News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Langkah Tegas Kirana Clinic Buntut Dugaan Pesan Mesum dr. Muhammad Iqbal

4 langkah tegas Kirana Clinic buntut dugaan Pesan Mesum dr. Muhammad Iqbal kepada Leona Kanza, dari permintaan klarifikasi hingga penonaktifan.
Rabu, 2 September 2026 - 21:30 WIB
dr. Muhammad Iqbal
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / Instagram @kiranacliniccurup

tvOnenews.com - Kirana Clinic mengambil empat langkah tegas buntut dugaan Pesan Mesum yang melibatkan dr. Muhammad Iqbal dan Leona Kanza. Dalam pernyataan resminya, Kirana Clinic menjelaskan posisi manajemen, meminta klarifikasi dari dokter tersebut, hingga menonaktifkan penugasannya untuk sementara waktu.

Kasus dr. Muhammad Iqbal menjadi perhatian publik setelah dugaan percakapan bernada mesum dengan Leona Kanza viral di media sosial. Sejumlah tangkapan layar percakapan tersebut kemudian beredar luas dan memicu respons dari warganet. Kirana Clinic selaku tempat dr. Muhammad Iqbal bertugas akhirnya menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram resminya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan tertanggal 2 September 2026, Kirana Clinic menyebut percakapan yang diduga dilakukan dr. Muhammad Iqbal dengan akun Instagram @leonakanza_17 merupakan persoalan pribadi. Manajemen juga menegaskan bahwa percakapan tersebut terjadi di luar lingkungan proses pelayanan kesehatan di Kirana Clinic.

Berikut empat langkah yang disampaikan Kirana Clinic buntut dugaan Pesan Mesum dr. Muhammad Iqbal terhadap Leona Kanza:

1. Menyatakan Percakapan Bersifat Pribadi

Langkah pertama, Kirana Clinic memberikan penjelasan mengenai posisi manajemen terhadap dugaan percakapan antara dr. Muhammad Iqbal dan Leona Kanza yang menjadi viral di media sosial.

“Sehubungan dengan berkembangnya informasi terkait kasus viral percakapan pesan akun Instagram @iballmd yang dimiliki oleh salah satu tenaga ahli kami, Saudara dr. Muhammad Iqbal, SpOG terhadap akun Instagram @leonakanza_17, melalui surat ini Manajemen Kirana Clinic perlu menyampaikan beberapa poin klarifikasi sebagai berikut,” tulis akun tersebut.

Manajemen kemudian menjelaskan bahwa percakapan yang diduga dilakukan dr. Muhammad Iqbal tersebut merupakan komunikasi yang bersifat pribadi. Pihak klinik juga menegaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung di luar lingkungan pelayanan kesehatan yang dilakukan di Kirana Clinic.

“1. Manajemen menyatakan bahwa permasalahan di media sosial yang diduga dilakukan oleh Saudara dr. Muhammad Iqbal, SpOG tersebut merupakan percakapan yang sifatnya pribadi dan terjadi di luar lingkungan proses pelayanan kesehatan di Kirana Clinic,” tulis Kirana Clinic.

2. Meminta dr. Muhammad Iqbal Memberikan Klarifikasi

Langkah kedua yang diambil adalah meminta dr. Muhammad Iqbal memberikan klarifikasi terkait persoalan yang berkembang. Permintaan tersebut disebut sebagai bagian dari tanggung jawab profesi agar permasalahan yang menjadi perhatian publik dapat diselesaikan dengan baik.

“2. Sebagai bentuk tanggung jawab profesi, Manajemen telah meminta yang bersangkutan untuk memberi klarifikasi agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik,” tulis Kirana Clinic.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah dugaan Pesan Mesum yang melibatkan dr. Muhammad Iqbal dan Leona Kanza ramai diperbincangkan di media sosial. Kasus bermula dari unggahan Leona yang memperlihatkan tangkapan layar percakapan yang diduga berasal dari akun @iballmd.

3. Menonaktifkan Penugasan dr. Muhammad Iqbal

Langkah ketiga menjadi salah satu keputusan paling tegas dari Kirana Clinic. Manajemen menyatakan penugasan dr. Muhammad Iqbal di klinik tersebut dinonaktifkan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“3. Penugasan dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG di Kirana Clinic kami nonaktifkan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” tulis Kirana Clinic.

Dengan keputusan tersebut, dr. Muhammad Iqbal untuk sementara tidak lagi menjalankan penugasan di Kirana Clinic. Manajemen tidak menyebutkan secara rinci mengenai durasi penonaktifan maupun keputusan lanjutan setelah proses klarifikasi dilakukan.

4. Menegaskan Komitmen terhadap Profesionalisme

Langkah keempat, Kirana Clinic menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul akibat situasi yang berkembang.

“4. Kirana Clinic berkomitmen penuh untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan kualitas layanan bagi seluruh masyarakat. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat situasi ini.”

Kirana Clinic berharap pernyataan tersebut dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat mengenai posisi manajemen dalam menyikapi persoalan yang melibatkan salah satu tenaga ahlinya. Klinik juga berharap klarifikasi yang disampaikan dapat meluruskan situasi yang berkembang.

“Kami berharap klarifikasi ini dapat meluruskan situasi yang berkembang dan memberikan kejelasan bagi semua pihak yang terkait. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih,” tutup Kirana Clinic.

Pernyataan tersebut tercantum dalam surat bernomor 1184/SKM/KC/IX/2026 yang diterbitkan pada 2 September 2026. Surat tersebut memuat perihal klarifikasi manajemen terkait kasus viral dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG di media sosial.

dr muhammad iqbal
Pernyataan Resmi Kirana Clinic soal dr. Muhammad Iqbal. (Sumber: Instagram @kiranacliniccurup)

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah Leona Kanza membagikan tangkapan layar percakapan yang diduga berasal dari akun Instagram @iballmd. Unggahan tersebut kemudian menjadi sorotan karena isi percakapan dinilai tidak pantas dan memicu berbagai reaksi dari publik.

Buntut kasus tersebut, perhatian publik kemudian tertuju pada sikap tempat dr. Muhammad Iqbal bertugas. Kirana Clinic akhirnya menyampaikan empat poin utama, mulai dari menjelaskan bahwa percakapan bersifat pribadi, meminta klarifikasi, menonaktifkan penugasan, hingga menegaskan komitmen terhadap profesionalisme pelayanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya keputusan penonaktifan tersebut, perkembangan selanjutnya terkait status dr. Muhammad Iqbal di Kirana Clinic masih menunggu proses dan informasi lebih lanjut dari pihak manajemen.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Hasil Psikologis Tersangka Pembunuhan di Madiun

Polisi Ungkap Hasil Psikologis Tersangka Pembunuhan di Madiun

Dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, seorang tersangka berinisial DBM (40) dijerat dengan satu pasal.
ACL Two 2026-2027: FC Seoul Menggila dengan Titel Juara Liga, Beri Ancaman Nyata pada Persib Usai Libas The Cong Viettel FC 5-0

ACL Two 2026-2027: FC Seoul Menggila dengan Titel Juara Liga, Beri Ancaman Nyata pada Persib Usai Libas The Cong Viettel FC 5-0

FC Seoul menggila dengan skor telak 5-0 atas wakil Vietnam tersebut dalam laga pekan ketiga Grup E ACL Two, di Stadion Hang Day, Hanoi pada Rabu (28/10/2026).
Rekap Hasil Babak Pertama Hylo Open 2026: Jonatan Christie Menang, 7 Wakil Indonesia ke 16 Besar

Rekap Hasil Babak Pertama Hylo Open 2026: Jonatan Christie Menang, 7 Wakil Indonesia ke 16 Besar

Rekap hasil babak pertama Hylo Open 2026, di mana ada sebanyak tujuh wakil Indonesia berhasil lolos ke 16 besar termasuk Jonatan Christie yang meraih kemenangan di hari kedua.
Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Nambo Hari Ini 29 Oktober 2026, Simak Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Nambo Hari Ini 29 Oktober 2026, Simak Sebelum Berangkat

adwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 29 Oktober 2026 ada 14 perjalanan tersedia dari yang paling pagi pukul 05:15 WIB hingga yang paling malam pukul 20:10 WIB. 
Hasil Hitung Suara Sementara Pemilu Israel 2026: Benjamin Netanyahu Ungguli Gadi Eisenkot

Hasil Hitung Suara Sementara Pemilu Israel 2026: Benjamin Netanyahu Ungguli Gadi Eisenkot

Koalisi Benjamin Netanyahu unggul tipis atas oposisi Gadi Eisenkot dalam hasil hitung sementara Pemilu Israel 2026 yang digelar pada Selasa, 27 Oktober lusa.
Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Kamis 29 Oktober: Rivan Nurmulki Lawan Boy Arnez, Farhan Halim Main

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Kamis 29 Oktober: Rivan Nurmulki Lawan Boy Arnez, Farhan Halim Main

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua, di mana Rivan Nurmulki akan berhadapan dengan Boy Arnez. Sedangkan pemain Timnas Voli Indonesia lainnya yakni Farhan Halim juga akan unjuk gigi.

Trending

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Dibuang ke Hutan dengan Luka Bakar 50 Persen, Begini Kondisi Memilukan ART Banten yang Disiksa Majikan di Malaysia

Dibuang ke Hutan dengan Luka Bakar 50 Persen, Begini Kondisi Memilukan ART Banten yang Disiksa Majikan di Malaysia

Nasib tragis menimpa perempuan inisial SR (22), seorang asisten rumah tangga (ART) asal Banten yang menjadi korban penyiksaan keji oleh majikannya di Malaysia. 
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT