Viral, Debut Sineas Indonesia Gandhi Fernando di Thailand Langsung Nomor 1 Global, Badminton Boys Bikin Bangga Indonesia
Ia menilai pencapaian itu bukan sekadar keberhasilan menempati posisi teratas dalam daftar peringkat. Lebih dari itu, hasil tersebut menjadi dorongan bagi sineas Indonesia untuk memperluas ruang berkarya dan tidak hanya berorientasi pada industri dalam negeri.
“Buat saya ini bukan cuma soal ranking, tapi pembuktian bahwa sineas Indonesia juga bisa berkarya dan bersaing di industri hiburan negara lain,” ujarnya.
Pernyataan Gandhi mencerminkan tantangan yang dihadapi kreator ketika memasuki industri berbeda, mulai dari bahasa hingga sistem kerja produksi. Karena itu, pencapaiannya menjadi menarik bukan hanya karena peringkat serialnya, tetapi juga proses yang dilalui untuk bisa terlibat dalam produksi hiburan di negara lain.
Empat Tahun Belajar Bahasa Thailand, Jadi Modal Menggarap Badminton Boys
Perjalanan Gandhi menuju industri hiburan Thailand tidak berlangsung dalam semalam. Ia telah mempelajari bahasa Thailand selama kurang lebih empat tahun sebagai langkah untuk membuka peluang berkarier di luar Indonesia.
Kemampuan tersebut menjadi bekal penting ketika ia terlibat dalam produksi Badminton Boys. Gandhi menjalankan dua peran sekaligus, yakni penulis cerita dan sutradara.
Artinya, ia tidak hanya mengembangkan narasi, tetapi juga harus beradaptasi dengan sistem kerja industri setempat dan mengarahkan aktor lokal menggunakan bahasa Thailand.
Serial ini diproduksi melalui kolaborasi rumah produksi Thailand Above All Studios dan Creator Media, rumah produksi milik Gandhi Fernando, dengan dukungan investasi dari iQIYI.
Kolaborasi lintas negara tersebut memperlihatkan adanya ruang bagi kreator Indonesia untuk terlibat dalam produksi internasional. Namun, peluang itu juga membutuhkan persiapan dan kemampuan beradaptasi agar proses kreatif dapat berjalan sesuai kebutuhan produksi.
Bagi Gandhi, pengalaman menggarap serial di Thailand menjadi bagian baru dalam perjalanan kariernya. Pencapaian Badminton Boys di peringkat global pun menjadi awal yang menjanjikan untuk memperluas kiprah penyutradaraannya di pasar hiburan internasional.
Terdiri dari 57 Episode, Badminton Boys Mengikuti Tren Serial Vertikal
Selain keterlibatan Gandhi dan pencapaiannya di peringkat global, Badminton Boys hadir dengan format yang mengikuti perkembangan konsumsi hiburan digital. Serial ini dikemas sebagai vertical micro-series, yaitu tayangan berseri dengan tampilan vertikal yang dirancang untuk dinikmati melalui layar ponsel.
Load more