GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Niatnya Cek Ruang Kelas, Dedi Mulyadi Malah Kaget Siswa SMAN 2 Cikarang Tak Bisa Hitung Pembagian Dasar

Dedi Mulyadi niatnya cek ruang kelas SMAN 2 Cikarang sebelum direnovasi, tapi malah kaget saat siswa tak bisa menghitung pembagian dasar 200.000 dibagi 34.
Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:52 WIB
Dedi Mulyadi di SMAN 2 Cikarang
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi datang ke SMAN 2 Cikarang untuk mengecek kondisi ruang kelas dan sejumlah fasilitas sekolah yang membutuhkan perbaikan. Namun, kunjungan tersebut justru berujung pada momen mengejutkan ketika Dedi Mulyadi menguji kemampuan matematika dasar siswa dan menemukan mereka kesulitan mengerjakan pembagian 200 ribu dibagi 34.

Kedatangan Dedi Mulyadi ke SMAN 2 Cikarang awalnya dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas belajar siswa. Ia menyoroti beberapa ruang kelas yang membutuhkan perbaikan, termasuk kondisi atap, AC yang tidak berfungsi, serta fasilitas kelas yang dinilai perlu ditata agar lebih nyaman digunakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat berdiskusi dengan para siswa, perhatian Dedi Mulyadi kemudian beralih pada kemampuan akademik mereka. Ia memberikan tantangan kepada siswa kelas 12 jurusan IPS untuk menghitung 200.000 dibagi 34 sebagai gambaran sederhana mengenai kemampuan matematika dasar.

Dedi Mulyadi mengaku khawatir kemampuan tersebut akan menjadi kendala bagi siswa ketika nantinya masuk ke dunia industri. Terlebih, Bekasi merupakan salah satu kawasan industri dengan banyak perusahaan yang membutuhkan kemampuan dasar dalam proses seleksi calon pekerja.

“Di sini banyak pabrik. Nanti matematika dasarnya enggak lulus ketika masuk pabrik. 200.000 dibagi 34. Ayo, berapa? Ayo, caranya gimana?” ucap Dedi Mulyadi kepada salah seorang siswi yang diminta mengerjakan hitungan tersebut.

Tidak hanya meminta satu siswa mencoba, Dedi Mulyadi kemudian menantang siswa lain untuk mengerjakan soal tersebut. Ia bahkan menawarkan hadiah berupa uang kas kelas jika ada siswa yang berhasil menyelesaikan pembagian tersebut.

“Kalau ada yang bisa mengerjakan di kelas ini, saya kasih sumbangan Rp2,5 juta kelas ini untuk uang kas. Ayo, siapa? Masa enggak bisa? Bekasi kawasan industrinya banyak. Kalau matematika dasarnya lemah, Anda masuk pabrik susah,” kata Dedi Mulyadi.

Beberapa siswa dan siswi kemudian maju untuk mencoba mengerjakan soal. Dedi Mulyadi juga menanyakan apakah ada yang memahami metode bagi kurung, tetapi para siswa masih mengalami kesulitan menyelesaikan hitungan tersebut.

Melihat kondisi itu, Dedi Mulyadi kemudian meminta guru matematika menjelaskan penyebab kemampuan berhitung siswa masih rendah. Ia ingin mengetahui persoalan yang membuat siswa kelas 12 masih kesulitan memahami perhitungan dasar.

“Ada yang mana Bu gurunya? Jelasin guru matematikanya mana, Bu. Apa yang menjadi problem dari anak-anak ini?” tanya Dedi Mulyadi.

Guru matematika tersebut kemudian mengungkapkan bahwa kemampuan berhitung para siswa memang masih menjadi persoalan. Menurutnya, kesalahan dalam menghitung bahkan sudah terlihat sejak siswa berada di kelas 10.

“Menghitungnya masih kurang banget, Pak. Dan kelas 10 pun cara menghitungnya itu masih banyak kesalahan-kesalahan itu, Pak. Memang dari kelas 10. Waktu pernah dari sudah kelas 3 saya tanya 1 x 0 aja enggak bisa, Pak,” jawab ibu guru.

Mendengar penjelasan tersebut, Dedi Mulyadi kembali mengingatkan pentingnya matematika dasar bagi siswa yang nantinya ingin bekerja di kawasan industri. Ia juga menyinggung keterkaitan kemampuan berhitung dengan pelajaran ekonomi dan akuntansi yang dipelajari siswa jurusan IPS.

“Mereka itu kan nanti kalau masuk industri kan diseleksi. Dan setiap masuk pabrik pasti seleksinya matematika dasar. Akuntansinya gimana kalau bisa ngitung gini? Kan dia berarti IPS. Ada akuntansi kan? Ada ekonomi ada kan ya?” tanya Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi kemudian kembali mempertanyakan faktor yang membuat kemampuan berhitung siswa masih kurang. Menurutnya, kemampuan menghitung tidak hanya dibutuhkan ketika mengikuti seleksi kerja, tetapi juga dalam berbagai mata pelajaran yang berkaitan dengan angka.

“Pokoknya mau pelajaran ekonomi, mau pelajaran akuntansi, ya pasti ujungnya ngitung. Ini problemnya apa?” tanya Dedi Mulyadi serius.

Guru matematika tersebut menduga penggunaan HP menjadi salah satu faktor yang membuat siswa kurang fokus belajar. Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah kini sudah melarang penggunaan HP di kelas agar siswa dapat lebih berkonsentrasi selama pembelajaran.

“Problemnya mungkin terlalu banyak itu kali ya, Pak. Apa kadang suka banyak main HP. Jadi belajarnya sekarang HP di sini kita sudah melarang,” ucap ibu guru.

Dedi Mulyadi kemudian menanggapi penggunaan HP yang masih terlihat ketika dirinya berada di kelas. Ia meminta siswa yang membawa HP untuk mengikuti pembelajaran matematika dan kembali fokus pada materi yang diberikan guru.

“Oh, di kelas masih pakai mereka tadi. Masih pakai. Masih mana yang bawa HP tadi? Ayo diajarin sama Ibu, ya. Silakan, Bu,” ujar Dedi Mulyadi.

Setelah mengetahui persoalan tersebut, guru matematika kemudian memberikan penjelasan mengenai cara mengerjakan pembagian secara bertahap. Para siswa diarahkan memahami metode bagi kurung agar dapat mengetahui proses perhitungan, bukan sekadar mencari jawaban akhir.

Selain menguji kemampuan matematika dasar, Dedi Mulyadi tetap melanjutkan perhatian terhadap kondisi fasilitas sekolah. Sebelumnya, ia melihat langsung sejumlah ruang kelas yang membutuhkan perbaikan, termasuk fasilitas pendingin ruangan yang tidak berfungsi.

Dedi Mulyadi kemudian memberikan sumbangan Rp2,5 juta untuk kas kelas. Uang tersebut akan digunakan untuk kebutuhan kelas, salah satunya perbaikan gorden agar fasilitas belajar siswa menjadi lebih baik.

Tidak hanya memberikan bantuan untuk kas kelas, Dedi Mulyadi juga menyatakan komitmennya membantu renovasi lima ruang kelas di SMAN 2 Cikarang. Ia turut menyampaikan rencana pemasangan AC untuk mendukung kenyamanan siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kunjungan yang awalnya dilakukan untuk mengecek kondisi ruang kelas itu akhirnya menjadi perhatian terhadap kemampuan matematika dasar siswa. Dedi Mulyadi menilai kemampuan berhitung perlu diperkuat agar siswa lebih siap menghadapi kebutuhan pendidikan lanjutan maupun persaingan di dunia industri setelah lulus.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Bantah Kabar OTT di Kabupaten Bogor: Ada Kegiatan Lain

KPK Bantah Kabar OTT di Kabupaten Bogor: Ada Kegiatan Lain

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara soal kabar operasi tangkap tangan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Identitas Pria yang Viral Seret hingga Jambak Pacar di Pinggir Jalan Medan, Ternyata Sopir Angkot

Identitas Pria yang Viral Seret hingga Jambak Pacar di Pinggir Jalan Medan, Ternyata Sopir Angkot

Polisi mengungkap pria yang viral diduga menganiaya pacar, EW (23) di jalan raya di Medan, berinisial EFS (21) dan bekerja sebagai sopir angkutan umum (angkot).
Berhasil Bantu Marco Bezzecchi Bangkit dari Hasil Buruk, Ternyata Ini yang Dilakukan Aprilia Sebelum MotoGP Inggris 2026

Berhasil Bantu Marco Bezzecchi Bangkit dari Hasil Buruk, Ternyata Ini yang Dilakukan Aprilia Sebelum MotoGP Inggris 2026

Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri periode sulit dengan meraih dua podium pada MotoGP Inggris 2026 di Silverstone.
KPK Bantah OTT di Kabupaten Bogor

KPK Bantah OTT di Kabupaten Bogor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara terkait kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
3 Shio yang Rasakan Getaran Cinta pada 21 Agustus 2026, Kelinci Sampai Tersipu

3 Shio yang Rasakan Getaran Cinta pada 21 Agustus 2026, Kelinci Sampai Tersipu

Ada 3 shio yang rasakan getaran cinta pada 21 Agustus 2026. Simak ramalan cinta 12 shio, termasuk Shio Kelinci yang diprediksi tersipu karena perhatian.
Ramai di Threads, Calon Kadet Unhan Pilih Mengundurka Diri Gegara Aturan Tak Tertulis soal Pakai Hijab

Ramai di Threads, Calon Kadet Unhan Pilih Mengundurka Diri Gegara Aturan Tak Tertulis soal Pakai Hijab

Ramai di Threads, calon kadet Unhan memilih mengundurkan diri meski lolos seleksi karena mengaku ada aturan tak tertulis soal penggunaan hijab.

Trending

Link Live Streaming Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Sore Ini: Menanti Reuni Megawati Hangestri dengan Kim Yeon-koung

Link Live Streaming Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Sore Ini: Menanti Reuni Megawati Hangestri dengan Kim Yeon-koung

Link live streaming Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs di acara Rookie Coach Kim Yeon-koung 2 hari ini, Kamis (20/8/2026). Megawati Hangestri akan reuni dengan idola sekaligus mantan rivalnya yakni Kim Yeon-koung.
Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Diburu, Sebenarnya Apa Isinya? Waspada Hoaks dan Link Phishing

Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Diburu, Sebenarnya Apa Isinya? Waspada Hoaks dan Link Phishing

Video viral kasir Indomar*t yang disebut berdurasi 7 menit ramai dicari di TikTok dan X. Ini fakta isi video dan alasan warganet diminta waspada hoaks serta link phishing.
KPK Dikabarkan OTT di Kabupaten Bogor, Tiga Orang Dibawa ke Jakarta

KPK Dikabarkan OTT di Kabupaten Bogor, Tiga Orang Dibawa ke Jakarta

KPK dikabarkan menggelar OTT di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sejumlah orang dan uang diamankan, tiga orang disebut telah dibawa ke Jakarta.
Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
Viral “Kasir Minimarket” dan Video 7 Menit di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Syur?

Viral “Kasir Minimarket” dan Video 7 Menit di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Syur?

Isu video syur “kasir Indomaret” berdurasi 7 menit ramai di TikTok dan X. Penelusuran menunjukkan klaim tersebut belum terbukti. Waspadai link phishing.
Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Karier lima zodiak ini diprediksi makin bersinar! Scorpio, Cancer, Virgo, Capricorn, dan Aquarius berpeluang mendapat kesempatan emas dan pengakuan.
Jadwal Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Hari Ini: Jumpa Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Berpeluang Debut

Jadwal Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Hari Ini: Jumpa Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Berpeluang Debut

Jadwal Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs di acara Rookie Coach Kim Yeon-koung 2 hari ini, Kamis (20/8/2026). Megawati Hangestri berpelang debut sekaligus kembali reuni dengan Kim Yeon-koung di duel eksibisi ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT