News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Ruben Onsu Berakhir Damai, Begini Reaksi Sarwendah Menurut Kuasa Hukum

Kasus Ruben Onsu berakhir damai setelah laporan dugaan penipuan dicabut. Kuasa hukum ungkap reaksi Sarwendah yang lega demi kepentingan anak.
Rabu, 2 September 2026 - 16:08 WIB
Ruben Onsu dan Sarwendah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @ruben_onsu @sarwendah29

tvOnenews.com - Kasus Ruben Onsu yang sempat membuatnya berstatus tersangka kini berakhir damai melalui mekanisme restorative justice. Kabar tersebut turut mendapat tanggapan dari pihak Sarwendah yang mengaku lega karena persoalan hukum itu telah diselesaikan, terutama agar tidak berdampak terhadap anak-anak.

Kasus Ruben Onsu yang dimaksud merupakan perkara dugaan penipuan investasi bisnis senilai Rp3,5 miliar. Perkara tersebut berbeda dengan gugatan hak asuh anak yang tengah berjalan antara Ruben dan Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ruben Onsu sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan investasi yang bergulir sejak Agustus 2025. Setelah Ruben melunasi seluruh kerugian pokok investasi kepada pelapor, perkara tersebut kemudian diselesaikan secara damai dan laporan polisi dicabut pada Senin, 31 Agustus 2026.

Penyelesaian perkara tersebut dilakukan melalui mekanisme restorative justice. Ruben disebut telah menunjukkan itikad baik dengan menyelesaikan kerugian pokok investasi yang dilaporkan dalam perkara tersebut.

Setelah terjadi perdamaian dan laporan polisi dicabut, status tersangka Ruben Onsu pun gugur. Kondisi tersebut kemudian mendapat tanggapan dari kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, yang menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terlalu jauh mencampuri perkara tersebut karena bukan merupakan pihak dalam kasus hukum itu.

"Jadi, saya tidak mau mendahului siapapun ya. Status tersangka Ruben Onsu di Polres Jakarta Selatan kan saya bukan pihak ya, kami bukan pihak. Jadi, kami juga tidak mau menanggapi terlalu jauh. Ya, yang pasti buat kami keprihatinanlah ya, keprihatinan terhadap situasi itu," ucap kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, dalam tayangan Intens Investigasi, 2 September 2026.

Chris juga menekankan pentingnya menghormati proses hukum dan asas praduga tak bersalah. Menurutnya, status tersangka tidak seharusnya langsung dianggap sebagai bentuk penghakiman terhadap seseorang.

"Kami sebenarnya berharapnya seharusnya jangan sampai tersangka dulu, ya. Kalau bisa sebelumnya pada saat didik diselesaikan. Tetapi karena memang sudah tersangka, tapi kita harus ada presumption of innocent ya. Jadi, asas praduga bersalah. Jadi, jangan juga langsung mengkaitkan bahwa ini sebuah penghakiman," lanjut Chris.

Chris kemudian menyoroti dampak yang dapat muncul apabila perkara tersebut berlangsung panjang. Menurutnya, penyelesaian secara damai menjadi hal yang baik karena status hukum tersebut berpotensi berdampak terhadap anak-anak.

"Janganlah ya, karena proses itu memang proses hukum. Tapi kan kita dengar semua sudah ada perdamaian ya. Alhamdulillah. Karena status itu yang terdampak nanti kepada anak kalau berkepanjangan. Jadi, dengan berdamai itu kita rasa ya sudah hilang semualah. Kita enggak usah bicarakan yang jelek-jeleknya ya," tutur Chris.

Ia juga membantah anggapan bahwa Sarwendah merasa senang ketika Ruben Onsu berstatus tersangka. Menurut Chris, Sarwendah justru berharap persoalan tersebut tidak berlangsung lama karena mempertimbangkan kondisi anak-anak.

"Yang pasti itu doa klien saya juga supaya tidak berkepanjangan soal status itu ya. Cuma saya kok melihatnya masih ada orang yang berpikiran bahwa klien kami senang. Klien kami tidak senang dengan status, jujur aja. Ya, jadi harus dipahami bahwa itu sudah selesai, kita hormati. Saya bukan pihak. Saya tidak mau terlalu beropini soal itu ya," kata Chris Sam Siwu.

Ketika ditanya mengenai reaksi Sarwendah setelah mengetahui status tersangka Ruben Onsu telah dicabut, Chris menyebut kliennya merasa senang. Namun, rasa senang tersebut bukan karena persoalan pribadi, melainkan karena perkara yang sebelumnya berpotensi berdampak kepada anak-anak telah berakhir damai.

"Yang pasti senanglah, sudah ada perdamaian. Karena gini loh, karena kalau itu tidak didamaikan, status itu terus ada, yang rugi siapa? Anak-anak kan? Nah, itu yang kita jaga. Jadi, kalau dibilang senang, kita senang kok itu dihapus," jawab Chris.

Pernyataan tersebut sekaligus memperjelas sikap Sarwendah terhadap penyelesaian kasus hukum yang menjerat Ruben. Menurut pihak kuasa hukum, Sarwendah lebih mengutamakan agar persoalan tersebut segera selesai sehingga tidak memberikan dampak berkepanjangan terhadap anak-anak mereka.

Chris Sam Siwu juga ditanya apakah Sarwendah tetap memberikan dukungan kepada Ruben Onsu terkait kasus tersebut. Ia kemudian menegaskan bahwa Sarwendah tetap mendukung penyelesaian perkara karena persoalan tersebut berkaitan dengan kepentingan anak.

"Support lah ya. Pokoknya itu kan ada kaitan sama anak ya. Karena status itu nanti ada kaitan dengan anak ya, doanya jangan terlalu lama lah gitu. Jadi, kalau dibilang perdamaian itu menyenangkan klien kami, ya klien kami senang kok gitu ya. Jadi, jangan dipelintir lagi bahwa ya tahulah di media seperti apa ya. Jadi, janganlah, kasihan anak-anak," tegas Chris.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai kemungkinan kasus tersebut memengaruhi gugatan Hak Asuh Anak yang sedang berjalan, Chris mengatakan pihaknya belum dapat memberikan jawaban. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari proses hukum yang nantinya akan dipertimbangkan oleh tim kuasa hukum Sarwendah.

"Dari awal kami kan tidak tahu ya akan ada perkara itu. Jadi, kalau dibilang ada pengaruhnya nanti tanyanya ke hakim, jangan ke kami gitu ya. Tapi prinsipnya proses yang ada itu adalah proses hukum, produk hukum. Jadi, itu kita hormati," ujar Chris.

"Apakah nanti menjadi bahan kami di dalam jawaban? Ya, nanti kita sampaikan setelah saya menjawab. Ya, sekarang saya belum bisa sampaikan karena ada tim lawyer juga yang akan memberikan saran-saran seperti apa nanti kita akan jawab gitu ya," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan berakhirnya kasus dugaan penipuan investasi tersebut melalui perdamaian, pihak Sarwendah berharap persoalan Ruben Onsu tidak lagi berkepanjangan. Chris menegaskan bahwa yang menjadi perhatian utama kliennya adalah kondisi anak-anak agar tidak ikut terdampak oleh persoalan hukum orang tua mereka.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Timnas Indonesia Sepanjang September 2026: Kualifikasi Piala Asia U-20 Hingga FIFA ASEAN Cup

Jadwal Timnas Indonesia Sepanjang September 2026: Kualifikasi Piala Asia U-20 Hingga FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia akan tampil di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Selain tim senior, ada Timnas Indonesia U-20 yang tengah berjuang untuk lolos ke Piala Asia U-20. 
Keinginannya Tak jadi Kenyataan, Vanja Bukilic Punya Misi Khusus saat Jumpa Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Musim Ini

Keinginannya Tak jadi Kenyataan, Vanja Bukilic Punya Misi Khusus saat Jumpa Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Musim Ini

Mantan duet pemain asing Red Sparks, Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic, akan kembali berjumpa di gelaran Liga Voli Korea musim ini.
Tertuduh Dugaan Makar dan Penghasutan, Gerakan Cinta Prabowo Laporkan Pernyataan Budi Arie ke Polisi

Tertuduh Dugaan Makar dan Penghasutan, Gerakan Cinta Prabowo Laporkan Pernyataan Budi Arie ke Polisi

Ucapan Ketua Umum Projo Budi Arie yang viral di media sosial yang menyebut bahwa kemungkinan momentum politik dan pemilu berlangsung lebih cepat sebelum 2029 berbuntut panjang. 
Tak Mau Bergantung APBN, BP Batam Siapkan Anggaran Rp2,4 Triliun untuk Pembangunan 2027

Tak Mau Bergantung APBN, BP Batam Siapkan Anggaran Rp2,4 Triliun untuk Pembangunan 2027

BP Batam menyiapkan anggaran sekitar Rp2,4 triliun untuk pembangunan 2027 tanpa tambahan APBN. Pembiayaan akan diperkuat melalui optimalisasi PNBP dan tata kelola.
Volimania Indonesia Kompak Beri Julukan Baru untuk Trio Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Cs Disebut Trisula Maut

Volimania Indonesia Kompak Beri Julukan Baru untuk Trio Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Cs Disebut Trisula Maut

Volimania Indonesia tertuju khusus pada tiga pemain yang diprediksi jadi bagian penting lini serang Hyundai E&C. Megawati Hangestri cs disebut Trisula Maut.
Ruko di Pasar Minggu Diduga Tawarkan Loker Palsu: "Dimintain Uang Berapa? Rp1,3 Juta! Keluar, Ini Penipuan!"

Ruko di Pasar Minggu Diduga Tawarkan Loker Palsu: "Dimintain Uang Berapa? Rp1,3 Juta! Keluar, Ini Penipuan!"

Video penggerebekan ruko diduga tempat loker palsu di Pasar Minggu viral. Terungkap percakapan soal permintaan uang Rp1,3 juta kepada calon pekerja

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Kim Da-in dan Megawati Hangestri jadi favorit volimania ketika akun YouTube klub upload video konten dance yang dilakukan pemain Hillstate setelah latihan.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Polda Metro Jaya merilis dua sketsa wajah pelaku pengeroyokan terhadap pria bernama Bambang Setiyawan (59) warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang terjadi pascakerusuhan demo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT