Viral, Ditegur karena Lawan Arah di Kawasan Mayora, Pengendara Malah Ngamuk dan Cekcok
- Tangkapan layar threads/@berin980
tvOnenews.com - Pengendara motor yang melawan arah di kawasan Mayora, Jakarta Barat, justru terlibat cekcok setelah ditegur pengendara lain. Momen tersebut terekam kamera dan viral di media sosial.
Insiden tersebut terjadi pada Senin (24/8/2026) dan terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Threads @berin980, terlihat seorang pengendara motor terlibat adu argumen dengan pengendara lain yang menegurnya karena melawan arah.
- Tangkapan layar threads/@berin980
Pemilik akun tersebut bahkan sempat mengajak pengendara yang diduga melanggar untuk menyelesaikan persoalan di kantor polisi. Namun, ajakan tersebut tidak mendapat tanggapan.
"Senin pagi, 24 Agustus 2026, dilaporkan seorang pemotor melawan arah dari depan Mayora, Jakarta. Saat ditegur oleh pengendara lain, pemotor tersebut justru disebut tidak terima dan berbalik marah," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Dalam rekaman yang beredar, keduanya tampak terlibat cekcok. Pengendara yang disebut melawan arah juga terlihat merekam kejadian tersebut menggunakan ponselnya.
Pemilik akun mengaku keberatan dengan sikap pengendara tersebut yang disebut sempat memakinya. Ia juga menuding pengendara itu hampir menabraknya sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
"Melakukan lawan arah dari depan Mayora Jakarta. Terakhir mau nabrak saya sebelum kabur," tulisnya.
Video viral tersebut kemudian turut dibagikan akun Instagram @kriminaljakarta dan mendapat perhatian luas dari warganet.
Kolom komentar pun dipenuhi berbagai reaksi yang mengecam pengendara karena dianggap tidak terima ketika ditegur setelah melakukan pelanggaran.
"SDM rendah, ditegur lawan arah malah ngamuk," komentar seorang warganet.
"Keluarganya pasti bangga liat video bapaknya," tulis warganet lainnya.
"Otaknya gimana ya... udah salah ngelawan pake ikutan ngerekam," komentar pengguna lain.
"Kenapa ya pelawan arah kalau ditegor, helmnya ga mau dilepas?" tulis warganet.
"Orang peak itu mas atau semua jalanannya milik keluarganya," komentar lainnya.
"Emang segitu doang kali akalnya," tulis warganet lain.
Load more