Tragis, Pria di Jember Tewas Tertimpa Kanopi Apotek saat Tunggu Istri Beli Obat Diduga Gegara Sound Horeg
- pixabay
tvOnenews.com – Peristiwa tragis terjadi di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Seorang pria bernama Slamet Timbang (57) meninggal dunia setelah tertimpa kanopi apotek yang roboh saat dirinya sedang menunggu sang istri membeli obat.
Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, di tengah pelaksanaan karnaval yang digelar di Desa Wringinagung.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena sebelum kanopi roboh, di sekitar lokasi disebut berlangsung aktivitas karnaval dan parade sound system.
Warga juga menyebut adanya dugaan getaran keras dari aktivitas sound horeg maupun kemungkinan kabel yang tersangkut kendaraan.
Namun, hingga kini belum ada kesimpulan resmi bahwa sound horeg menjadi penyebab robohnya kanopi. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan faktor yang memicu bangunan tersebut ambruk.
Kronologi Lansia Tewas Tertimpa Kanopi Apotek
- Instagram @infojember
Slamet Timbang diketahui datang ke apotek di Desa Wringinagung bersama istrinya. Saat sang istri masuk untuk membeli obat, korban memilih menunggu di bagian luar.
Tidak lama kemudian, terdengar suara keras dari arah bangunan. Struktur kanopi di bagian depan apotek tiba-tiba roboh dan menimpa korban.
Saksi mata mengatakan korban tidak sempat menyelamatkan diri. Setelah material bangunan ambruk, warga mendapati Slamet sudah berada di bawah reruntuhan dalam kondisi meninggal dunia.
Dalam video yang dibagian akun Facebook Issabela Jember, tampak jenazah ditutup dengan kain batik berwarna coklat.
Terlihat juga reruntuhan kanopi apotek yang menimpa di sekitarnya.
Warga bersama petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap korban. Polisi juga memasang garis pengaman di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Jombang Iptu Imam Kusuma menegaskan, berdasarkan informasi awal kepolisian, korban meninggal setelah tertimpa kanopi, bukan karena tertimpa seluruh bangunan apotek.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa tersebut terjadi ketika Desa Wringinagung tengah menggelar karnaval.
Sejumlah saksi kemudian mengaitkan robohnya struktur bangunan dengan aktivitas sound system yang berlangsung di sekitar lokasi.
Salah satu dugaan yang muncul adalah getaran keras dari kegiatan pengecekan sound system pada malam sebelum kejadian.
Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama.
Polisi justru menemukan adanya informasi mengenai kabel yang terputus di sekitar lokasi. Kabel tersebut diduga kemungkinan tersangkut kendaraan yang membawa sound system saat melintas.
Polisi masih perlu melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian kejadian secara utuh.
Dengan demikian, belum bisa menyimpulkan bahwa getaran sound horeg secara langsung menyebabkan kanopi roboh.
(tsy)
Load more