News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Bahar bin Smith Tak Diam, Singgung Ormas di Jakarta yang Diduga Keroyok Warga: Mau Siapa pun Lawan Ana

Habib Bahar bin Smith menyoroti aksi pengeroyokan warga, Bambang Setiyawan & Faturohman diduga melibatkan ormas besutan Hercules Rozario Marshal, GRIB Jaya.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:34 WIB
Sosok Habib Bahar bin Smith
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Uya Kuya TV

Jakarta, tvOnenews.com - Pendakwah Habib Bahar bin Smith ikut menyinggung kasus pengeroyokan warga Pejompongan, Jakarta Pusat. Aksi penganiayaan saat demo 27 Agustus di depan DPR/MPR RI diduga melibatkan organisasi masyarakat (ormas).

Habib Bahar bin Smith mengetahui kasus penganiayaan diduga melibatkan ormas besutan Hercules Rozario Marshal, GRIB Jaya di Jakarta membuat seorang warga sekitar, Bambang Setiyawan (59) meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Habib Bahar bin Smith menambahkan, aksi pengeroyokan diduga melibatkan ormas juga menyasar ke Faturohman (18), siswa Madrasah Aliyah (MA) asal Pejompongan, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Habib Bahar pun memastikan dirinya tidak tinggal diam. Ia berjanji akan terus mengawal kasus dugaan penganiayaan yang disebut melibatkan ormas di Jakarta.

"Kita akan kawal kasus-kasus ini yang menjadi korban kebiadaban ormas. Bapak Bambang sampai meninggal dunia, Fatur dikeroyok, dianiaya" ujar Habib Bahar saat takziah ke rumah korban dilihat tvOnenews.com dari video yang viral di media sosial, Sabtu (29/8/2026).

Menurut HBS sapaan akrabnya, tindakan dugaan penganiayaan dilakukan oleh ormas tidak boleh dibiarkan. Aksi mengakibatkan orang meninggal dunia hingga babak belur sudah masuk dalam tindakan pidana.

"Tindakan pelakunya bagian dari kurang ajar, biadab. Pelaku-pelakunya wajib ditangkap dan diadili. Semua sudah masuk dalam tindak pidana," terangnya.

Ia menambahkan, dirinya telah melihat sejumlah video ketegangan di momen aksi demonstrasi 27 Agustus 2026. Sebagian video yang beredar di media sosial berhasil menunjukkan wajah para pelaku.

Ia mencontohkan pasal yang dapat menjerat para pelaku pengeroyokan, mulai dari Pasal 361 Ayat (3), Pasal 378. Karena mengakibatkan orang meninggal dunia, pelaku juga bisa disangkakan Pasal 340 KUHP mengatur tentang pembunuhan berencana.

"Ada pasalnya dan tidak bisa dibiarkan. Jadi, mereka wajib ditangkap itu pelaku penganiayaan," tegasnya.

Habib Bahar bin Smith Desak Ormas yang Terlibat Ditangkap

Habib Bahar Bin Smith
Habib Bahar Bin Smith
Sumber :
  • Antara

Ia memastikan dirinya berada di sisi rakyat. Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Alawiyyin, Bogor itu menjamin tidak akan membiarkan ormas maupun preman melawan rakyat.

"Saya jamin, saya di sisi rakyat, jika mereka atau preman maka saya di sisi rakyat," ucapnya.

Ia mendesak pihak kepolisian maupun aparat penegak hukum wajib menangkap para pelaku yang terlibat. Ia menyinggung ormas diduga menjadi pihak mengakibatkan warga babak belur dan meninggal dunia.

"Siapa pun ormas-ormasnya mau itu GRIB, BWI, atau siapa pun semua harus ditahan, tidak ada urusan," desak dia.

Menurut HBS, kemunculan ormas-ormas dinilai sangat aneh. Kehadiran mereka saat melawan rakyat sudah masuk kategori melampaui batas.

"Sampai mengadu domba rakyat seperti itu, benar-benar biadab. Mereka semena-mena terhadap rakyat," lanjutnya.

Habib Bahar Tidak Gentar Lawan Ormas

Lebih lanjut, Habib Bahar di tengah takziah ke rumah duka menyampaikan penegasannya. Ia mengaku tidak akan gentar menghadapi atau melawan ormas maupun premanisme lainnya yang melakukan aksi anarkis kepada rakyat.

"Heh, buat preman-preman itu semua, kumpulin mereka semua menjadi satu preman-preman, siapa pun yang berbuat kemungkaran, kumpulin semuanya. Kalian lawan ana (saya)," katanya.

"Hey biar kalian tahu, kelingking saya tidak akan gemetar menghadapi kalian semua preman biadab meski menjadi satu. Kelingking saya tidak akan gemetar, mau siapa pun, mau GRIB, mau BWI," tambahnya.

GRIB Jaya Bantah Terlibat Ketegangan di Jakarta

Sementara, ormas yang dipimpin Hercules bereaksi terkait pihaknya menuai gelombang perhatian keras dari publik. Sorotan itu tak lepas bahwa GRIB Jaya diduga terlibat dalam kerusuhan setelah aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Bantahan itu menyusul setelah sejumlah video beredar di media sosial. Rekaman pertama menunjukkan sekelompok orang turun dari beberapa mobil hingga truk di kawasan Tol Slipi, Jakarta Barat.

Rombongan orang mengenakan ikat kepala berwarna putih sambil diduga membawa benda seperti kayu panjang. Selain itu, sebuah rekaman menunjukkan perekam video diduga menyebut Hercules turun tangan langsung.

Kuasa hukum ormas GRIB Jaya, Wilson Colling justru meluruskan kabar yang beredar di media sosial. Ia membantah pihaknya terlibat dalam kerusuhan.

Wilson juga menepis tudingan yang menyebutkan Hercules memberikan perintah kepada anggotanya. Pria kelahiran asal Timor Leste itu justru meminta para anak buahnya tidak turun ke lokasi aksi.

Hercules, kata dia, justru mengimbau agar anggotanya turut menjaga ketertiban umum guna menciptakan situasi tetap aman. Sikap tersebut menunjukkan sikap GRIB Jaya mendukung aparat menjaga keamanan di Jakarta.

Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Ormas

Polda Metro Jaya turut merespon sejumlah video yang viral di media sosial. Polisi masih melakukan pendalaman terkait aksi dugaan keterlibatan sejumlah ormas dalam kericuhan di tengah aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa, pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah ada keterlibatan dari ormas tertentu dalam aksi ketegangan itu.

"Terkait tentang ormas, kami masih melakukan pendalaman karena fakta harus terverifikasi. Kami mohon waktu," ujar Budi di Polda Metro Jaya, Jumat (28/8/2026).

Ia mendapatkan informasi terkait adanya massa yang turun dari truk diduga merupakan anak buah Hercules dari ormas GRIB Jaya. Budi menegaskan, informasi yang beredar bisa saja bersifat disinformasi yang bisa memicu provokasi di ruang media sosial.

"Teman-teman harus memahami banyak unggahan di media sosial yang disinformasi, provokasi, dan hoaks," tukas Budi.

(hap)

 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Emil Audero Ungkap Timnas Indonesia Terpaksa Pindah Hotel Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026, Ternyata Ini Penyebabnya

Emil Audero Ungkap Timnas Indonesia Terpaksa Pindah Hotel Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026, Ternyata Ini Penyebabnya

Emil Audero mengungkap Timnas Indonesia sempat pindah hotel jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Ternyata, antusiasme suporter Garuda menjadi penyebab utamanya.
Pelaku Pembunuhan Wanita di Indekos Pinang Ranti, Sumpal Mulut Pake Kain Lap hingga Leher Dililit Kaos

Pelaku Pembunuhan Wanita di Indekos Pinang Ranti, Sumpal Mulut Pake Kain Lap hingga Leher Dililit Kaos

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Imron Ermawan mengatakan, korban tewas akibat sumbatan jalan napas yang dipicu oleh perbuatan keji pelaku.
KOVO Cup 2026 Sudah Mulai! Ini Jadwal Lengkap Debut Megawati Hangestri dengan Hyundai Hillstate di Korea Selatan

KOVO Cup 2026 Sudah Mulai! Ini Jadwal Lengkap Debut Megawati Hangestri dengan Hyundai Hillstate di Korea Selatan

Megawati Hangestri berpeluang menjalani debut bersama Hyundai Hillstate di gelaran KOVO Cup 2026 yang resmi dimulai pada Minggu 11 Oktober kemarin.
Profil Demiane Agustien: Gelandang Arsenal U-21 yang Bisa Bermain di Tiga Posisi, Berpeluang Memperkuat Timnas Indonesia?

Profil Demiane Agustien: Gelandang Arsenal U-21 yang Bisa Bermain di Tiga Posisi, Berpeluang Memperkuat Timnas Indonesia?

Gelandang muda Arsenal, Demiane Agustien, dikabarkan didekati tim hukum PSSI untuk membela Timnas Indonesia. Simak profil, prestasi, perjalanan karier
Pengakuan ART yang Lakukan Pelecehan Seksual kepada 2 Anak Majikan di Jaktim: Saya Dijanjikan Uang

Pengakuan ART yang Lakukan Pelecehan Seksual kepada 2 Anak Majikan di Jaktim: Saya Dijanjikan Uang

Motif ART di Jakara Timur yang tega melakukan pelecehan seksual ke dua anak majikannya yang berusia 5 tahun dan 17 bulan akhirnya terungkap. Begini motifnya.
Pengeroyokan Satpol PP di Jaksel Diusut Polisi, Lima Saksi Diperiksa

Pengeroyokan Satpol PP di Jaksel Diusut Polisi, Lima Saksi Diperiksa

Polisi masih mendalami soal dugaan pengeroyokan yang menimpa petugas Satpol PP saat melakukan penertiban pedangang kaki lima hingga parkir liar di sekitar areal

Trending

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Moma Bassoko, rival terberat Megawati Hangestri di Liga Voli Korea, tampil gemilang dengan 25 poin saat mengantarkan Korea Expressway Hi-Pass menumbangkan juara
Update Kasus Viral Pria Intip Pria di Toilet Mal Bekasi, Polisi Ungkap Kelanjutannya

Update Kasus Viral Pria Intip Pria di Toilet Mal Bekasi, Polisi Ungkap Kelanjutannya

Polisi ungkap kelanjutan kasus dugaan insiden pelecehan berupa aksi pengintipan di fasilitas toilet salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Rivan Nurmulki Main Abroad Lagi, Bintang Timnas Voli Indonesia Gabung Klub Liga Voli Vietnam

Rivan Nurmulki Main Abroad Lagi, Bintang Timnas Voli Indonesia Gabung Klub Liga Voli Vietnam

Bintang Timnas Voli Indonesia, Rivan Nurmulki akan kembali berkarier di luar negeri. Pemain yang berposisi sebagai opposite itu bergabung dengan The Cong Tan Cang pada putaran kedua Liga Voli Vietnam 2026.
Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sahabat Megawati Hangestri, Pyo Seung-ju, akhirnya comeback ke lapangan setelah sempat setahun menjadi komentator dan langsung membantu Pink Spiders menang.
Top Skor KOVO Cup 2026: Kangkangi Gyselle Silva dan Moma Bassoko, Yensey Kindelan Jadi Pemain Tersubur di Pramusim

Top Skor KOVO Cup 2026: Kangkangi Gyselle Silva dan Moma Bassoko, Yensey Kindelan Jadi Pemain Tersubur di Pramusim

Top skor KOVO Cup 2026, di mana sejumlah pemain asing menguasai papan atas termasuk Yensey Kindelan sebagai pemain tersubur di turnamen pramusim.
Profil Timnas Kuwait yang Dikabarkan Bakal Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026

Profil Timnas Kuwait yang Dikabarkan Bakal Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026

Timnas Kuwait dikabarkan akan menjadi lawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026. Warta ini mencuat melalui jurnalis Kuwait pada Selasa (13/10/2026).
Pemain Keturunan Indonesia Demiane Agustien Latihan Bareng Tim Senior Arsenal, Duel Lawan Calvin Verdonk?

Pemain Keturunan Indonesia Demiane Agustien Latihan Bareng Tim Senior Arsenal, Duel Lawan Calvin Verdonk?

Pemain keturunan Indonesia, Demiane Agustien, latihan bersama tim senior Arsenal jelang duel kontra Lille. Dalam laga itu, Calvin Verdonk akan tersedia untuk Les Dogues.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT