Siapa Amelia De La Rama? Aktris Filipina yang Disebut Menjadi Istri Rahasia Soekarno
- YouTube Absolute Westerns
tvOnenews.com — Jika membahas istri-istri Presiden pertama RI Soekarno, yang terlintas pasti Fatmawati ataupun Ratna Dewi Soekarno yang berasal dari Jepang.
Namun dari sekian banyak istri Soekarno yang selama ini cukup familiar di kalangan masyarakat, ternyata ada satu yang kurang begitu dikenal namanya.
Adalah Amelia De La Rama, aktris Filipina era 1940 hingga 1960-an yang menyimpan kisah cukup menarik dalam sejarah kehidupan pribadi Bung Karno hingga akhir hayatnya.
Menurut berbagai literatur sejarah, pertemuan pertama antara Soekarno dengan Amelia De La Rama terjadi di Manila pada 1963 sebelum memulai hubungan lebih serius.
Soekarno dan Amelia De La Rama bahkan memutuskan untuk menikah pada 1964 di Jakarta. Akan tetapi, kisah tersebut baru terungkap ke publik di tahun 1979.
Lantas, siapa Amelia De La Rama?
Profil Amelia De La Rama
- YouTube Absolute Westerns
Lahir dengan nama Amelia Amante, pada 1927 di Bulacan, Filipina, Amelia De La Rama berasal dari keluarga konservatif sebelum masuk panggung hiburan Filipina.
Karier keartisannya dimulai saat membintangi film berjudul Pangarap Ko'y Ikaw Rin (1947) dan Bulakenyo (1949). Ia juga tampil di film The Steel Claw (1961) produksi Warner Bros.
Kisah cinta Amelia De La Rama memang menarik untuk dibahas. Sebelum bersanding dengan Bung Karno, ia telah lebih dahulu berkeluarga.
Di pernikahan terdahulunya, Amelia De La Rama punya seorang putra bernama Jimmy De La Rama yang kemudian dia gunakan sebagai nama panggungnya.
Setelah pernikahan pertamanya kandas, Amelia De La Rama bertemu dengan Soekarno di Manila pada 1963 dalam agenda gagasan Maphilindo.
Maphilindo merupakan gagasan hubungan politik regional yang melibatkan Malaysia, Filipina dan Indonesia dalam konferensi Manila pada Juli-Agustus 1963.
Pada momen itu, Soekarno diperkenalkan dengan Amelia De La Rama yang saat itu namanya tengah naik daun sebagai aktris papan atas Filipina.
Hubungan Soekarno-Amelia Berlanjut
- Viva
Dari pertemuan di Manila, hubungan Soekarno dengan Amelia De La Rama ternyata berlanjut. Bung Karno bahkan punya panggilan spesial 'Sampaguita'.
Sampaguita merupakan bunga nasional Filipina yang digambarkan sangat indah. Maka tak heran, bunga itu dijadikan kiasan terhadap sesuatu yang cantik.
Pada 1964, sebuah dokumen yang tersimpan dalam koleksi pribadi Presiden Filipina Ferdinand Marcos menyinggung hubungan spesial Soekarno dan Amelia De La Rama.
Dalam dokumen tersebut, disebut bahwa hubungan keduanya berkaitan dengan kepentingan bisnis antar negara. Namun, klaim ini tidak dapat diperlakukan sebagai bukti tunggal.
Di tahun yang sama, Amelia De La Rama datang ke Indonesia. Saat itu, ia diisukan dinikahi diam-diam oleh Bung Karno di Masjid Baiturrahim, Jakarta.
Dalam keterangannya beberapa tahun setelahnya, Amelia yang meminta agar pernikahan ini dirahasiakan mengingat status Soekarno sebagai Presiden RI.
Terungkap Pada 1979
- ANTARA
Konon ketika pergantian kekuasaan di Indonesia, Amelia De La Rama kembali ke negaranya atas permintaan Soekarno. Ia bahkan tak hadir saat sang suami wafat.
Kemudian di bulan Februari 1979, Amelia De La Rama menerima wawancara dari The Standard setelah mengunjungi makam Soekarno di Blitar, Jawa Timur.
Pada kesempatan itu, Amelia De La Rama memuji Soekarno sebagai sosok pria yang cukup pengertian, kelembutan hingga kasih sayang kepadanya.
Enam bulan setelah Soekarno meninggal dunia, Amelia De La Rama dikabarkan menikah lagi dengan James Willard Braly, pensiunan pilot Angkatan Udara Amerika Serikat.
Namun, pernikahan Amelia De La Rama dengan eks ajudan Presiden AS Dwight Eisenhower tersebut berakhir dengan perceraian pada 1985.
Load more