News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harapan Terakhir Fajar Sahrudin di Autobiografinya sebelum Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Fajar Sahrudin menyelipkan pesan menyentuh tentang harapan terakhirnya bagi siapa pun yang membaca lembar perjalanan kisah yang ia tuliskan di autobiografinya.
Senin, 7 September 2026 - 18:43 WIB
Potret Fajar Sahrudin dan unggahan terakhirnya di akun X miliknya
Sumber :
  • Figma/Fajar Sahrudin | X/FajarDawnVirgo

tvOnenews.com - Kepergian Fajar Sahrudin masih menyisakan rasa duka yang sangat mendalam sekaligus simpati luas dari warganet di media sosial X.

Pria yang diduga mengakhiri hidupnya ini sempat meninggalkan "jejak terakhir"  berupa autobiografi digital yang disusun secara amat rapi dan terperinci.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di balik rekam kisah hidupnya yang dipenuhi perjuangan keras dan kepedihan, Fajar menyelipkan sebuah pesan menyentuh mengenai harapan terakhirnya bagi siapa pun yang membaca lembar perjalanan kisahnya.

TRIGGER WARNING:

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
 

Peristiwa tragis ini terungkap setelah jasad Fajar ditemukan di kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Menurut keterangan temannya, saat pertama kali ditemukan, kondisi tubuh Fajar diketahui sudah membiru dalam posisi terbaring.

Di sekitar lokasi kejadian juga terdapat buket bunga matahari, kado-kado perpisahan yang telah ia siapkan, hingga persediaan makanan untuk kucing.

Fajar diduga kuat mengambil keputusan untuk melakukan aksi bunuh diri di tempat tersebut karena sudah tak mampu menahan beban hidup yang menumpuk.

Tindakan memilukan yang diambil Fajar disinyalir akibat rentetan tekanan hidup yang teramat berat dan berkepanjangan.

Sejak usia dini, ia telah kehilangan ayahnya yang disusul oleh ibunya. Ia juga harus berjuang secara finansial sendirian demi membiayai kebutuhan hidup dan kuliah S1, serta kerap menjadi korban aksi bullying di lingkungan sekitarnya.

Beban fisik dan emosional yang berakumulasi selama bertahun-tahun tersebut akhirnya mengganggu kesehatan mentalnya, hingga Fajar secara medis didiagnosis mengidap gangguan bipolar.

Fajar Sahrudin mengunggah diagnosa gangguan mentalnya dan neurodivergent di autobiografinya.
Fajar Sahrudin mengunggah diagnosa gangguan mentalnya dan neurodivergent di autobiografinya.
Sumber :
  • Figma/Fajar Sahrudin

Sebelum berpulang, Fajar bak telah mempersiapkan momen perpisahan ini sejak jauh hari. Salah satu peninggalan penting yang ia tinggalkan adalah tautan dokumen autobiografi di sebuah platform situs web.

Di dalam autobiografi tersebut, Fajar menguraikan secara mendalam seluruh episode kehidupannya, mulai dari masa lahir, kepahitan masa kecil, perjuangan karier, hingga detik-detik hari terakhirnya sebelum ditemukan meninggal dunia.

Menariknya, pada bagian awal autobiografi tersebut, Fajar secara khusus menuliskan pesan tulus yang berisi harapan terakhirnya bagi para pembaca.

Di tengah beratnya penderitaan yang ia alami sendiri, Fajar menyampaikan pesan agar siapa saja yang membaca kisah hidupnya bisa memetik pelajaran berharga.

Ia sangat berharap agar orang-orang yang membaca autobiografinya dapat menemukan jalan hidup yang jauh lebih terang dan lebih bahagia daripada jalan penuh lika-liku yang terpaksa harus ia tempuh.

"Aku harap siapapun yang membaca kisahku ini dapat menemukan jalan hidupnya yang lebih terang dariku dan hidup dengan penuh kebahagiaan," tulis Fajar dalam autobiografinya, dikutip Senin (7/9/2026).

Harapan terakhir Fajar Sahrudin di autobiografinya
Harapan terakhir Fajar Sahrudin di autobiografinya
Sumber :
  • Figma/Fajar Sahrudin

 

Sejumlah netizen di media sosial X pun ikut mengomentari mengenai apa yang dilakukan oleh Fajar Sahrudin. Selain mengirim doa, tak sedikit netizen yang mengingatkan bahwa apa yang dilakukan oleh Fajar bukanlah suatu hal yang baik untuk ditiru. 

"Ini ga indah sama sekali ya guys, meski di kemas dgn aesthetic, ini mendatangkan penderitaan tak berakhir. Ini bukan yg kalian kira jalan pintas. We need you guys, so stay! You all are strong!," ujar salah satu netizen X.

"Please normalisasi ke RSJ & saranin org ke RSJ. Jangan biasakan becandain RSJ. Stop bully org ke RSJ."

"Donasi ke komunitas kesehatan mental inklusif itu warisan yang berarti. Semoga memoir-nya dibaca dengan hati-hati, bukan sebagai undangan untuk mengikuti langkah yang sama," kata netizen X lain.

(ism)

TRIGGER WARNING:

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. (ism)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih 14 Tahun, Zayn Neymar Jadi Juara Nasional ITCR 1500 Non Seeded Termuda di Mandalika Festival of Speed 2026

Masih 14 Tahun, Zayn Neymar Jadi Juara Nasional ITCR 1500 Non Seeded Termuda di Mandalika Festival of Speed 2026

Pembalap muda asal Makassar, Ananda Zayn Neymar, mencetak sejarah di dunia balap mobil Indonesia setelah meraih gelar juara nasional ITCR 1500 Non Seeded.
Viral Video CCTV Anak Diperlakukan Kasar oleh Orang Tua di Dalam Lift, Ini 5 Dampak Buruk Sering Memarahi Anak

Viral Video CCTV Anak Diperlakukan Kasar oleh Orang Tua di Dalam Lift, Ini 5 Dampak Buruk Sering Memarahi Anak

Viral video CCTV anak diperlakukan kasar oleh orang tua di dalam lift, ini 5 dampak buruk sering memarahi anak.
Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Perkuat Perlindungan Bagi Pelajar 

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Perkuat Perlindungan Bagi Pelajar 

Polisi Jogo Sekolah akan berkolaborasi dengan masyarakat, pihak sekolah, orang tua, masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait.
Jay Idzes Absen, Sassuolo Tak Menang 3 Laga Beruntun: Media Italia Ungkap Dampak Besar Kapten Timnas Indonesia

Jay Idzes Absen, Sassuolo Tak Menang 3 Laga Beruntun: Media Italia Ungkap Dampak Besar Kapten Timnas Indonesia

Absennya Jay Idzes akibat cedera membuat Sassuolo gagal menang dalam tiga laga Serie A. Media Italia menyoroti peran kapten Timnas Indonesia di lini belakang.
Kasus Pneumonia di RSUD Jombang Tembus 1.056 Pasien, 90 Meninggal Dunia

Kasus Pneumonia di RSUD Jombang Tembus 1.056 Pasien, 90 Meninggal Dunia

Panas terik, angin kencang, dan banyaknya debu diduga turut memperburuk kondisi kesehatan masyarakat.
Karhutla Gunung Ciremai, Pemadaman di Darat Terkendala Medan

Karhutla Gunung Ciremai, Pemadaman di Darat Terkendala Medan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Jawa Barat. Pemadaman di darat terkendala karena sejumlah titik api berada di ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut dan medannya sulit dijangkau.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT