News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Rabu, 9 September 2026 - 07:27 WIB
Potret Fajar Sahrudin
Sumber :
  • Figma/Fajar Sahrudin | X/FajarDawnVirgo

Keraguan sebagian warganet mengenai kasus ini akhirnya dijawab oleh kepolisian.

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan pihak kepolisian telah mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan medis luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi penganiayaan pada tubuh Fajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Temuan tersebut menjadi salah satu dasar bagi polisi dalam melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab kematian.

Sementara itu, dugaan bahwa Fajar meninggal karena mengakhiri hidup masih harus ditempatkan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Polisi tetap memiliki kewenangan untuk memastikan seluruh fakta berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang tersedia.

Karena itu, berbagai informasi yang beredar di media sosial sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai fakta sebelum mendapatkan konfirmasi dari pihak berwenang.

Salah satu hal yang membuat kasus Fajar semakin menyita perhatian adalah munculnya sejumlah unggahan yang diduga merupakan pesan terakhirnya.

Fajar disebut sempat menuliskan perjalanan hidupnya, termasuk pengalaman menghadapi tekanan berat.

Ia juga dikabarkan pernah menceritakan pengalaman perundungan atau bullying yang dialaminya sejak duduk di bangku SMP.

Dalam sejumlah unggahan yang beredar, Fajar juga disebut pernah mengalami beberapa episode percobaan bunuh diri sebelumnya.

1. Meninggal 6 September, Hanya Beberapa Hari Jelang 10 September

Ada satu fakta yang membuat kasus Fajar terasa semakin pilu.

Fajar ditemukan meninggal pada 6 September 2026, sementara empat hari kemudian, tepatnya 10 September 2026, dunia memperingati World Suicide Prevention Day atau Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia diperingati setiap 10 September.

Peringatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran bahwa bunuh diri dapat dicegah serta mendorong masyarakat untuk membangun percakapan yang lebih terbuka mengenai kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri.

Pada 2026, tema yang diusung masih berada dalam rangkaian tema 2024–2026, yakni "Changing the Narrative on Suicide", dengan seruan "Start the Conversation".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tema tersebut mengajak masyarakat mengubah cara memandang isu bunuh diri, dari sesuatu yang dipenuhi stigma dan kesalahpahaman menjadi pembicaraan yang lebih terbuka, penuh empati, serta berorientasi pada pencegahan.

Dengan demikian, kematian Fajar pada 6 September terjadi hanya empat hari sebelum 10 September, tanggal yang secara global didedikasikan untuk meningkatkan perhatian terhadap pencegahan bunuh diri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khamzat Chimaev Tak Pilih-Pilih Lawan, Ngaku Siap Hadapi Siapa Saja di UFC

Khamzat Chimaev Tak Pilih-Pilih Lawan, Ngaku Siap Hadapi Siapa Saja di UFC

Khamzat Chimaev belum mengetahui siapa lawan berikutnya di UFC, tetapi The Borz menegaskan siap menghadapi siapa saja demi bisa kembali bertarung secepatnya.
Real Madrid Hampir Gagal Kalahkan Inter Milan, Jose Mourinho: Itu Bisa Berakhir 6-6

Real Madrid Hampir Gagal Kalahkan Inter Milan, Jose Mourinho: Itu Bisa Berakhir 6-6

elatih Real Madrid, Jose Mourinho, menilai bahwa duel kontra Inter Milan bisa berakhir dengan skor imbang 6-6. Pertandingan pertama Los Blancos di Liga Champions telah menyajikan pertarungan seru.
BMKG Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi di Teluk Bone dan Baubau

BMKG Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi di Teluk Bone dan Baubau

BMKG mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter di kawasan Perairan Teluk Bone Barat Kabaena dan Perairan Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Volimania Korea Sebut Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Jadi Ancaman Baru di V-League, Ini Alasannya

Volimania Korea Sebut Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Jadi Ancaman Baru di V-League, Ini Alasannya

Volimania Korea Selatan menyebut bahwa duet dua pemain asing Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri dan Jordan Wilson akan menjadi ancaman baru di Liga Voli Korea 2026-2027. Penggemar tersebut pun mengungkapkan alasannya.
BMKG Tak Habis Pikir dengan Ramalan Pengamat Kanada soal Indonesia bakal Diguncang Gempa Magnitudo 9 2026

BMKG Tak Habis Pikir dengan Ramalan Pengamat Kanada soal Indonesia bakal Diguncang Gempa Magnitudo 9 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) minta masyarakat tidak terpengaruh video viral pengamat Kanada, Frankie MacDonald yang sebut Indonesia akan dihantam gempa bumi M 9,0.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa penggeledahan ini merupakan rangkaian pengembangan penyidikan atas kasus suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong
Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Financial Times, mengutip administrator baru terusan Ilya Espino de Marotta, menyatakan bahwa jumlah kapal yang melintas setiap hari di Terusan Panama dapat turun menjadi 27 kapal dalam beberapa bulan mendatang akibat kekurangan air yang parah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT