4 Langkah Tegas Kirana Clinic Buntut Dugaan Pesan Mesum dr. Muhammad Iqbal
- tvOnenews.com Edit / Instagram @kiranacliniccurup
tvOnenews.com - Kirana Clinic mengambil empat langkah tegas buntut dugaan Pesan Mesum yang melibatkan dr. Muhammad Iqbal dan Leona Kanza. Dalam pernyataan resminya, Kirana Clinic menjelaskan posisi manajemen, meminta klarifikasi dari dokter tersebut, hingga menonaktifkan penugasannya untuk sementara waktu.
Kasus dr. Muhammad Iqbal menjadi perhatian publik setelah dugaan percakapan bernada mesum dengan Leona Kanza viral di media sosial. Sejumlah tangkapan layar percakapan tersebut kemudian beredar luas dan memicu respons dari warganet. Kirana Clinic selaku tempat dr. Muhammad Iqbal bertugas akhirnya menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram resminya.
Dalam pernyataan tertanggal 2 September 2026, Kirana Clinic menyebut percakapan yang diduga dilakukan dr. Muhammad Iqbal dengan akun Instagram @leonakanza_17 merupakan persoalan pribadi. Manajemen juga menegaskan bahwa percakapan tersebut terjadi di luar lingkungan proses pelayanan kesehatan di Kirana Clinic.
Berikut empat langkah yang disampaikan Kirana Clinic buntut dugaan Pesan Mesum dr. Muhammad Iqbal terhadap Leona Kanza:
1. Menyatakan Percakapan Bersifat Pribadi
Langkah pertama, Kirana Clinic memberikan penjelasan mengenai posisi manajemen terhadap dugaan percakapan antara dr. Muhammad Iqbal dan Leona Kanza yang menjadi viral di media sosial.
“Sehubungan dengan berkembangnya informasi terkait kasus viral percakapan pesan akun Instagram @iballmd yang dimiliki oleh salah satu tenaga ahli kami, Saudara dr. Muhammad Iqbal, SpOG terhadap akun Instagram @leonakanza_17, melalui surat ini Manajemen Kirana Clinic perlu menyampaikan beberapa poin klarifikasi sebagai berikut,” tulis akun tersebut.
Manajemen kemudian menjelaskan bahwa percakapan yang diduga dilakukan dr. Muhammad Iqbal tersebut merupakan komunikasi yang bersifat pribadi. Pihak klinik juga menegaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung di luar lingkungan pelayanan kesehatan yang dilakukan di Kirana Clinic.
“1. Manajemen menyatakan bahwa permasalahan di media sosial yang diduga dilakukan oleh Saudara dr. Muhammad Iqbal, SpOG tersebut merupakan percakapan yang sifatnya pribadi dan terjadi di luar lingkungan proses pelayanan kesehatan di Kirana Clinic,” tulis Kirana Clinic.
2. Meminta dr. Muhammad Iqbal Memberikan Klarifikasi
Langkah kedua yang diambil adalah meminta dr. Muhammad Iqbal memberikan klarifikasi terkait persoalan yang berkembang. Permintaan tersebut disebut sebagai bagian dari tanggung jawab profesi agar permasalahan yang menjadi perhatian publik dapat diselesaikan dengan baik.
“2. Sebagai bentuk tanggung jawab profesi, Manajemen telah meminta yang bersangkutan untuk memberi klarifikasi agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik,” tulis Kirana Clinic.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah dugaan Pesan Mesum yang melibatkan dr. Muhammad Iqbal dan Leona Kanza ramai diperbincangkan di media sosial. Kasus bermula dari unggahan Leona yang memperlihatkan tangkapan layar percakapan yang diduga berasal dari akun @iballmd.
3. Menonaktifkan Penugasan dr. Muhammad Iqbal
Langkah ketiga menjadi salah satu keputusan paling tegas dari Kirana Clinic. Manajemen menyatakan penugasan dr. Muhammad Iqbal di klinik tersebut dinonaktifkan sampai batas waktu yang belum ditentukan.
“3. Penugasan dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG di Kirana Clinic kami nonaktifkan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” tulis Kirana Clinic.
Dengan keputusan tersebut, dr. Muhammad Iqbal untuk sementara tidak lagi menjalankan penugasan di Kirana Clinic. Manajemen tidak menyebutkan secara rinci mengenai durasi penonaktifan maupun keputusan lanjutan setelah proses klarifikasi dilakukan.
4. Menegaskan Komitmen terhadap Profesionalisme
Langkah keempat, Kirana Clinic menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul akibat situasi yang berkembang.
“4. Kirana Clinic berkomitmen penuh untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan kualitas layanan bagi seluruh masyarakat. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat situasi ini.”
Kirana Clinic berharap pernyataan tersebut dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat mengenai posisi manajemen dalam menyikapi persoalan yang melibatkan salah satu tenaga ahlinya. Klinik juga berharap klarifikasi yang disampaikan dapat meluruskan situasi yang berkembang.
“Kami berharap klarifikasi ini dapat meluruskan situasi yang berkembang dan memberikan kejelasan bagi semua pihak yang terkait. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih,” tutup Kirana Clinic.
Pernyataan tersebut tercantum dalam surat bernomor 1184/SKM/KC/IX/2026 yang diterbitkan pada 2 September 2026. Surat tersebut memuat perihal klarifikasi manajemen terkait kasus viral dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG di media sosial.
![]()
Pernyataan Resmi Kirana Clinic soal dr. Muhammad Iqbal. (Sumber: Instagram @kiranacliniccurup)
Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah Leona Kanza membagikan tangkapan layar percakapan yang diduga berasal dari akun Instagram @iballmd. Unggahan tersebut kemudian menjadi sorotan karena isi percakapan dinilai tidak pantas dan memicu berbagai reaksi dari publik.
Buntut kasus tersebut, perhatian publik kemudian tertuju pada sikap tempat dr. Muhammad Iqbal bertugas. Kirana Clinic akhirnya menyampaikan empat poin utama, mulai dari menjelaskan bahwa percakapan bersifat pribadi, meminta klarifikasi, menonaktifkan penugasan, hingga menegaskan komitmen terhadap profesionalisme pelayanan.
Dengan adanya keputusan penonaktifan tersebut, perkembangan selanjutnya terkait status dr. Muhammad Iqbal di Kirana Clinic masih menunggu proses dan informasi lebih lanjut dari pihak manajemen.
(anf)
Load more