Viral di Threads, Video Jenazah Korban Banjir Nepal Diduga Diambil Emasnya di Tengah Situasi Bencana
- Threads @wisata_daerah_aceh
Komentar lain datang dari akun @raya.siagian.7 yang mengaku heran dengan dugaan tindakan tersebut. “Masih ada pikiran ambil barang orang meninggal, ya ampun,” tulisnya.
Sementara itu, akun @redchipspotato1448 juga menyampaikan keprihatinannya terhadap perlakuan terhadap jenazah dalam Video tersebut. “Astaghfirullah.. Sampai ditarik-tarik gitu rambut jenazah demi emas yang bukan miliknya..” tulis akun tersebut.
Akun @ftimh_azzhr bahkan mengaku awalnya mengira kedua pria dalam Video sedang berusaha mengevakuasi jenazah Korban. Namun, ia kemudian merasa terkejut setelah melihat dugaan tindakan yang dilakukan terhadap korban.
“kaget banget kirain mau ditolongin ambil mayatnya ternyata mau diambil emasnya. nauzubillah ya Allah,” tulisnya.
Bencana Banjir Nepal dan Tibet sendiri telah menyebabkan dampak besar di kawasan perbatasan kedua wilayah. Hingga Kamis malam, 27 Agustus 2026, lebih dari 270 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara hampir 1.400 orang masih dinyatakan hilang.
Dari jumlah orang yang hilang tersebut, sekitar 500 di antaranya disebut merupakan wisatawan asing dari sejumlah negara, termasuk India, Malaysia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat. Selain itu, puluhan pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air dilaporkan terjebak di dalam terowongan.
Kerusakan akibat Banjir Nepal juga meluas ke berbagai infrastruktur. Sedikitnya 19 jembatan dilaporkan hancur dan hampir 40 kilometer jalan raya mengalami kerusakan. Sejumlah desa di sepanjang bantaran Sungai Bhotekoshi, Trishuli, dan Narayani juga terdampak arus banjir.
Wilayah dengan kerusakan parah di Nepal berada di Distrik Rasuwa, khususnya kawasan sepanjang aliran Sungai Bhotekoshi dan Trishuli. Sementara di Tibet, China, banjir dan longsor lumpur menerjang Kota Shigatse serta kawasan Gyirong yang berbatasan langsung dengan Nepal.
Di tengah situasi tersebut, Kementerian Luar Negeri RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban ataupun terdampak langsung akibat bencana di Nepal dan China. Hingga kini, proses penanganan dan pencarian korban masih menjadi perhatian di wilayah terdampak.
(anf)
Load more