News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Tunggu Air Berubah Warna, Ini Alasan Tangki Water Heater Perlu Dikuras Rutin

Tangki water heater yang jarang dikuras dapat mengalami penumpukan kerak dan sedimen. Kenali dampaknya terhadap performa, energi, dan usia perangkat
Minggu, 27 September 2026 - 22:52 WIB
Ilustrasi Jangan Tunggu Air Berubah Warna, Ini Alasan Tangki Water Heater Perlu Dikuras Rutin
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Water heater kerap dianggap sebagai perangkat rumah tangga yang cukup dipasang lalu digunakan setiap hari. Selama air panas masih mengalir, perhatian terhadap bagian dalam tangki pun sering terlupakan. 

Padahal, seperti perangkat lain yang terus bekerja, tangki penyimpan air juga membutuhkan perawatan secara berkala. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam tangki, air yang terus dipanaskan dapat meninggalkan endapan mineral dan sedimen dari waktu ke waktu. Pada kondisi tertentu, penumpukan tersebut dapat membentuk kerak di dasar tangki atau komponen pemanas.  

Jika dibiarkan, lapisan sedimen dapat menghambat proses perpindahan panas sehingga perangkat bekerja lebih keras dan membutuhkan waktu lebih lama untuk memanaskan air. Produsen water heater Rheem juga menyebut sediment buildup sebagai salah satu faktor yang dapat menurunkan efisiensi dan meningkatkan biaya energi.

Masalahnya, penumpukan tersebut tidak selalu terlihat dari luar. Gejalanya baru terasa ketika air lebih lama panas, jumlah air panas yang tersedia berkurang, muncul suara gemuruh atau letupan dari tangki, hingga air keluar dalam kondisi keruh atau berubah warna. 

Melansir dari The Department of Energy's Energy, dalam jangka panjang, sedimentasi dan korosi juga dapat meningkatkan risiko kerusakan pada tangki. Dokumen teknis Departemen Energi Amerika Serikat mencatat bahwa sediment buildup di dasar tangki dapat menyebabkan kegagalan tangki lebih dini.

Kerak dan Endapan Bisa Membuat Water Heater Bekerja Lebih Keras

Air yang digunakan sehari-hari membawa berbagai mineral. Pada wilayah dengan air yang lebih keras, kandungan kalsium dan magnesium dapat meninggalkan endapan ketika air dipanaskan. Seiring waktu, mineral tersebut dapat membentuk lapisan kerak yang menempel di dalam sistem.

Rheem menjelaskan bahwa mineral dari air keras dapat mengendap di dasar tangki atau melapisi elemen pemanas. Lapisan tersebut menjadi penghalang antara sumber panas dan air sehingga perangkat harus bekerja lebih lama untuk mencapai suhu yang diinginkan. Kondisi ini pada akhirnya dapat meningkatkan penggunaan energi.

Sedimen yang menumpuk juga dapat menimbulkan suara tidak biasa ketika water heater bekerja. Suara seperti gemuruh atau letupan menjadi salah satu tanda yang patut diperhatikan. Selain itu, waktu pemanasan yang semakin lama, air panas yang lebih cepat habis, atau perubahan warna air dapat menjadi sinyal bahwa unit membutuhkan pemeriksaan dan perawatan.

Karena itu, pengurasan atau *flushing* menjadi bagian penting dalam perawatan water heater bertangki. Namun, frekuensinya tidak selalu sama untuk setiap rumah. Kondisi air, tingkat kekerasan air, pola penggunaan, jenis perangkat, serta petunjuk produsen perlu menjadi pertimbangan. Rheem, misalnya, merekomendasikan pengurasan tahunan untuk sebagian besar rumah dan interval lebih sering pada kondisi air keras.

Bukan Sekadar Soal Air Panas, tetapi Juga Perawatan

Pengurasan bertujuan mengeluarkan sedimen yang mengendap di bagian bawah tangki. Produsen water heater State Water Heaters menjelaskan bahwa partikel tanah dan pasir dari air dapat mengendap dan membentuk lapisan sedimen. Mereka juga menyebut jumlah endapan dipengaruhi kualitas dan tingkat kekerasan air.

Perawatan rutin juga penting untuk mengawasi tanda-tanda korosi dan kebocoran. Komponen seperti *anode rod* pada water heater bertangki berfungsi membantu melindungi bagian dalam tangki dari korosi dan perlu diperiksa secara berkala sesuai petunjuk produk. Jika sudah terkikis atau habis, komponen tersebut mungkin perlu diganti.

Di Indonesia, persoalan pengurasan sering kali bukan karena pengguna tidak peduli, melainkan karena prosesnya dianggap merepotkan. Pengguna biasanya harus menunggu teknisi datang untuk membuka, menguras, dan memeriksa tangki. Biaya kunjungan teknisi juga dapat menjadi pertimbangan tersendiri.

Kondisi tersebut mendorong hadirnya pendekatan baru dalam perawatan water heater. Salah satunya ditawarkan melalui lini UltimateHome Series dari Electrolux, yang menghadirkan fitur Easy Drain dan Self Drain agar pengguna dapat melakukan pengurasan secara lebih mandiri.

Pada varian UltimateHome 700, fitur Easy Drain memungkinkan air dalam tangki dikeluarkan dengan membuka valve. Sementara varian UltimateHome 300 dan 500 menggunakan sistem Self Drain yang dapat dioperasikan dengan kunci Inggris. Lini tersebut terdiri dari tujuh model dengan kapasitas 10 hingga 30 liter serta pilihan daya berbeda.

Selain mekanisme pengurasan, varian tertingginya memiliki fitur SilverIon+, ScaleShield, Remote Control, dan Triple Power. Sementara seluruh lini menawarkan pilihan daya yang berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan pemanasan air.

Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mencegah Masalah Lebih Besar

Perawatan water heater pada akhirnya bukan hanya soal membuat air panas tetap tersedia. Kebiasaan memeriksa kondisi tangki, memperhatikan perubahan warna air, mendengarkan suara tidak biasa, serta melakukan pengurasan sesuai petunjuk produsen dapat membantu mendeteksi persoalan sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih mahal.

Namun, jadwal perawatan sebaiknya tetap disesuaikan dengan panduan model yang digunakan, kondisi air, dan tingkat penggunaan. Untuk unit yang sudah menunjukkan kebocoran, korosi berat, atau gangguan kelistrikan, pemeriksaan oleh teknisi tetap diperlukan.

"Kenyamanan sebenarnya dimulai dari bagian dalam yang bersih dan terawat. Melalui teknologi Easy Drain dan Self Drain, kami ingin memastikan konsumen mendapatkan water heater yang nyaman, aman, dan mudah dirawat tanpa harus selalu bergantung pada teknisi. Inilah komitmen kami untuk menjadi pilihan yang lebih cerdas bagi keluarga modern di Indonesia," ujar Rino Nainggolan, Head of Product Line Wellbeing Category Electrolux Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, persoalan water heater bukan berhenti pada seberapa cepat air menjadi panas. Bagian yang sering tidak terlihat justru membutuhkan perhatian: tangki tempat air disimpan. 

Kerak, mineral, sedimen, dan korosi yang dibiarkan menumpuk dapat memengaruhi kinerja dan umur perangkat. Karena itu, pengurasan dan pemeriksaan berkala sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas perawatan rumah, bukan baru dilakukan setelah masalah muncul. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin Sensasi di Korea, Megawati Hangestri Diserbu Fans Minta Foto dan Tanda Tangan Jelang KOVO Cup 2026

Bikin Sensasi di Korea, Megawati Hangestri Diserbu Fans Minta Foto dan Tanda Tangan Jelang KOVO Cup 2026

Bintang voli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi kembali menyedot perhatian publik Korea Selatan. Meski belum melakoni debut resminya bersama klub baruny
PT Virgo Karya Shipping: Operasi Pengangkatan Bangkai Kapal Virgo di Laut Jawa Dilaksanakan Oktober 2026

PT Virgo Karya Shipping: Operasi Pengangkatan Bangkai Kapal Virgo di Laut Jawa Dilaksanakan Oktober 2026

PT Virgo Karya Shipping memastikan operasi pengangkatan bangkai Kapal Virgo yang tenggelam di Laut Jawa dilaksanakan pada Oktober 2026. 
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak yang Kariernya Paling Bersinar pada 5 Oktober 2026: Virgo Jadi Andalan Baru

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak yang Kariernya Paling Bersinar pada 5 Oktober 2026: Virgo Jadi Andalan Baru

Memasuki pekan kedua Oktober 2026, sejumlah zodiak diprediksi punya peluang menarik dalam urusan pekerjaan dan perkembangan profesional. Apakah kamu termasuk?
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Prediksi Pemain Senior Persib soal Final Timnas Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Pemain Senior Persib soal Final Timnas Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026

Gelandang senior Persib Bandung Dedi Kusnandar menyuarakan rasa optimistis tinggi terhadap peluang Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 saat bersua ..
Ungkapan Heran John Herdman Malaysia Bisa Bantai Singapura 6-0: Laga Paling Gila dalam Kariernya

Ungkapan Heran John Herdman Malaysia Bisa Bantai Singapura 6-0: Laga Paling Gila dalam Kariernya

Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman mengaku dibuat sangat kaget dengan hasil laga lain di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 saat Malaysia membantai Singapura

Trending

Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand di partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Ungkapan Heran John Herdman Malaysia Bisa Bantai Singapura 6-0: Laga Paling Gila dalam Kariernya

Ungkapan Heran John Herdman Malaysia Bisa Bantai Singapura 6-0: Laga Paling Gila dalam Kariernya

Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman mengaku dibuat sangat kaget dengan hasil laga lain di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 saat Malaysia membantai Singapura
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
Dua Pria Diduga Pasangan Gay Ngamuk di Stasiun Manggarai Usai Aksi 'Main' dalam Bilik Toilet Dipergoki

Dua Pria Diduga Pasangan Gay Ngamuk di Stasiun Manggarai Usai Aksi 'Main' dalam Bilik Toilet Dipergoki

Dari video yang dilihat tim tvOnenews.com, dua pria tersebut tengah diciduk petugas keamanan usai kedapatan masuk ke dalam satu bilik toilet secara bersamaan.
John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

Tampil di partai final, John Herdman tentu akan menurunkan skuad terbaiknya ketika Timnas Indonesia menjamu Thailand di Stadion Utama Gelora BUng Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT