News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perankan Ayah yang Korbankan Putri Marino di Film, Sutradara ini Kaitkan Maraknya Kekerasan Seksual di Indonesia

Sutradara Iswadi Pratama bicara maraknya kasus kekerasan seksual anak setelah memainkan peran sebagai ayah aktor Putri Marino dalam film Empat Musim Pertiwi.
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:40 WIB
Sutradara Iswadi Pratama berperan sebagai karakter ayahnya aktor Putri Marino dalam film Empat Musim Pertiwi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Jakarta, tvOnenews.com - Sutradara Iswadi Pratama mengungkapkan pengalamannya selama berperan sebagai karakter ayah Pertiwi yang diperankan oleh aktor Putri Marino dalam film Empat Musim Pertiwi, karya Kamila Andini.

Dalam film yang mengangkat tema ekstraterestrial hingga ketidakadilan perempuan itu, Iswadi dipasangkan oleh Hargo Sundari, ibu Pertiwi. Perannya memposisikan sebagai sosok orang tua yang masih menolak kehadiran Putri Marino setelah bebas dari penjara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu bagian yang menggemaskan audiens terjadi saat Iswadi memerankan sebagai sosok yang menjual Pertiwi remaja (Shofia Shireen). Ia memaksa agar Putri Marino pada malam hari pergi belajar ke Balai Desa di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.

Pertiwi remaja menolaknya karena telah mengetahui tujuan sang ayah, yakni ingin menjual dirinya. Iswadi mengaku bagian scene itu menjadi hal paling berat dan mengalami perang batin saat syuting.

"Itu berat sekali karena terlihat aku seperti menjebak dia, mengumpankan anakku sendiri karena aku ada ambisi. Itu ada perang batin untuk diriku," ujar Iswadi saat ditemui tvOnenews.com di kawasan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).

Pria yang juga dikenal sebagai seniman dan sastrawan itu tidak bisa berkata lagi terhadap perannya dalam bagian tersebut. Ia turut membayangkan jika terjadi pada buah hatinya.

Berdasarkan pantauan tvOnenews.comm dari tayangan film itu, sang ayah menjual putrinya untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Menurut Iswadi, hal itu menunjukkan sikap sebagai orang tua yang bodoh. 

"Dia tidak bisa melawan sistem yang membuat dia miskin, dia tidak bisa melawan sistem yang membuat dia bodoh. Pada akhirnya ada cara yang menyakitkan yaitu mengorbankan anaknya itu dia ambil karena tidak ada jalan keluar dari kemiskinan.

Pandangan Iswadi Pratama soal Adegan Kekerasan Seksual pada Anak

Lebih lanjut, Iswadi berbagi pandangan terkait adegan kekerasan seksual yang diperankan sejumlah tokoh. Ia menilai ada makna yang bisa diambil, terutama dikaitkan dengan maraknya peristiwa terjadi dialami oleh anak di Indonesia.

Pelajaran yang bisa diambil, menurut dia, rasa aman terutama pada anak harus dimulai dari dalam rumah. Peran orang tua dan keluarga menjadi pelindung bagi anak-anaknya.

"Banyak peristiwa seperti itu. Dari yang kita ketahui dan tidak diketahui tersimpan di permukaan itu jauh lebih banyak kan. Rasa aman itu harus dari rumah. Itu institusi sosial yang paling intim dan paling kecil, barulah ke lingkungan sekitar dan lingkungan besar," jelasnya.

Sayangnya banyak kasus kekerasan seksual terhadap anak bermula dari lingkungan rumah. Hal ini membuat mereka tidak mendapat ruang aman.

"Kita harus sama-sama punya tanggung jawab memperjuangkan supaya dunia ini bisa masuk akal dan nyaman ditinggali oleh siapa pun. Itu yang paling penting," pungkasnya.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Pejabat Utama Polda Metro Jaya yang Kena Rotasi Lengkap dengan Penggantinya

Daftar Pejabat Utama Polda Metro Jaya yang Kena Rotasi Lengkap dengan Penggantinya

Berdasarkan Surat Telegram tersebut, mutasi posisi di lingkungan Polda Metro Jaya mencakup tingkat Kapolda, Wakapolda, Direktur Reserse, dan Kapolresta....
Megawati Hangestri Berhasil Penuhi Syarat dari Kang Sung-hyung, Sudah Siap Debut dengan Hyundai Hillstate di KOVO Cup?

Megawati Hangestri Berhasil Penuhi Syarat dari Kang Sung-hyung, Sudah Siap Debut dengan Hyundai Hillstate di KOVO Cup?

Megawati Hangestri semakin dekat dengan kesempatab debut bersama Hyundai Hillstate setelah kondisi fisiknya kini mulai menunjukan perekembangan yang positif.
Amankan Medali Perak Asian Games 2026, Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Langsung Alihkan Fokus Hadapi SEA Games

Amankan Medali Perak Asian Games 2026, Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Langsung Alihkan Fokus Hadapi SEA Games

Tim sepak takraw putra Indonesia lamhsung mengalihkan perhatian ke agenda selanjutnya setelah meraih medali perak Asian Games 2026.
Disinggung Arya Wedakarna agar Artis Tidak Emosi di Bali, Billy Syahputra: Salah Kaprah Nih

Disinggung Arya Wedakarna agar Artis Tidak Emosi di Bali, Billy Syahputra: Salah Kaprah Nih

Billy Syahputra bereaksi santai namun nyelekit setelah anggota DPD RI, Arya Wedakarna (AWK) unggah video sentil para artis agar tidak gaduh selama di Bali.
FIFA Beri 'Sanksi' Singapura usai Dihajar Malaysia 0-6 di FIFA ASEAN Cup 2026, The Lions Langsung Merasakan Dampaknya

FIFA Beri 'Sanksi' Singapura usai Dihajar Malaysia 0-6 di FIFA ASEAN Cup 2026, The Lions Langsung Merasakan Dampaknya

Singapura dipermalukan Malaysia 0-6 di FIFA ASEAN Cup 2026. Kekalahan telak itu memangkas poin The Lions dan mengancam posisi mereka di ranking FIFA dunia.
Profil Komjen Pol Asep Edi Suheri yang Kini Menjabat Inspektur Pengawasan Umum

Profil Komjen Pol Asep Edi Suheri yang Kini Menjabat Inspektur Pengawasan Umum

Komisaris Jenderal Asep Edi Suheri diketahui menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Posisi kosong yang ditinggalkannya, sekarang diisi oleh Irjen Dadang Hartanto.

Trending

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Profil Irjen Pol Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya yang Baru Bergelar Profesor

Profil Irjen Pol Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya yang Baru Bergelar Profesor

Inilah profil Irjen Pol Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya yang baru. Ternyata Kapolda Metro Jaya yang baru ini memiliki gelar profesor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT