Bikin Pangling, Begini Momen Para Pemain PSIM Kenakan Pakaian Adat Jawa Saat Ziarah ke Makam Raja Mataram
- Instagram @psim_jogja
tvOnenews.com - Sebelum menghadapi Super League 2026-2027, PSIM Yogyakarta memiliki cara khusus untuk persiapan diri.
Para pemain, pelatih, hingga perwakilan manajemen Laskar Mataram menjalani tradisi ziarah ke makam raja-raja Mataram di Kotagede dan Imogiri, pada Rabu (26/8/2026).
Ziarah ke makam raja-raja Mataram merupakan agenda pramusim yang selalu dilakukan PSIM Yogyakarta setiap menyambut musim kompetisi baru.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi skuad Laskar Mataram kembali mengingat akar sejarah dan budaya sebagai identitas klub serta masyarakat Yogyakarta.
- Instagram @psim_jogja
Kunjungan ke dua lokasi bersejarah ini berlangsung dengan suasana penuh penghormatan. PSIM ingin membawa nilai-nilai sejarah Mataram sebagai bagian dari pembentukan karakter tim sebelum para pemain bertarung di kompetisi resmi musim 2026-2027.
Gelandang PSIM Yogyakarta, Savio Sheva Maresca menilai tradisi ini memiliki makna penting bagi seluruh anggota tim.
Menurutnya, para pemain perlu memahami bahwa membela PSIM tak hanya soal tampil di lapangan, tetapi juga membawa identitas dan warisan budaya Yogyakarta.
“Ziarah ini cara kami merawat ingatan terhadap sejarah panjang dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu. Berada disini membuat kami sadar bahwa lambang di dada yang kami bela bukan sekadar identitas di atas lapangan, melainkan bagian dari warisan budaya yang memiliki tanggung jawab besar,” ujarnya pada situs I.League, Kamis (27/8/2026).
- Instagram @psim_jogja
Momen ziarah ke makam raja-raja Mataram ini diabadikan melalui akun media sosial Instagram resmi PSIM Yogyakarta.
Terlihat seluruh pemain senior PSIM Yogyakarta mengenakan pakaian adat jawa dengan surjan berwarna biru bergaris lurik.Â
Pada bawahannya mengenakan kain jarik gaya Mataram Yogyakarta dengan berbagai motif berbeda pada setiap pemain.
Mereka juga mengenakan blangkon bergaya Yogyakarta tanpa mengenakan alas kaki.
- Instagram @psim_jogja
Menariknya, sejumlah pemain asing turut mengenakan surjan, kain jarik dan blangkon.
Sang kapten, Franco Ramos Mingo juga terlihat mengenakan surjan dengan pose dan senyum yang teduh.
Bahkan, pelatih Jean-Paul van Gastel terlihat tersenyum dengan mengenakan pakaian adat Jawa itu sembari memegang bendera PSIM Yogyakarta.
(kmr)
Load more