News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Kuasa Menahan Tangis, Korban Dugaan Pelecehan Seksual Betrand Peto Buka Suara Ungkap Kronologi

Tak kuasa menahan tangis, korban dugaan pelecehan seksual Betrand Peto gelar konferensi pers, buka suara soal kronologi lengkapnya.
Minggu, 13 September 2026 - 23:06 WIB
Korban dugaan pelecehan seksual Betrand Peto buka suara
Sumber :
  • YouTube/Reyben Entertainment - Instagram/betrandpetoputraonsu

tvOnenews.com - Kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang menyeret nama Betrand Peto terus menjadi perhatian publik. 

Setelah laporan tersebut dibenarkan pihak kepolisian, kini seorang perempuan yang mengaku sebagai korban memberikan kesaksiannya mengenai peristiwa yang dialaminya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban menyampaikan keterangannya dalam konferensi pers bersama kuasa hukumnya. 

Dalam kesempatan tersebut, ia menceritakan kronologi kejadian yang disebut berlangsung di salah satu klub di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Saat menceritakan kejadian tersebut, korban bahkan tak kuasa menahan tangis.

Menurut pengakuannya, peristiwa itu bermula ketika dirinya datang ke klub tersebut bersama dua orang temannya pada 12 September 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.

Mereka awalnya datang untuk bersenang-senang dan bertemu dengan teman-teman. 

Namun, situasi kemudian berubah setelah seorang staf klub menawarkan kepada mereka untuk ikut meramaikan ruangan yang disebut ditempati BP.

Korban dugaan TPKS Betrand Peto gelar konferensi pers
Korban dugaan TPKS Betrand Peto gelar konferensi pers
Sumber :
  • YouTube/Reyben Entertainment

Korban Tak Menyangka Akan Mengalami Pelecehan

Korban mengaku sama sekali tidak memiliki pikiran negatif ketika menerima tawaran tersebut.

"Dan saya datang ke sana, happy ketemu sama temen-temen. Lalu tiba-tiba ada salah satu staf club tersebut yang menawarkan, 'mau nggak kak ngeramein room-nya si BP ini'," ujar korban.

Dengan suara bergetar, korban mengaku tidak pernah menyangka dirinya akan mengalami kejadian yang kemudian disebut sebagai pelecehan seksual tersebut.

"Aku... (menangis) tidak pernah ada pikiran negatif kalau kita bakal nemuin apes di tempat itu. Kita iya-in," lanjutnya.

Korban kemudian mengatakan bahwa seorang staf laki-laki mengambil alih untuk mengarahkan mereka ke ruangan tersebut. Ia juga mengaku sempat diyakinkan bahwa kondisi di dalam ruangan aman.

"Awal-awal si waiters ini take over ke temannya satu lagi, cowok juga, dan temannya ini sudah make sure kalau di ruangan ini aman, nggak akan kenapa-napa," tuturnya.

Teman Korban Disebut Tidak Ada di Ruangan

Situasi berubah ketika korban sempat keluar untuk mengambil telepon genggamnya yang berada di sofa di luar ruangan.

Ketika kembali ke ruangan, ia menyadari salah satu temannya tidak berada di sana.

Korban kemudian bertanya mengenai keberadaan temannya dan mendapat informasi bahwa temannya tersebut sedang berada di toilet.

"Saya nggak pernah ada pikiran negatif, saya kira dia (BP) ngajak saya ngecek teman saya di toilet kenapa lama sekali," ungkapnya.

Namun, menurut kesaksian korban, ketika berada di depan toilet itulah dirinya justru mengalami dugaan pelecehan.

"Ternyata di depan toilet tersebut, saya dilecehin," katanya.

Kuasa Hukum Sebut Ada Dugaan Kekerasan dan Pemaksaan

Kuasa hukum korban kemudian memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai dugaan kekerasan yang disebut dialami kliennya.

Menurut kuasa hukum, perkara tersebut tidak hanya berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual, tetapi juga dugaan kekerasan dan pemaksaan.

Ia menunjukkan sejumlah bukti yang disebut berkaitan dengan kondisi fisik korban, termasuk bagian hidung, leher, tangan, hingga luka yang disebut merupakan bekas cakaran.

Ia kemudian menunjukkan sejumlah bagian tubuh korban yang disebut mengalami memar dan luka.

Kuasa hukum mengatakan bukti-bukti tersebut telah diserahkan kepada kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyampaikan bahwa kliennya dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada hari berikutnya sekitar pukul 11.00 WIB.

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lionel Messi Satu Gol dan Satu Assist, Inter Miami Menang Lagi di MLS 2026

Lionel Messi Satu Gol dan Satu Assist, Inter Miami Menang Lagi di MLS 2026

Lionel Messi berhasil mencetak gol ke-937 dalam kariernya ketika Inter Miami menghadapi New England. Dalam laga lanjutan MLS 2026 itu, sang megabintang asal Argentina mencetak sebuah gol dan assist.
Subsidi Motor Listrik Tak Kunjung Terealisasi, Ini Kata AISI

Subsidi Motor Listrik Tak Kunjung Terealisasi, Ini Kata AISI

Rencana pemerintah memberikan subsidi pembelian sepeda motor listrik mendapat sambutan positif dari Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI). Namun, rencana tersebut belum terealisasi karena pelaksanaannya mundur dari jadwal awal.
Jadwal Siaran Langsung Korea Open 2026: Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting Kembali Beraksi

Jadwal Siaran Langsung Korea Open 2026: Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting Kembali Beraksi

Jadwal siaran langsung Korea Open 2026, di mana sejumlah wakil Indonesia akan beraksi. Salah satunya Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting.
Viral Game Simulator Umrah 3D Terasa Nyata, Banyak yang Doakan Developer Masuk Surga

Viral Game Simulator Umrah 3D Terasa Nyata, Banyak yang Doakan Developer Masuk Surga

Viral game simulator umrah terasa seperti nyata, banyak yang doakan developer masuk surga.
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi yang Tewaskan Enam Orang

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi yang Tewaskan Enam Orang

Polisi menduga malfungsi sistem rem menjadi penyebab utama truk molen menghantam halte di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi, yang menewaskan 6 orang.
Mario Aji Sesalkan Gagal Finis di Moto2 Malaysia 2026, Peluang Tembus 10 Besar Sirna Gara-gara Crash

Mario Aji Sesalkan Gagal Finis di Moto2 Malaysia 2026, Peluang Tembus 10 Besar Sirna Gara-gara Crash

Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji buka suara usai dirinya gagal finis di Moto2 Malaysia 2026. Ia merasa kecewa karena peluang mengakhiri balapan di 10 besar sirna karena mengalami kecelakaan.

Trending

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Klub Liga Inggris, Liverpool mulai menyusun rencana besar untuk menghadapi kemungkinan kehilangan Virgil van Dijk. Dua bek top Eropa kini masuk radar The Reds.
Resmi! Kemnaker Umumkan Aturan BSU 2026, Bantuan Rp900 Ribu Cair November–Desember

Resmi! Kemnaker Umumkan Aturan BSU 2026, Bantuan Rp900 Ribu Cair November–Desember

Kemnaker resmi menerbitkan aturan BSU 2026 sebesar Rp900 ribu. Simak jadwal pencairan, empat syarat penerima, hingga cara cek status bantuan.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Pelatih Kanchanaburi FC, Park Hang-seo, menjadi korban rasisme usai diejek sebutan "Kimchi Man" oleh suporter Pattaya United dalam laga lanjutan Liga 2 Thailand
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT