News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Plot Twist Kasus Kematian Anak 11 Tahun Penyandang Disabilitas di Merauke, Sang Ayah Kini Malah Jadi Tersangka

Plot twist kasus kematian Julia Risky Ramadiana di Merauke. Hampir 9 bulan berlalu, ayah korban MRP ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan dua alat bukti.
Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:02 WIB
Kasus Kematian Anak 11 Tahun Penyandang Disabilitas di Merauke, Sang Ayah Kini Malah Jadi Tersangka
Sumber :
  • Instagram @lambegosiip

tvOnenews.com – Kasus kematian Julia Risky Ramadiana, anak perempuan penyandang disabilitas berusia 11 tahun di Merauke, Papua Selatan, memasuki babak baru yang mengejutkan.

Hampir sembilan bulan setelah Julia ditemukan meninggal dunia, polisi kini menetapkan ayah kandungnya, berinisial MRP, sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penetapan tersebut diumumkan Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga pada Rabu (19/8/2026).

Polisi menyebut keputusan itu diambil setelah penyidik memperoleh dua alat bukti yang dinilai cukup.

Perkembangan ini menjadi titik balik dalam perkara yang sejak awal menyisakan banyak pertanyaan.

Sebab, Julia sebelumnya dilaporkan hilang dari rumah dan ditemukan beberapa jam kemudian dalam kondisi telah meninggal dunia.

Namun, hingga kini polisi belum mengungkap secara terbuka bagaimana sebenarnya Julia meninggal, apa motif di balik peristiwa tersebut, serta apa peran MRP dalam perkara itu.

Kasus Julia bermula pada 27 Oktober 2025. Saat itu, Julia yang masih berusia 11 tahun dilaporkan hilang dari rumah keluarganya di Gang Haji Kasim, Kelurahan Seringgu Jaya, Merauke.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pemberitaan sebelumnya, Julia diduga dibawa keluar dari rumah ketika sedang tidur.

Rekaman kamera CCTV milik warga bahkan memperlihatkan seorang pria yang tidak dikenal menggendong Julia keluar dari rumah. Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu bagian penting dalam pencarian korban.

Warga bersama pihak kepolisian melakukan pencarian selama berjam-jam. Sekitar pukul 13.30 WIT, Julia akhirnya ditemukan di area semak-semak yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya.

Namun, kondisi Julia saat ditemukan sudah meninggal dunia.

Tim Inafis Satreskrim Polres Merauke kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah korban.

Julia diketahui merupakan siswi salah satu Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) di Merauke. Kondisinya sebagai anak penyandang disabilitas membuat kasus tersebut semakin menyita perhatian masyarakat.

Pada tahap awal, kasus ini berkembang sebagai dugaan penculikan anak. Namun, proses penyidikan selama berbulan-bulan kemudian membawa polisi pada arah penyelidikan yang berbeda.

Menurut laporan, pada hari kejadian MRP awalnya melaporkan adanya pencurian di rumahnya kepada polisi.

Beberapa jam kemudian, laporan tersebut berubah menjadi laporan mengenai dugaan penculikan Julia. Perubahan keterangan itu kemudian menjadi salah satu bagian yang didalami penyidik.

Kini, hampir sembilan bulan setelah kejadian, justru MRP yang ditetapkan sebagai tersangka.

Perubahan arah penyidikan tersebut tentu menjadi salah satu bagian yang paling menyita perhatian publik.

Kendati demikian, polisi belum menjelaskan apakah laporan awal mengenai penculikan memiliki kaitan dengan peristiwa kematian Julia atau apakah terdapat rangkaian kejadian lain yang belum disampaikan kepada publik.

Karena itu, berbagai dugaan yang berkembang di masyarakat belum dapat dipastikan kebenarannya sebelum polisi membeberkan konstruksi perkara secara lengkap.

Meski sudah menetapkan MRP sebagai tersangka, polisi masih merahasiakan sejumlah informasi penting.

Kapolres Merauke belum menjelaskan secara rinci konstruksi perkara, termasuk bagaimana Julia meninggal, motif yang diduga melatarbelakangi peristiwa tersebut, serta secara spesifik apa yang dilakukan MRP dalam perkara ini.

Polisi juga menyatakan informasi yang lebih lengkap akan disampaikan melalui konferensi pers atau press release resmi.

Dengan demikian, publik masih harus menunggu penjelasan kepolisian mengenai sejumlah pertanyaan besar dalam kasus ini: bagaimana Julia bisa keluar dari rumah, siapa sebenarnya yang berada di lokasi saat kejadian, bagaimana korban meninggal, serta apa hubungan rangkaian kejadian tersebut dengan MRP.

Penetapan ayah Julia sebagai tersangka menjadi babak baru sekaligus mengejutkan dalam kasus yang telah berlangsung hampir sembilan bulan.

Polisi kini memiliki tugas untuk menjelaskan secara utuh apa yang sebenarnya terjadi pada 27 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat Merauke masih menunggu jawaban atas teka-teki kematian Julia Risky Ramadiana, termasuk motif, kronologi, bukti yang mengarah kepada MRP, serta peran tersangka dalam perkara tersebut.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabupaten Blora Jadi Salah Satu Piloting Penyajian MBG Secara Prasmanan

Kabupaten Blora Jadi Salah Satu Piloting Penyajian MBG Secara Prasmanan

Kabupaten Blora menjadi salah satu daerah yang dipercaya melaksanakan piloting project penyajian Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan.
Usut Dugaan Penganiayaan ABK di KM Maulana 23, Polisi Periksa 24 Awak Kapal

Usut Dugaan Penganiayaan ABK di KM Maulana 23, Polisi Periksa 24 Awak Kapal

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 24 awak kapal untuk mendalami peristiwa yang terjadi.
Pemkab Blora Terima Penghargaan Mitra Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Program KKN Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Pemkab Blora Terima Penghargaan Mitra Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Program KKN Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Blora menerima penghargaan sebagai Mitra Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Program KKN Bidang Pemberdayaan Masyarakat dari Universitas Budi Luhur.
Pesan Ustaz Adi Hidayat dalam Doa Bersama Lintas Agama Sambut HUT ke-81 TNI

Pesan Ustaz Adi Hidayat dalam Doa Bersama Lintas Agama Sambut HUT ke-81 TNI

Ustaz Adi Hidayat menyampaikan pesan persatuan dan doa untuk TNI saat menghadiri Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI di Mabes TNI.
Sempat Bikin Geger, ODGJ Nekat Masuk Rel Aktif Stasiun Maguwo Dibujuk Keluar Petugas

Sempat Bikin Geger, ODGJ Nekat Masuk Rel Aktif Stasiun Maguwo Dibujuk Keluar Petugas

Suasana di sekitar Stasiun Maguwo sempat dibuat geger setelah seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan nekat masuk ke jalur aktif rel kereta api.
Partai Buruh Usulkan Bantuan Subsidi Upah Rp900 Ribu Menjangkau 20 Juta Pekerja, Bukan Hanya 13,3 Juta

Partai Buruh Usulkan Bantuan Subsidi Upah Rp900 Ribu Menjangkau 20 Juta Pekerja, Bukan Hanya 13,3 Juta

Partai Buruh mendorong agar penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp900 ribu pada Kuartal IV Tahun 2026 diperluas.

Trending

HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo Beri Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera ke Sjafrie Sjamsoeddin hingga Agus Subiyanto

HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo Beri Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera ke Sjafrie Sjamsoeddin hingga Agus Subiyanto

Pemberian Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera oleh Presiden ini tertuang di Keppres Nomor 87/TK/2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera
10 Link Twibbon HUT ke-81 TNI , Bagikan ke Media Sosial untuk Ucapan Dirgahayu TNI 2026

10 Link Twibbon HUT ke-81 TNI , Bagikan ke Media Sosial untuk Ucapan Dirgahayu TNI 2026

Berikut 10 link twibbon peringatan HUT TNI ke-81, bagikan ke media sosial untuk ucapan Dirgahayu TNI 2026.
NU Berduka, Ibu Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat: Dikenal sebagai Aktivis Ramah dan Bersahaja

NU Berduka, Ibu Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat: Dikenal sebagai Aktivis Ramah dan Bersahaja

Kabar duka datang dari keluarga besar NU. Ibu Nyai Hj Mahcfudhoh Aly Ubaid, putri dari tokoh bangsa sekaligus pendiri NU telah berpulang ke Rahmatullah.
Sepak Takraw Indonesia  Raih 4 Medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski Pemain Terbatas

Sepak Takraw Indonesia Raih 4 Medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski Pemain Terbatas

Sepak takraw Indonesia membawa pulang satu perak dan tiga perunggu dari Asian Games 2026. PSTI mengungkap minimnya pemain menjadi kendala utama tim.
Hasil Timnas Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Imbang 1-1, Perjuangan Garuda Lanjut ke Extra Time

Hasil Timnas Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Imbang 1-1, Perjuangan Garuda Lanjut ke Extra Time

Timnas Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Hasil tersebut membuat perjuangan Garuda harus berlanjut ke babak extra time.
Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam di Upacara HUT TNI ke-81

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam di Upacara HUT TNI ke-81

Di tengah upacara HUT TNI ke-81, Presiden Prabowo melantik enam Pangdam serta resmikan 204 Satuan Baru TNI
Intip Harta Kekayaan Kalapas Cibinong yang Dipecat Buntut Temuan Kamar Sel Mewah

Intip Harta Kekayaan Kalapas Cibinong yang Dipecat Buntut Temuan Kamar Sel Mewah

Sosok Wisnu Hani Putranto mendadak jadi pusat perhatian publik usai dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Cibinong dan dipecat dari -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT