilan, Langsung Beri Tabungan dan Modal Rp7 Juta

Dedi Mulyadi kagum melihat perjuangan Ilham, siswa kelas 11 yang berjualan camilan untuk membantu orangtua hingga mendapat modal usaha Rp7 juta.
Aksi Kocak dari Gerak Jalan Acara 17 Agustus, Kurir Mintol Panitia Panggil Nama usai Penerima Paket COD Tak di Rumah Viral

Aksi Kocak dari Gerak Jalan Acara 17 Agustus, Kurir Mintol Panitia Panggil Nama usai Penerima Paket COD Tak di Rumah Viral

Sebuah video lucu viral di media sosial karena kurir paket COD minta tolong panggil nama penerima yang tak di rumah saat acara lomba 17 Agustus (HUT ke-81 RI).
Sidang Banding Nadiem Makarim, JPU Fakta Saksi LKPP Sama Putusan Tingkatan Pertama

Sidang Banding Nadiem Makarim, JPU Fakta Saksi LKPP Sama Putusan Tingkatan Pertama

Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta kembali menggelar sidang banding terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (NAM) dengan memeriksa dua saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook pada Selasa (18/8/2026).
Teknologi Bikin Panen Cabai Rawit Naik 15 Persen, Begini Cara Pertanian Modern Mengubah Cara Petani Bekerja

Teknologi Bikin Panen Cabai Rawit Naik 15 Persen, Begini Cara Pertanian Modern Mengubah Cara Petani Bekerja

Pertanian modern kini mengandalkan data, AI, dan pemupukan presisi. Program Pestani Rawit Groo Festival menunjukkan penerapannya pada petani cabai

Trending

Habib Bahar bin Smith Geruduk Pabrik Miras di Bogor: Kalau Nggak Tutup, Saya Bakar!

Habib Bahar bin Smith Geruduk Pabrik Miras di Bogor: Kalau Nggak Tutup, Saya Bakar!

Habib Bahar bin Smith geruduk pabrik miras di Bogor dan desak penutupan. Simak aksi, ultimatum, serta kesepakatan penghentian produksi selama tujuh hari.
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun

Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun

Kapolri bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Menteri Pertanian RI, groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, NTB.
Hati Berbunga-bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kabar Bahagia soal Cinta Besok 20 Agustus 2026

Hati Berbunga-bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kabar Bahagia soal Cinta Besok 20 Agustus 2026

Kabar manis soal asmara diprediksi menghampiri 5 zodiak besok 20 Agustus 2026. Siapa saja yang bakal dibuat berbunga-bunga?
Garuda Indonesia Ungkap Alasan Direktur Niaga Reza Aulia Hakim Diberhentikan Sementara

Garuda Indonesia Ungkap Alasan Direktur Niaga Reza Aulia Hakim Diberhentikan Sementara

Garuda Indonesia menjelaskan alasan pemberhentian sementara Direktur Niaga Reza Aulia Hakim dan menegaskan keputusan akhir menunggu RUPS.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Agustus 2026: Libra Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Agustus 2026: Libra Panen Uang Kaget

Ramalan keuangan zodiak pada Kamis, 20 Agustus 2026, membawa kabar menarik bagi sejumlah pemilik zodiak. Siapa saja zodiak yang bakal berlimpah cuan besok?
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kg Ganja dari PNG, Tujuh WN Papua Nugini Kabur

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kg Ganja dari PNG, Tujuh WN Papua Nugini Kabur

TNI AL menggagalkan penyelundupan 14 kilogram ganja dari Papua Nugini menuju Jayapura di perairan Skouw Sae. Tujuh WN PNG melarikan diri.
Update Kondisi Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung: Bukan ODGJ tapi Mabuk

Update Kondisi Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung: Bukan ODGJ tapi Mabuk

Pria yang pukuli pengendara motor secara acak di sekitar stasiun Lenteng Agung semalam berhasil diamankan. Menurut laporan, ia bukan ODGJ, melainkan mabuk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT