3 Fakta Terbaru Kasus Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin yang Viral di Medsos
- dok.kolase tvOnenews.com/.medsos @animalfriendsjogja @steve
Jakarta, tvOnenews.com- Kabar meninggalnya seorang pria bernama Fajar Sahrudin ramai diperbincangkan di media sosial (Medsos).
Banyak dugaan bermunculan di tengah kabar dugaan bunuh diri di GBK yang membawa nama Fajar Sahrudin alias FS.
Hal ini pun sudah dikonfirmasi oleh Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo. Dalam keterangannya ada beberapa fakta baru yang perlu diketahui secara detail oleh publik.
- dok.kolase tvOnenews.com/ emdsos @stewie @steve @
Hingga tidak menimbulkan berbagai spekulasi liar. Juga tidak menyimpulkan langsung atas beberapa cuitan almarhum FS sebelum dikabarkan meninggal dunia.
Berikut 3 fakta terbaru kasus dugaan bunuh diri Fajar Sahrudin
1. Identitas Fajar Sahrudin
Dalam keterangannya, Kepolisian sudah melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada kasus dugaan bunuh diri Fajar Sahrudin.
Nama FS yang membagikan curhatan selama hidupnya viral. Dikenal dengan nama medsos @Stewie atau Steve.
Pria berinisial FS (31) merupakan warga Kedaung, Kemiling, Lampung, ditemukan dalam kondisi terbaring di area taman sekitar Pintu 10 GBK.
2. Diduga Meninggal Dunia Usai Minum Racun
Muncul pula informasi terkait lokasi penemuan jasad Fajar Sahrudin. Dia ditemukan tewas di wilayah Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pintu 10.
- X/FajarDawnVirgo | X/poyokgadanggg
Termasuk dua barang bukti yang kini masih didalami oleh Kepolisian yaitu Air minum kemasan dan racun. Hal ini masih menunggu keterangan lebih lanjut dari Polsek Tanah Abang.
Sebab tidak ditemukannya luka di bagian tubuh luar Fajar saat ditemukan di Lokasi. Sehingga Polisi akan melakukan penyelidikan untuk mendalami kasus ini.
"Petugas telah melakukan pengecekan dan olah TKP bersama Tim Identifikasi serta Dokkes. Dari hasil pemeriksaan awal pada bagian luar tubuh FS, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” ujar AKBP Dhimas dalam keterangannya yang diterima TVOnenews.com, Selasa (8/9).
3. Jenazah Dibawa ke RSCM
Sehubungan dengan kabar meninggalnya Fajar, Polisi memberitahukan jenazah sudah di bawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Maka dengan begitu, proses penemuan jasad korban dikatakan berawal dari upaya pencarian yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengenal FS.
Mereka pihak yang mengenal FS, saat itu merasa sangat khawatir dan curiga setelah membaca unggahan serta perkembangan kondisi yang bersangkutan di media sosial.
Perlu tahu juga, korban sempat menyertakan tautan dan QR code digital berisi autobiografi serta kisah hidup yang merinci tekanan berat dan riwayat perundungan (bullying) yang dialaminya.
Status kasus saat ini, sempat viral di media sosial dan pihak kepolisian masih mendalami motif serta keterangan lebih lanjut.
Selain keterangan di atas, AKBP Dhimas juga mengimbau masyarakat untuk saling peduli dengam lingkungan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk saling peduli terhadap lingkungan sekitar. Apabila menemukan seseorang yang membutuhkan pertolongan atau berada dalam kondisi darurat, segera melaporkan kepada petugas agar dapat diberikan bantuan,” jelas AKBP Dhimas.(klw)
Load more