News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sinopsis Film Empat Musim Pertiwi Karya Kamila Andini hingga Daftar Pemainnya, Diperankan Putri Marino dan Arya Saloka

Film terbaru karya Sutradara Kamila Andini, Empat Musim Pertiwi mengangkat tema perjalanan perempuan yang memulihkan trauma masa lalu diperankan Putri Marino.
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:54 WIB
Film Empat Musim Pertiwi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Jakarta, tvOnenews.com - Film terbaru karya Sutradara Kamila Andini, Empat Musim Pertiwi mencuri perhatian publik. Film tersebut diperankan oleh aktor Arya Saloka (Bisma) dan Putri Marino (Pertiwi).

Film Empat Musim Pertiwi yang ditulis oleh Kamila Andini mengangkat tema utama tentang perjalanan perempuan, pemulihan trauma masa lalu, pelecehan seksual hingga benturan antara modernitas dan ketimpangan sosial di sebuah desa di kawasan Gunung Bromo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putri Marino sebagai Pertiwi (karakter utama) harus melewati masa sulit dan perjuangan kehidupan. Ia bahkan menjadi perempuan yang mendapatkan ketidakadilan bermula saat masih gadis 16 tahun sebagai korban pemerkosaan.

Pertiwi yang baru bebas setelah 20 tahun dipenjara menghadapi penolakan, luka masa lalu, serta rahasia gelap yang tersembunyi saat pulang ke kampung halamannya. Kamila Andini merasa film tersebut mampu membawa penonton sadar terutama tentang perempuan.

"Kita bisa melihat kedalaman hati seseorang di tengah sebuah ruang. Itu merupakan salah satu tantangan besar," ujar Kamila Andini dalam konferensi pers film Empat Musim Pertiwi di XXI Epicentrum, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).

Sinopsis Film Empat Musim Pertiwi

Arya Saloka dan Putri Marino di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (1/10/2026)
Arya Saloka dan Putri Marino di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (1/10/2026)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Dilihat tvOnenews.com dalam Press Screening, film ini mulanya mengisahkan sosok Pertiwi. Perempuan yang baru bebas dari penjara dan kembali ke sebuah desa asalnya setelah mendekam 20 tahun di dalam sel.

Pertiwi masuk penjara saat masih gadis berusia 16 tahun. Ia mendapat tuduhan telah membunuh seorang pria yang dinilai tidak bersalah oleh masyarakat desa asalnya di kawasan Bromo.

Berdasarkan kejadian di masa lalu, Pertiwi remaja (Shofia Shireen) menjadi korban pemerkosaan oleh sosok Jonet diperankan oleh Nagra Pakusadewo. Ia pun terpaksa mengambil sebuah pecahan botol kaca namun tertusuk ke tubuh seorang teman Jonet.

Sayangnya Pertiwi tidak mendapat sambutan baik oleh keluarga dan warga sekitarnya. Mereka masih menyimpan ingatan masa lalu Pertiwi remaja sehingga ditolak saat ingin menjalani kehidupan lamanya.

Beruntungnya Pertiwi masih dikelilingi oleh orang-orang yang masih menerimanya, di antaranya Mak Ira (Christine Hakim), Bisma (Arya Saloka), Niken (Hana Malasan), Raras (Hanna Aretha), dan Ibu Raras (Maryam Supraba).

Hal yang menarik dan membuat audiens tertawa terjadi setiap Pertiwi berbincang dengan Mak Ira, karakter mantan pelacur sekaligus ibu Niken yang putrinya menjadi istri Bisma.

Bisma yang merupakan mantan kekasihnya juga mengutarakan rasa sayang dan kepeduliannya kepada Pertiwi. Situasi ini membuat Pertiwi semakin tegar dan terus menolong perempuan yang mendapat ketidakadilan, seperti Kuntet (Dwika Pradnyana) hingga Raras.

Pertiwi bahkan terus mencari kembali kehidupan lama dan barunya. Orang-orang terdekatnya pun terus memberikan dukungan meski belum sepenuhnya warga desa bisa menerima kehadirannya.

Daftar Pemain Film Empat Musim Pertiwi

  • Putri Marino (Pertiwi)
  • Arya Saloka (Bisma)
  • Christine Hakim (Mak Ira)
  • Hana Pitrashata Malasan (Niken)
  • Iswandi Pratama (ayah Pertiwi)
  • Hargo Sundari (ibu Pertiwi)
  • Totos Rasiti (Fajar/kepala desa)
  • Nagra Pakusadewo (Jonet/calon kepala desa/selingkuhan Niken)
  • Shofia Shireen (Pertiwi remaja)
  • Dwika Pradnyana (Kuntet)
  • Hanna Aretha (Raras)
  • Maryam Supraba (ibu Raras)
  • Ayub Antah (Garong)
  • Stephania Shakilla Cornelia (Wanda)

(hap)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KOVO Cup 2026 Mulai dalam Waktu Dekat, Pelatih Hyundai Hillstate Malah Dihadapkan Keputusan Krusial

KOVO Cup 2026 Mulai dalam Waktu Dekat, Pelatih Hyundai Hillstate Malah Dihadapkan Keputusan Krusial

Menjelang dimulainya KOVO Cup 2026, pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, dihadapkan dengan sebuah keputusan krusial terkait komposisi skuad terbaiknya.
Tiba di Singapura, Gavin Lee Respons Kekecewaan Suporter Imbas Kalah Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Tiba di Singapura, Gavin Lee Respons Kekecewaan Suporter Imbas Kalah Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Singapura menutup turnamen dengan kontroversi kekalahan atas Malaysia di laga pamungkas FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Temuan Influenza A di Tangerang Capai 30 Ribu Kasus Sepanjang Januari-September 2026, Kadinkes: Hampir Ribuan Kasus per Bulan

Temuan Influenza A di Tangerang Capai 30 Ribu Kasus Sepanjang Januari-September 2026, Kadinkes: Hampir Ribuan Kasus per Bulan

Temuan paparan influenza A di Kabupaten Tangerang mencapai 30.000 kasus sepanjang periode Januari hingga September 2026 atau hampir ribuan kasus per bulan.
Thomas Tuchel Akui Pemain Manchester City Was-was, Persiapan Inggris di UEFA Nation League

Thomas Tuchel Akui Pemain Manchester City Was-was, Persiapan Inggris di UEFA Nation League

Menurut Thomas Tuchel, para pemain Manchester City yang sedang berada di skuad Inggris wajar merasa khawatir karena masa depan klub mereka masih belum jelas.
12 Orang Luka-luka, KAI Ungkap Eskalator Stasiun Duri Belum Dioperasikan

12 Orang Luka-luka, KAI Ungkap Eskalator Stasiun Duri Belum Dioperasikan

Insiden kerusakan fasilitas bagi penumpang terjadi di Stasiun Duri, Jakarta Barat pada Sabtu (3/10/2026).
Viral Video 8 Detik Remaja Diduga Berbuat Asusila, Ingatkan Peran Orang Tua dalam Membimbing Anak

Viral Video 8 Detik Remaja Diduga Berbuat Asusila, Ingatkan Peran Orang Tua dalam Membimbing Anak

Media sosial dihebohkan dengan adanya satu video yang memperlihatkan dua remaja diduga berbuat asusila.

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Profil Irjen Pol Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya yang Baru Bergelar Profesor

Profil Irjen Pol Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya yang Baru Bergelar Profesor

Inilah profil Irjen Pol Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya yang baru. Ternyata Kapolda Metro Jaya yang baru ini memiliki gelar profesor.
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT