News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Fajar Sahrudin yang Ditemukan Tewas Diduga Akhiri Hidup di Area GBK di Mata Mantan Rekan Kerjanya

Ellisa, mantan rekan kerja Fajar Sahrudin alias FS (31) berbagi pandangan sosok warga Kedaung, Kemiling, Lampung yang tewas diduga mengakhiri hidup di area GBK.
Jumat, 11 September 2026 - 23:36 WIB
Fajar Sahrudin (31) atau Stewie, pria asal Kedaung, Kemiling, Lampung yang tewas diduga mengakhiri hidup di kawasan GBK
Sumber :
  • Instagram/@stewiecopp

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), warga Kedaung, Kemiling, Lampung yang ditemukan dalam kondisi terbaring dan tubuh membiru di area taman sekitar Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), terus menggegerkan publik.

Kematian Fajar Sahrudin belakangan ini viral di media sosial tak lepas dari unggahan pesan perpisahan, ucapan terima kasih, dan permintaan maaf melalui akun media sosial X dan Instagram miliknya secara terjadwal (schedule post).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penemuan jenazah Fajar Sahrudin di area GBK pun mengejutkan publik. Kabar viralnya kematian pria asal Lampung tersebut membuat salah satu mantan rekan kerjanya kaget bahwa FS telah tiada.

Ellisa, mantan rekan kerjanya mengatakan bahwa, dirinya telah mendapat kabar kematian FS. Ia menyebut bahwa FS merupakan mantan satu tim di bootcamp di salah satu edutech.

"Hari minggu lalu, dapat kabar kalau temanku ini udah enggak ada di dunia. FS ini teman satu tim aku waktu bootcamp bareng di salah satu edutech," ujar Ellisa saat dikonfirmasi tvOnenews.com, Jumat (11/9/2026).

Sosok Fajar Sahrudin di Matanya

Sosok pria bernama Fajar Sahrudin alias FS (31), warga asal Kedaung, Lampung yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK
Sosok pria bernama Fajar Sahrudin alias FS (31), warga asal Kedaung, Lampung yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK
Sumber :
  • Instagram/@stewiecopp

Ia menjelaskan bahwa, dirinya cukup mengenali kepribadian FS. Menurutnya, pria berusia 31 tahun tersebut dinilai sebagai sosok yang cerdas.

"Selama kenal, belajar bareng dan mengerjakan project bareng, dia itu orang yang sangat-sangat cerdas dan insightful," terangnya.

Di balik kecerdasannya, Ellisa baru mengetahui bahwa FS merupakan sosok yang neurodivergent complex. Istilah ini menggambarkan kondisi seseorang yang memiliki lebih dari satu kondisi neurodivergen atau berdampingan dengan trauma emosional yang mendalam.

"Qadarullah dia terdiagnosa bipolar, OCD (Obsessive-Compulsive Disorder), dan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)," tambahnya.

Ellisa baru mengetahui kondisi FS sudah lama menjalani pengobatan, baik ke psikiater maupun konseling. Aktivitas itu telah berlangsung selama bertahun-tahun dilakukan oleh pria asal Lampung itu.

"Bahkan dia pernah retreat bareng para penyitas bipolar, termasuk Marshanda. Dia enggak diam, dia berusaha keras memperbaiki kondisinya," jelasnya.

Sayangnya FS sendiri telah tiada yang diduga berkaitan dengan permasalahan hidupnya. Ellisa menilai ujian yang dihadapi korban tidak mudah.

"Dia udah yatim piatu sejak sekolah, dia kurang dekat sama keluarganya, dia enggak cocok sama beberapa circle pertemanannya, dan lain-lain," tuturnya.

Ia tidak bisa membayangkan jika ada di posisis FS. Menurutnya, perjuangan untuk menyembuhkan berbagai hal tersebut sangat tidak mudah dilakukan oleh semua orang.

"Entah seberat apa kondisinya sampai pada akhirnya dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri, aku yakin pasti berat banget sampai dia udah enggak kuat menahan sakitnya," ucapnya.

Sudah Tahu Korban Pernah Coba Bunuh Diri

Lebih lanjut, Ellisa menyoroti kasus kematian FS viral di media sosial X dan Threads. Ia justru menyayangkan masih banyak pihak yang nirempati dan menghujat kasus dialami oleh mantan rekan satu timnya.

"Ada yang mengatakan almarhum, 'attention seeker, victim mentality'. Duh jujur aku pusing keep up sama omongan-omongan banyak pihak di kedua platform itu," heran dia.

Ia selaku mantan rekan satu timnya cukup mengetahui kisah FS. Korban sempat beberapa kali ingin melakukan percobaan bunuh diri sesuai dengan tulisan yang diunggah oleh FS melalui autobiografinya.

"Dan kematiannya kemarin itu udah dia rencanakan dari tahun lalu. Desember tahun lalu, aku coba reach out almarhum dan berusaha ajak ketemu. Niatnya ingin coba meluluhkan hatinya untuk berhijrah. Qadarullah, dia menolak dan mengabaikan spam pesan-pesan aku sampai beberapa bulan berikutnya," paparnya.

"Setelah itu dia menghilang, enggak ada kabar sama sekali. Sampai hari Minggu lalu, dia publish kematiannya sendiri di akun-akun media sosialnya. Jujur sedih banget, seolah merasa gagal sebagai teman dan sesama manusia. Selama ini emang udah sering banget dengar berita-berita orang bundir, tapi baru kali ini terjadi sama teman sendiri," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, kabar pria ditemukan tewas dibenarkan oleh Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo. Penemuan FS terjadi di area GBK, Jakarta Pusat, Minggu (6/9/2026) dini hari.

Dhimas menjelaskan, awal mula peristiwa ini terungkap setelah FS membuat sejumlah unggahan di media sosial. Isinya mengenai pesan perpisahan ditujukan kepada teman-temannya.

Unggahan itu mengundang kekhawatiran bagi salah satu rekannya. Teman korban juga mengungkapkan bahwa dirinya mendapat kiriman sinyal SOS dari aplikasi atau fitur jam Xiaomi sebagai tanda bahwa korban akan mengakhiri hidupnya.

Teman FS mulanya meminta bantuan kepada pihak sekuriti GBK. Sayangnya pencarian pertama berakhir gagal sebelum ditemukan didekat pohon pintu 10 dalam Plaza Utara oleh petugas keamanan sebagai saksi tiga.

Jenazah korban langsung dibawa menuju RSCM. Meski begitu, pihak keluarga menolak autopsi dan meminta agar jenazah FS dimakamkan di Lampung.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sedikit Lagi! Ini Sisa Gol yang Harus Dicetak Cristiano Ronaldo untuk Ukir Rekor 1.000 Gol

Sedikit Lagi! Ini Sisa Gol yang Harus Dicetak Cristiano Ronaldo untuk Ukir Rekor 1.000 Gol

Berdasarkan data terkini, Cristiano Ronaldo telah mengumpulkan 985 gol resmi dari seluruh pertandingan kompetitif baik bersama klub maupun level internasional.
Terungkap! Ini Peran Dua Tersangka TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia di Bogor, Satu Masih Buron

Terungkap! Ini Peran Dua Tersangka TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia di Bogor, Satu Masih Buron

Meskipun satu buron, Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri mengungkap peran tersangka dalam kasus TPPO sebagai tentara bayaran Rusia di Bogor.
Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Adapun modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mempermudah korban untuk sampai ke Rusia menjadi tentara bayaran dan mengiming-imingi gaji yang besar.
Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup  ‎

Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup ‎

Shayne Pattynama secara resmi masuk dalam skuad dan dibawa Persija Jakarta untuk menghadapi PSMS Medan di laga perdana I League Cup 2026-2027.
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Korlantas Polri bersama sejumlah stakeholder menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Seorang mantan pegawai Amazon di Seattle, Amerika Serikat meninggal dunia diduga setelah ikuti saran medis yang diberikan ChatGPT. Pihak keluarga gugat OpenAI.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT