News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warganet Bagikan Potret Kalimantan Terkini, Kualitas Udara Pontianak Masih Berbahaya

Warganet membagikan Potret Kalimantan Terkini, mulai dari kabut asap hingga kualitas udara Pontianak yang disebut masih berbahaya akibat karhutla.
Rabu, 16 September 2026 - 16:08 WIB
Kualitas Udara di Pontianak, Kalimantan Barat
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / iqair.com / Threads @anadeabrilia

tvOnenews.com - Kalimantan kembali menjadi sorotan setelah sejumlah warganet membagikan Potret Kalimantan Terkini di media sosial. Unggahan tersebut memperlihatkan kondisi kabut asap di sejumlah daerah, sementara kualitas udara Pontianak juga masih menjadi perhatian.

Melalui Threads, Denny Sumargo kembali membuat cuitan pada 16 September 2026 siang hari. Ia menanyakan kondisi terbaru Kalimantan setelah sebelumnya sejumlah wilayah diguyur hujan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemarin Kalimantan katanya hujan ya? Sudah membaik sekarang? Api dan asapnya gimana?” tulis Denny Sumargo dalam unggahannya.

Dalam waktu sekitar satu jam, unggahan tersebut dipenuhi beragam reaksi. Warganet dari sejumlah daerah kemudian membagikan kondisi terkini di wilayah mereka, termasuk informasi mengenai kabut asap dan kualitas udara.

“Palangkaraya, Kalteng Ko... Plus bonus mati listrik bergilirnya tiap hari,” tulis akun @my_qay dengan membagikan tangkapan layar kualitas udara di Palangkaraya yang menunjukkan indeks kualitas udara dalam kategori berbahaya. Unggahan itu juga memperlihatkan pemberitahuan mengenai pemadaman listrik bergilir.

kalimantan
Kualitas Udara di Palangkaraya. (Sumber: Threads @my_qaj)

Sementara itu, akun @derrick_rick menyebut hujan memang turun di sebagian wilayah, tetapi kondisi kabut asap kembali terjadi.

“Hujan bener, tapi asap kembali melanda. Daerah hujan itu daerah Kota Pontianak dan sekitarnya, tapi tidak semua. Kayong Utara sampai Ketapang semalam masih terbakar dan asap sekarang mulai mengarah kembali ke Pontianak. Seperti begitu kira-kira @sumargodenny,” tulisnya.

Akun @anadeabrilia juga ikut membagikan tangkapan layar kualitas udara Pontianak yang disebut berada dalam indeks berbahaya. Ia turut mengunggah potret kondisi Pontianak yang menunjukkan suasana berkabut.

kalimantan
Kualitas Udara di Pontianak. (Sumber: Threads @anadeabrilia)

Keluhan serupa disampaikan akun @hanifaabw yang menyebut kondisi di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, belum sepenuhnya membaik.

“Pangkalan Bun, Kalteng, belum hujan. Bahkan kabut asap ga muncul pas pagi doang, tapi siang dan sore juga tebal asapnya,” tulis akun tersebut.

Akun @yohk.borneo.indonesia juga memberikan penjelasan terkait kondisi karhutla dan hujan yang turun di sejumlah titik.

“Hi, Kak Denny! Hujan memang turun di beberapa titik, tapi belum merata dan area yang terdampak hujan masih cukup kecil. Jadi, untuk titik-titik api yang masih muncul, saat ini masih terus diupayakan pemadaman secara manual di lapangan oleh gabungan berbagai pihak. Asap juga masih ada di beberapa lokasi. Bahkan yang Mimin cek itu masih tergolong sangat parah!” tulisnya.

Kondisi serupa turut disampaikan akun @novifebrian yang membagikan keadaan di depan rumahnya di Ampah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

“Ampah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Sampai hari ini masih belum padam, masih terus ada lahan yang terbakar. Makin hari asapnya makin pekat. Jauh dari kata membaik,” tulis akun tersebut.

kalimantan
Kondisi Asap di Ampah, Kabupaten Barito, Kalimantan Tengah. (Sumber: Threads @novifebrian)

Warganet lainnya, @choco.honey_, menyebut hujan yang turun di wilayahnya berlangsung sangat singkat. Ia juga menggambarkan kondisi asap yang masih terasa di sekitar permukiman.

“Hujan ga sampai 5 menit, Bang, bahkan gambut Kalimantan Selatan sampai detik ini dikepung api dan blm ada hujan, bau asap di mana-mana bahkan nempel di baju yang kita pakai. Hari-hari mendung kayak mau hujan, padahal bukan mau hujan, tapi asap pembakaran yang tebal sehingga melindungi cahaya matahari,” tulisnya.

Kondisi yang dibagikan warganet tersebut muncul ketika pemerintah masih melakukan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan. Berdasarkan siaran pers Kementerian Kehutanan pada 14 September 2026, hingga 13 September pukul 21.20 WIB tercatat 592 hotspot high confidence secara nasional.

Pada enam provinsi prioritas, Kalimantan Tengah tercatat memiliki 89 hotspot high confidence, Kalimantan Selatan 28 titik, dan Kalimantan Barat 14 titik. Angka di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat saat itu memang turun cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya.

Namun, data tersebut kembali berubah pada 14 September. Kementerian Kehutanan mencatat hotspot high confidence secara nasional melonjak menjadi 1.437 titik. Kalimantan Tengah menjadi salah satu wilayah dengan peningkatan paling besar, yakni mencapai 689 titik.

Kementerian Kehutanan menyebut penanganan karhutla terus dilakukan melalui operasi darat, water bombing, patroli udara, pembasahan lahan, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Pemerintah juga mengingatkan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan dari satelit sehingga tetap membutuhkan verifikasi melalui groundcheck.

Sementara itu, kondisi udara di Pontianak pada 16 September masih menunjukkan adanya udara kabur. 

Situasi tersebut turut memperlihatkan bahwa hujan yang turun di sebagian wilayah belum otomatis membuat kondisi seluruh Kalimantan kembali normal. Sejumlah warganet masih melaporkan asap, kebakaran lahan, serta jarak pandang yang terganggu di daerah masing-masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak asap diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker, menjaga asupan cairan, serta memperhatikan kondisi kesehatan. Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Pelatih Timnas Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme, PSSI-nya Thailand Buka Suara

Eks Pelatih Timnas Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme, PSSI-nya Thailand Buka Suara

Eks pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo, menjadi korban dugaan penghinaan rasial di Liga Thailand. Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) merespons beri langkah.
Jadwal I.League Cup 2026-2027 Hari Ini: Persija Jakarta, Dewa United hingga Persebaya Surabaya Beraksi

Jadwal I.League Cup 2026-2027 Hari Ini: Persija Jakarta, Dewa United hingga Persebaya Surabaya Beraksi

I.League Cup 2026-2027 akan mulai bergulir pada Selasa (3/11/2026) ini. Sejumlah klub besar Super League pun sudah langsung berlaga, termasuk Persija Jakarta, Arema FC, dan Persebaya Surabaya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Tips Suami Betah di Rumah dan Tak Tergoda Wanita Lain, Ini Pesan Ustaz Khalid Basalamah

Tips Suami Betah di Rumah dan Tak Tergoda Wanita Lain, Ini Pesan Ustaz Khalid Basalamah

Tips suami betah di rumah dan tak tergoda wanita lain, ini pesan Ustaz Khalid Basalamah.
Link Live Streaming Korea Open 2026: Ada 4 Wakil Indonesia Unjuk Gigi, Mutiara Ayu Puspitasari Main

Link Live Streaming Korea Open 2026: Ada 4 Wakil Indonesia Unjuk Gigi, Mutiara Ayu Puspitasari Main

Link live streaming Korea Open 2026 hari ini, Selasa (3/11/2026), sejumlah wakil Indonesia akan memulai perjuangan di turnamen BWF World Tour Super 500 yang berlangsung di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan.
Bandingkan dengan Canelo Alvarez, Conor McGregor Bidik Rekor Penjualan Fantastis dalam Comeback Terakhir di UFC

Bandingkan dengan Canelo Alvarez, Conor McGregor Bidik Rekor Penjualan Fantastis dalam Comeback Terakhir di UFC

Conor McGregor berambisi menutup kariernya di UFC dengan gemilang. Ia bahkan bertekad memecahkan rekor penjualan dalam pertarungan terakhirnya di dunia MMA.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT