Hercules Ancam Provokator yang Manfaatkan Ojol untuk Adu Domba pasca Demo 27 Agustus
- Tangkapan layar Youtube Grib Jaya
tvOnenews.com – Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya, Hercules, mengimbau para pengemudi ojek online (ojol) agar tidak mudah terprovokasi oleh upaya pengadudombaan yang dilancarkan pihak tak bertanggung jawab.
Hercules meminta para pengemudi ojol tetap berkepala dingin dan tidak terpancing isu yang sengaja dihembuskan untuk memicu konflik antarsesama anak bangsa.
Ia menegaskan, rumah kediamannya hingga kantor-kantor cabang GRIB Jaya selama ini terbuka luas dan kerap dijadikan basecamp maupun pangkalan berteduh para pengemudi ojol.
- Tangkapan layar Youtube Grib Jaya
"Aku beri kebebasan ke mereka karena mereka orang kecil kan," ujar Hercules dalam keterangannya yang diunggah di kanal YouTube GRIB Jaya.
Oleh karena itu, Hercules meyakini pengemudi ojol yang sebenarnya tidak akan pernah menyerang kediamannya maupun markas GRIB Jaya.
Ia melihat ada pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan nama ojol untuk mengintimidasi dirinya.
Peringatan Keras Hercules untuk Provokator
Hercules secara terbuka memperingatkan para aktor di balik layar yang mencoba mengorbankan pengemudi ojol demi kepentingan tertentu.
"Sorry ya, provokator, ini Hercules ya. Kamu jangan memanfaatkan Ojol dan mengorbankan Ojol. Saya punya keyakinan Ojol pasti tahu lah siapa mereka yang akan dihadapi," tegasnya.
Ia menegaskan bakal menyambut hangat siapa pun pengemudi ojol yang datang bersilaturahmi dengan niat baik untuk minum kopi bersama.
- Tangkapan Layar Threads @dark_lyre
- YouTube Uya Kuya TV/Tangkapan layar/GRIB Jaya
Namun, ia tidak akan segan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba melakukan pengrusakan.
"Kalau kamu datang dengan hati baik, saya terima dengan hati yang lembut. Tapi kalau kamu datang dengan setan Iblis, saya kirim kamu ke neraka semua. Setelah itu aku bertanggung jawab secara hukum yang berlaku di Republik Indonesia," ujar Hercules.
GRIB Jaya Bantah Terlibat Kematian Warga Saat Demo
Di sisi lain, Sekjen DPP GRIB Jaya Zulfikar membantah keras tudingan yang menyebut organisasinya terlibat dalam kematian seorang warga saat kerusuhan pascademonstrasi di Jakarta pada 27 Agustus 2026.
Saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II DPD GRIB Jaya Jawa Barat di Sukabumi, Sabtu (29/8/2026), Zulfikar menjelaskan bahwa kehadiran anggota GRIB Jaya di lokasi murni sebagai Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa) untuk membantu aparat menjaga kondusivitas.
Load more