Siapa Tepe? Sahabat Reza Arap yang Tingkahnya Jadi Sorotan Warganet Usai Podcast Bareng Raditya Dika, Ini Profilnya
- Instagram @_tepe46 - YouTube Raditya Dika
tvOnenews.com - Nama Teguh Prakoso atau yang lebih dikenal dengan sapaan Tepe tengah menjadi perhatian warganet setelah kemunculannya dalam podcast bersama Raditya Dika.
Sejumlah cuplikan percakapan keduanya viral di media sosial dan memunculkan beragam komentar dari netizen.
Dalam konten tersebut, Raditya Dika mengajak Tepe menikmati menu omakase. Namun, bukan hanya hidangan yang menjadi perhatian. Sejumlah tingkah Tepe selama pertemuan justru membuat penonton salah fokus hingga menuai kritik.
- YouTube Raditya Dika
Salah satu momen yang ramai dibicarakan adalah ketika Tepe datang terlambat dari jadwal yang telah ditentukan.
Pertemuan seharusnya dimulai pukul 17.30 WIB, sedangkan Tepe baru tiba sekitar pukul 18.00 WIB. Ia kemudian menjelaskan bahwa dirinya salah memahami keterangan waktu dalam undangan.
Perhatian kembali tertuju kepada Tepe ketika smartwatch miliknya berbunyi saat Radit sedang berbicara. Tepe sempat melihat perangkat tersebut hingga mendapat teguran langsung dari Raditya Dika.
"Ngapain lo liat jam? Gue lagi ngomong," kata Raditya Dika.
Momen lain terjadi ketika keduanya menikmati omakase. Tepe sempat meminta chef tidak memberikan wasabi.
"Kok ngeyel ya?" celetuk Tepe kepada sang chef.
- YouTube Raditya Dika
Saat chef menjelaskan mengenai hidangan dan jenis ikan yang disajikan, sejumlah respons Tepe kembali menjadi bahan perbincangan warganet.
"Yaudah, gak usah dijepang-jepangin."
Potongan-potongan video tersebut kemudian ramai dikomentari. Sebagian netizen menilai sikap Tepe kurang menunjukkan etika ketika berada dalam sebuah jamuan dan percakapan.
Siapa Sebenarnya Tepe?
Terlepas dari kontroversi tersebut, Teguh Prakoso bukan nama baru di dunia kreator digital. Tepe dikenal sebagai kreator konten, streamer sekaligus drummer yang sudah aktif di YouTube sejak era awal perkembangan platform tersebut.
Tepe lahir di Jember pada 27 Januari 1991. Ia dikenal melalui konten gaming, musik, vlog, hingga aktivitas live streaming.
Popularitasnya kemudian semakin berkembang setelah bergabung dengan lingkungan kreator yang dipimpin Reza Arap.
Nama Tepe semakin dikenal luas setelah tampil dalam Marapthon bersama Reza Arap.
- Viva.co.id
Program live streaming tersebut membuat sosoknya lebih sering muncul di hadapan publik dan menjadi bagian dari AAA Clan.
Aktivitasnya tidak hanya terbatas pada dunia digital karena Tepe juga dikenal sebagai drummer.
Pada 2026, Tepe juga masuk ke industri film melalui Harusnya Horror yang disutradarai Reza Arap.
Selain itu, kiprahnya sebagai musisi juga terus berjalan. Tepe terlibat dalam proyek musik bersama for Revenge dan Reza Arap melalui lagu "Museum Duka".
Dengan perjalanan tersebut, Tepe sebenarnya sudah cukup lama berada di ekosistem hiburan digital Indonesia.
Kemunculannya bersama Raditya Dika kini membuat namanya kembali ramai diperbincangkan, meski kali ini perhatian publik lebih banyak tertuju pada perilakunya selama podcast. (asl)
Load more