News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Pengkhianatan Mantan Santri dalam Tragedi Berdarah PKI Madiun 1948

Tragedi kelam pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) Madiun tahun 1948 menyisakan noda hitam dalam sejarah panjang Republik Indonesia. Di bawah komando -
Rabu, 30 September 2026 - 18:30 WIB
Kolase foto, Sadisnya PKI saat Culik dan Habisi Para Kiai dan Santri pada Tahun 1948, Mereka Bahkan Punya Slogan Mengerikan untuk Pembantaian
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com – Tragedi kelam pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) Madiun tahun 1948 menyisakan noda hitam dalam sejarah panjang Republik Indonesia.

Di bawah komando Muso, gerombolan PKI melancarkan gelombang teror sistematis yang menyasar aparat, pejabat, hingga kalangan kiai dan santri di berbagai wilayah Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kala itu, narasi provokatif dihembuskan pasukan PKI tanpa tedeng aling-aling: "Pondok bobrok, langgar bubar, santri mati."

Cuplikan Film Pengkhiatanan G30S PKI, suasana rapat pimpinan operasi militer G30S PKI
Cuplikan Film Pengkhiatanan G30S PKI, suasana rapat pimpinan operasi militer G30S PKI
Sumber :
  • Dok. Film Pengkhianatan G30S PKI

Ancaman itu bukan sekadar gertakan kosong. Pesantren-pesantren besar yang dianggap sebagai benteng pertahanan Islam dihancurkan karena dinilai menjadi penghalang utama penyebaran ideologi komunisme.

Pengkhianatan di Pesantren Sabilil Muttaqin Takeran

Salah satu titik pembantaian paling memilukan terjadi di Pesantren Sabilil Muttaqin (PSM) Takeran, Magetan. Pimpinan pesantren, Kiai Imam Mursyid, menjadi target utama penculikan.

Ironisnya, aksi keji tersebut didalangi oleh mantan santrinya sendiri, Ilyas alias Sipit, yang bergerak bersama anak buah Muso bernama Suhud.

Mereka menjebak Kiai Mursyid dengan dalih ajakan berunding soal pemandangan politik "Republik Soviet Indonesia".

Awalnya Kiai Mursyid menolak karena menaruh curiga pada Sipit yang tak lagi menjalankan ibadah salat.

Namun, ancaman pembakaran pesantren yang terus ditiupkan memaksa sang kiai akhirnya bersedia dibawa pergi.

Kolase foto, Sadisnya PKI saat Culik dan Habisi Para Kiai dan Santri pada Tahun 1948, Mereka Bahkan Punya Slogan Mengerikan untuk Pembantaian
Kolase foto, Sadisnya PKI saat Culik dan Habisi Para Kiai dan Santri pada Tahun 1948, Mereka Bahkan Punya Slogan Mengerikan untuk Pembantaian
Sumber :
  • Tangkapan layar

Tak berhenti di situ, pasukan PKI juga berburu tokoh besar lainnya, Kiai Muhammad Termuji.

Meski target utama tersebut lolos karena sedang berada di luar kota, pasukan PKI melampiaskan kemarahan dengan melakukan penangkapan massal terhadap puluhan pengasuh pondok.

Sebanyak 14 tokoh agama gugur dibantai secara sadis. Hingga detik ini, jasad Kiai Imam Mursyid tak pernah ditemukan dan bahkan tak ada catatan resmi mengenai eksekusi dirinya dalam dokumen internal PKI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teror Merembet ke Gontor hingga Akhir Hidup Muso

Gelombang pembantaian tak hanya menyasar Takeran. Pesantren Tegalrejo Ponorogo, Pacitan, hingga Pondok Modern Darussalam Gontor turut menjadi sasaran teror gerombolan komunis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Dugaan Pungli Lapas, KPK: Kalau Data Lengkap Pasti Dilaporkan

Soal Dugaan Pungli Lapas, KPK: Kalau Data Lengkap Pasti Dilaporkan

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan laporan tersebut dapat disampaikan kepada KPK maupun aparat penegak hukum (APH) lainnya.
Gubernur Pramono Pastikan Penyesuaian Tarif Hanya Berlaku untuk Transjakarta-Transjabodetabek, MRT dan LRT Aman

Gubernur Pramono Pastikan Penyesuaian Tarif Hanya Berlaku untuk Transjakarta-Transjabodetabek, MRT dan LRT Aman

Rencana penyesuaian ongkos transportasi umum oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dipastikan hanya menyasar ekosistem bus, yakni Transjakarta serta Transjabodetabek, termasuk jaringan pengumpan seperti Mikrotrans dan Jaklingko. 
Mercedes Tampil dengan Livery Spesial di F1 GP Bahrain 2027

Mercedes Tampil dengan Livery Spesial di F1 GP Bahrain 2027

Tim Mercedes menghadirkan kejutan menjelang tampil di F1 GP Bahrain 2026. Yakni menyiapkan livery khusus untuk mobil W17.
Gugatan Keabsahan Ijazah Wapres Gibran, Pakar Pertanyakan Lahirnya Pasal 'Selundupan'

Gugatan Keabsahan Ijazah Wapres Gibran, Pakar Pertanyakan Lahirnya Pasal 'Selundupan'

Keabsahan Gibran Rakabuming Raka dalam pencalonannya sebagai calon Wakil Presiden (Wapres) RI pada perhelatan Pilpres 2029 masih dipertanyakan usai dinilai cacat admistrasi berupa syarat pendidikan yakni ijazah SMA.
Suasana Riang Gembira Warnai Sesi Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Bangladesh, Optimistis Lolos ke Final?

Suasana Riang Gembira Warnai Sesi Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Bangladesh, Optimistis Lolos ke Final?

‎Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni laga menghadapi Bangladesh. Ini menjadi laga hidup dan mati demi bisa mengamankan tiket partai final FIFA ASEAN Cup 2026.
Fernando Alonso Bertahan di Aston Martin, Duet dengan Lance Stroll Lanjut ke F1 2027

Fernando Alonso Bertahan di Aston Martin, Duet dengan Lance Stroll Lanjut ke F1 2027

Aston Martin resmi kembali mempertahankan dua pembalap andalannya, Fernando Alonso dan Lance Stroll untuk Formula 1 musim 2027.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT