Bikin Geram, Netizen Malaysia Hina Pahlawan Nasional RI yang Terpampang di Uang Rp10 Ribu dengan Sebutan "Thanos"
- Threads/pablo_yamii
tvOnenews.com -Â Hubungan antara Indonesia dan Malaysia di kawasan Asia Tenggara memang sudah lama dikenal sebagai bentuk love-hate relationship yang unik.
Sebagai dua negara tetangga yang serumpun, riak-riak perselisihan acapkali timbul di ruang digital.
Netizen dari kedua negara kerap terlibat "perang dingin" hingga adu argumen secara terbuka di berbagai platform media sosial.
Mulai dari saling klaim warisan budaya, perdebatan sengit seputar dunia sepak bola, hingga topik sepele sehari-hari tidak pernah luput dari bahan saling sindir di internet.
Â
Belakangan ini, tensi antar netizen kembali memanas setelah sebuah unggahan dari salah satu pengguna media sosial Threads asal Malaysia mendapat sorotan tajam dari publik Indonesia.
Dalam unggahannya, netizen tersebut secara terang-terangan melontarkan ejekan yang dialamatkan pada gambar pahlawan nasional Republik Indonesia yang tertera di lembaran uang kertas pecahan Rp10 ribu.
Dengan nada berseloroh tanpa empati, ia menyamakan wajah sosok pahlawan kebanggaan masyarakat Indonesia tersebut dengan "Thanos".
"Dah la Malaysia jom kita balik. Diorang ada Thanos do (Ayo Malaysia, mari kita kembali. Di sana ada Thanos)," tulis akun Threads @pablo_yamii sambil mengunggah gambar pecahan uang Rp10 ribu, dikutip Senin (5/10/2026).
Unggahan tersebut jelas memicu kemarahan publik lantaran dinilai sangat tidak sopan dan sarat akan nada penghinaan. Menyamakan figur yang sangat dihormati dengan karakter Thanos dinilai melampaui batas kewajaran.
Sebagaimana diketahui dalam pop kultur global, Thanos merupakan karakter antagonis fiktif sekaligus villain utama dalam serial film superhero produksi Amerika Serikat, Avengers.
Mengaitkan simbol penghormatan sebuah bangsa terhadap pejuangnya dengan sosok musuh fiktif yang merusak tentu saja dianggap sebagai tindakan yang tidak beretika dan merendahkan martabat.
- Threads/pablo_yamii | Wikimedia/Perpustakaan Nasional
Sontak saja, aksi tidak terpuji tersebut memancing reaksi keras dari warga net Indonesia. Tak butuh waktu lama bagi netizen Indonesia untuk menyebarkan unggahan tersebut dan berbondong-bondong meramaikan kolom komentarnya.
Selain melayangkan sindiran balasan yang menohok kepada netizen Malaysia tersebut, banyak warga net yang mengambil langkah bijak dengan memberikan edukasi secara masif.
Mereka secara lugas membeberkan informasi sejarah mengenai sosok Frans Kaisiepo, pahlawan nasional asal Papua yang wajahnya terpampang di uang Rp10 ribu, beserta jasa-jasa besarnya dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.
- Threads/pablo_yamii
"Bro. This is too much. It now racist (Bro, ini udah berlebihan. Ini rasis)" kata salah satu netizen di kolom komentar.
"Ini negara perjuangan bang, banyak pahlawan negara berbagai ras, bahasa, agama, dan budaya."
"Ya bentul, itu Thanos kami. Thanos kami ini yang satukan separuh Papua masuk Indonesia pakai diplomasi, tak perlu jentikan jari, tak perlu perang."
"Pahlawan kita diejek sama negara yang tidak punya pahlawan," kata netizen lain tak kalah menyindir.
Â
Perselisihan semacam ini kembali menjadi pengingat betapa sensitifnya topik yang menyangkut simbol negara dan pahlawan nasional di ruang publik virtual.
Meskipun kebebasan berpendapat di media sosial sangat luas, batasan etika dan rasa saling menghormati antarnagera tetangga tetap harus dijunjung tinggi demi menjaga keharmonisan bersama. (ism)
Load more