Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan
- Gambar ilustrasi AI / Gemini
tvOnenews.com - Pernah bertanya kepada ChatGPT tentang cara memperbaiki sesuatu, meminta rekomendasi, mencari penjelasan sebuah istilah, atau sekadar meminta bantuan membuat tulisan? Aktivitas semacam itu ternyata bukan perilaku yang berdiri sendiri. Justru, pertanyaan sehari-hari menjadi salah satu pola penggunaan ChatGPT yang paling dominan.
Riset OpenAI bersama peneliti dari sejumlah universitas yang diterbitkan melalui National Bureau of Economic Research (NBER) menganalisis pola percakapan pengguna ChatGPT. Hasilnya cukup menarik: tiga kategori terbesar adalah panduan praktis, pencarian informasi, dan penulisan. Ketiganya secara kolektif mencakup hampir 80 persen percakapan yang dianalisis.
Artinya, anggapan bahwa chatbot AI terutama digunakan untuk coding atau pekerjaan teknis ternyata tidak sepenuhnya tepat. Pengguna justru lebih sering memperlakukan ChatGPT seperti penasihat digital yang dapat membantu mencari jawaban, menjelaskan sesuatu, memberikan langkah penyelesaian masalah, hingga mengolah tulisan. Dalam riset tersebut, sekitar 49 persen pesan masuk kategori “asking”, sementara 40 persen termasuk aktivitas “doing”, seperti membuat tulisan, menyusun rencana, atau pemrograman.
1. Panduan Praktis Jadi Salah Satu Permintaan Terbesar
Kategori yang sangat menonjol adalah practical guidance atau panduan praktis. Data OpenAI menunjukkan kategori ini mencapai sekitar 28,8 persen dari percakapan yang dianalisis. Isinya sangat luas, mulai dari pertanyaan “bagaimana cara” melakukan sesuatu, belajar keterampilan baru, kesehatan dan kebugaran, sampai mencari ide dan solusi untuk persoalan sehari-hari.
Contohnya sederhana. Pengguna bisa bertanya bagaimana membuat CV, cara belajar bahasa asing, menyusun jadwal olahraga, memperbaiki perangkat yang bermasalah, atau meminta tahapan membuat sebuah proyek.
Pola tersebut memperlihatkan perubahan fungsi chatbot. AI tidak lagi hanya dipandang sebagai mesin untuk menghasilkan jawaban, tetapi juga sebagai pendamping ketika seseorang sedang menghadapi persoalan.
Menariknya, kategori pencarian informasi juga terus berkembang. Dalam penelitian yang sama, seeking information mencakup sekitar 24 persen percakapan dan menjadi salah satu kelompok terbesar. Pertanyaan dapat berupa pencarian fakta tertentu, rekomendasi produk, informasi makanan, resep, hingga pengetahuan umum.
2. Menulis dan Mengedit Teks Juga Sangat Populer
Jika selama ini coding dianggap sebagai penggunaan utama ChatGPT, data menunjukkan kenyataannya lebih beragam. Penulisan justru menjadi salah satu aktivitas yang paling sering dilakukan pengguna.
Analisis terhadap lebih dari satu juta percakapan yang menjadi bagian penelitian OpenAI menunjukkan bahwa bantuan menulis mencakup sekitar 28 persen percakapan dalam kelompok yang diteliti. Untuk konteks pekerjaan, porsinya bahkan lebih besar.
Namun, menulis dengan bantuan AI bukan berarti selalu meminta chatbot membuat teks dari nol. Banyak pengguna justru memberikan tulisan yang sudah dibuat lalu meminta AI memperbaiki struktur, tata bahasa, gaya bahasa, atau memberikan kritik.
Data menunjukkan sekitar 10,6 persen percakapan berkaitan dengan editing atau kritik terhadap teks yang diberikan pengguna. Sementara permintaan membuat tulisan atau komunikasi personal berada di sekitar 8 persen. Terjemahan bahasa juga menyumbang sekitar 4,5 persen.
Di dunia kerja, kecenderungan ini semakin terlihat. Data penggunaan ChatGPT di lingkungan perusahaan menunjukkan empat aktivitas yang paling dominan adalah writing, research, programming, dan analysis. Penulisan menjadi penggunaan yang sangat menonjol di sejumlah bidang seperti pemasaran, komunikasi, HR, manajemen proyek, dan administrasi.
- Gambar ilustrasi AI / Gemini
3. Lalu, Bagaimana dengan Coding, Analisis Data dan Pertanyaan tentang AI?
Pemrograman tetap menjadi bagian penting dari penggunaan ChatGPT, terutama di kalangan pekerja teknologi. Pengguna memanfaatkannya untuk mencari kesalahan dalam kode, membuat potongan program, memahami bahasa pemrograman, hingga membantu membuat prototipe.
Namun, dalam keseluruhan percakapan konsumen, coding justru bukan kategori terbesar. Penelitian menunjukkan computer programming berada pada porsi yang relatif kecil dibandingkan pencarian informasi, panduan praktis, dan penulisan.
Hal serupa berlaku untuk analisis. ChatGPT semakin sering digunakan untuk memahami konsep rumit, meringkas dokumen, membaca data, menyusun argumen, hingga membantu mengambil keputusan. Bagi pengguna profesional, fungsi tersebut menjadi semakin penting karena AI dapat membantu mengubah informasi mentah menjadi penjelasan yang lebih mudah dipahami.
Tren tersebut juga menjelaskan mengapa pertanyaan seperti “Apa teknologi yang sedang tren?”, “Siapa yang lebih pintar, Google atau ChatGPT?”, “Siapa saingan ChatGPT?” dan “ChatGPT milik siapa?” terus menarik perhatian. Pertanyaan semacam itu berada di antara pencarian informasi dan kebutuhan memahami teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Persaingan chatbot AI sendiri juga semakin ramai. Data Comscore untuk kuartal II 2026 menunjukkan pangsa volume prompt ChatGPT turun dari 70 persen pada Januari menjadi 50 persen pada Juni. Pada periode yang sama, Gemini meningkat dari 17 persen menjadi 30 persen, sedangkan Claude naik dari 2 persen menjadi 11 persen. Perubahan ini menunjukkan pengguna mulai membagi aktivitas AI mereka ke lebih banyak platform.
Pada akhirnya, data tersebut memperlihatkan bahwa penggunaan ChatGPT pada 2026 bukan semata-mata tentang teknologi canggih atau coding. Pertanyaan paling populer justru berangkat dari kebutuhan yang sangat manusiawi: mencari informasi, memahami sesuatu, menyelesaikan masalah, mendapatkan panduan, dan membuat pekerjaan menjadi lebih mudah.
Dengan kata lain, hal yang paling sering dicari di ChatGPT bukan selalu sesuatu yang rumit. Justru pertanyaan sederhana tentang kehidupan sehari-hari, pekerjaan, informasi, dan cara melakukan sesuatu menjadi bagian terbesar dari percakapan. Di situlah perubahan terbesar terjadi: ChatGPT perlahan bergeser dari sekadar chatbot menjadi salah satu alat bantu berpikir dan mengambil keputusan bagi penggunanya. (udn)
Load more