News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mau Beralih ke iPhone? Siap-Siap Kaget dengan 5 Perbedaan Ini jika Terbiasa Pakai Android

Berbagai keunggulan iPhone membuat banyak pengguna Android tertarik beralih ke ekosistem Apple. Berikut lima hal yang perdlu dipertimbangkan sebelum beralih.
Senin, 19 Oktober 2026 - 10:23 WIB
Ilustrasi Wajib Coba! 15 Trik iPhone 17 yang Jarang Diketahui, dari Baterai Lebih Awet hingga Kamera 4K
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - iPhone dikenal memiliki performa yang responsif, desain premium, serta integrasi perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk bekerja secara harmonis. 

Berbagai keunggulan tersebut membuat banyak pengguna Android tertarik beralih ke ekosistem Apple.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, berpindah dari Android ke iOS bukan berarti seluruh pengalaman penggunaan akan terasa lebih baik. Ada sejumlah kebiasaan yang harus disesuaikan, mulai dari cara mengelola notifikasi hingga kecepatan mengisi daya baterai.

Berikut lima hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk beralih. 

Review iPhone 18 Pro dan Pro Max by David Gadgetin
Review iPhone 18 Pro dan Pro Max by David Gadgetin
Sumber :
  • YouTube/GadgetIn

1. Pengaturan Notifikasi Tidak Seleluasa Android

Salah satu perubahan yang mungkin paling terasa adalah cara iPhone mengelola notifikasi. Pengguna Android terbiasa memperoleh keleluasaan untuk mengatur pemberitahuan berdasarkan aplikasi maupun kategori tertentu.

Sementara itu, pengaturan notifikasi di iPhone memiliki pendekatan tersendiri. Pengguna memang dapat menentukan aplikasi mana yang boleh mengirim pemberitahuan, mengatur tampilan di layar terkunci, serta memilih cara notifikasi ditampilkan. Namun, tingkat perincian pengaturannya bisa berbeda dibandingkan sejumlah perangkat Android.

Perbedaan tersebut mungkin tidak menjadi masalah bagi pengguna yang menyukai tampilan sederhana. 

Akan tetapi, bagi mereka yang terbiasa mengatur setiap jenis pemberitahuan secara terperinci, proses adaptasi bisa terasa merepotkan.

2. Gestur Kembali Tidak Selalu Berfungsi dengan Cara yang Sama

HP RAM 8GB - realme 16 5G hingga Samsung Galaxy A17 5G
HP RAM 8GB - realme 16 5G hingga Samsung Galaxy A17 5G
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / Toko Resmi realme dan Samsung

Pengguna Android umumnya terbiasa menggeser layar dari tepi untuk kembali ke halaman sebelumnya. Gestur tersebut menjadi bagian penting dalam navigasi dan didukung secara luas oleh sistem maupun aplikasi.

Di iPhone, gestur menggeser dari sisi kiri layar juga tersedia pada sejumlah aplikasi. Namun, perilakunya tidak selalu seragam di seluruh aplikasi. Ada aplikasi yang mengandalkan tombol kembali, termasuk tombol yang berada di bagian atas layar.

Perbedaan ini dapat terasa kurang nyaman, terutama ketika menggunakan ponsel dengan satu tangan. 

Pengguna mungkin harus menjangkau bagian atas layar untuk kembali ke halaman sebelumnya, alih-alih cukup melakukan satu gerakan dari tepi layar.

Meski demikian, navigasi iPhone tetap dapat dipelajari seiring waktu. Pengguna hanya perlu membiasakan diri dengan pola navigasi yang digunakan masing-masing aplikasi.

3. Keyboard iPhone Bisa Membutuhkan Waktu untuk Dibiasakan

Ilustrasi iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?
Ilustrasi iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

Hal lain yang kerap menjadi keluhan pengguna Android adalah pengalaman mengetik menggunakan keyboard bawaan iPhone.

Fitur koreksi otomatis terkadang mengganti kata yang sebenarnya ingin ditulis. Sementara itu, prediksi kata yang muncul di atas keyboard belum tentu sesuai dengan kebiasaan mengetik setiap pengguna.

Masalah ini bisa terasa mengganggu bagi mereka yang terbiasa menggunakan keyboard Android dengan pengaturan personalisasi tertentu. 

Kesalahan koreksi otomatis juga berpotensi memperlambat pengetikan, terutama ketika pengguna menulis nama orang, istilah asing, atau kata tidak baku.

Pengguna dapat mencoba menyesuaikan pengaturan koreksi otomatis dan prediksi teks agar pengalaman mengetik lebih nyaman.

4. Kustomisasi iPhone Masih Memiliki Batasan

Android dikenal memberikan kebebasan kepada pengguna untuk mengubah tampilan dan cara kerja ponsel. 

Melalui peluncur atau launcher pihak ketiga, pengguna bahkan bisa mengubah tata letak layar utama, bentuk ikon, hingga sejumlah aspek antarmuka.

Apple memang telah memperluas pilihan personalisasi di iOS. Pengguna kini dapat mengatur tampilan ikon aplikasi, menyusun widget, mengubah kontrol layar terkunci, serta menyesuaikan sejumlah elemen antarmuka.

Namun, fleksibilitas tersebut belum tentu menyamai kebebasan yang ditawarkan Android. Pengguna iPhone tidak memiliki keleluasaan yang sama untuk mengganti keseluruhan pengalaman antarmuka melalui peluncur pihak ketiga.

5. Pengisian Daya Bisa Terasa Lebih Lambat

Kecepatan pengisian daya juga menjadi pertimbangan penting sebelum berpindah dari Android ke iPhone.

Sejumlah produsen Android telah mengembangkan teknologi pengisian daya kabel berdaya tinggi. Beberapa perangkat bahkan mendukung pengisian daya 80 watt hingga 120 watt, sehingga pengguna dapat mengisi baterai dalam waktu relatif singkat.

Apple juga telah meningkatkan kemampuan pengisian daya pada iPhone generasi terbaru. 

Berdasarkan spesifikasi resmi, iPhone 18 Pro dapat mencapai sekitar 50 persen dalam waktu 15 menit ketika menggunakan adaptor berkemampuan 60 watt atau lebih tinggi yang sesuai. Hasil sebenarnya dapat berbeda bergantung pada kondisi perangkat dan penggunaan.

Pengguna yang terbiasa mengisi daya ponsel Android dalam waktu singkat perlu memeriksa kemampuan pengisian daya iPhone yang akan dibeli. Perhatikan pula adaptor yang digunakan karena aksesori tersebut dapat memengaruhi kecepatan pengisian.

Apakah Beralih ke iPhone Tetap Layak?

Berbagai perbedaan tersebut bukan berarti iPhone merupakan pilihan yang lebih buruk daripada Android. 

Apple tetap menawarkan performa yang responsif, dukungan perangkat lunak yang terintegrasi, serta kualitas perangkat yang menjadi daya tarik bagi banyak pengguna.

Selain itu, proses perpindahan data juga semakin mudah. Apple menyediakan aplikasi Pindah ke iOS yang dapat membantu memindahkan berbagai informasi, termasuk kontak, pesan, foto, video, kalender, serta data WhatsApp yang didukung. 

Pengguna juga dapat memanfaatkan kabel USB-C untuk mempercepat proses transfer pada perangkat yang kompatibel.

Pada akhirnya, keputusan untuk beralih bergantung pada kebutuhan dan kebiasaan masing-masing. Pengguna yang mengutamakan integrasi ekosistem Apple dan pengalaman penggunaan yang konsisten mungkin akan merasa cocok dengan iPhone. (asl)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

9 Pemain The Long Shot Trial, Drama yang Dicoret dari Jadwal Tayang SBS Imbas Kontroversi Pro-Jepang Ha Young

9 Pemain The Long Shot Trial, Drama yang Dicoret dari Jadwal Tayang SBS Imbas Kontroversi Pro-Jepang Ha Young

Berikut daftar 9 pemain drama Korea The Long Shot Trial yang dicoret dari jadwal tayang SBS imbas kontroversi pro-Jepang Ha Young.
Reuni dengan Megawati Hangestri, Bintang GS Caltex Blak-blakan Ungkap Perasaannya

Reuni dengan Megawati Hangestri, Bintang GS Caltex Blak-blakan Ungkap Perasaannya

Pevoli Thailand Thanacha Sooksod, mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali bertemu dengan Megawati Hangestri dalam ajang Piala Yeosu-NH Nonghyup 2026 di Korea.
Volimania Korea Sebut Skuad Hyundai Hillstate Bobrok usai Gagal di KOVO Cup, Prediksi Megawati Hangestri Cs Jadi Juru Kunci

Volimania Korea Sebut Skuad Hyundai Hillstate Bobrok usai Gagal di KOVO Cup, Prediksi Megawati Hangestri Cs Jadi Juru Kunci

Volimania Korea Selatan memberikan kritik pedas kepada skuad Hyundai Hillstate usai gagal tampil gemilang di KOVO Cup 2026. Bahkan penggemar memprediksi bahwa Megawati Hangestri dan kawan-kawan bakal menjadi juru kunci di Liga Voli Korea 2026-2027.
AFC Bahas Penangguhan Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Bisa Kena Dampak Besar

AFC Bahas Penangguhan Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Bisa Kena Dampak Besar

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dikabarkan segera membahas kemungkinan menangguhkan Piala Asia 2027. Hal ini akan berdampak secara langsung kepada Timnas Indonesia.
Nelayan Asal Jember yang Hilang Dihantam Ombak di Perairan Lumajang, Belum Ditemukan

Nelayan Asal Jember yang Hilang Dihantam Ombak di Perairan Lumajang, Belum Ditemukan

Seorang nelayan asal Jember yang hilang dihantam ombak besar saat berlayar di perairan Kabupaten Lumajang, belum ditemukan hingga Senin.
Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang meninggal dunia usai tertimpa salib saat pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador.

Trending

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Remaja 15 tahun korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut mobil pajero di Mampang Prapatan, Minggu (18/10/2026) diantar ratusan pelayat ke pemakaman.
Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel di Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap putranya pernah.
Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY

Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY

PPI merilis studi terbaru yang menempatkan Dedi Mulyadi (KDM) ungguli Gibran Rakabuming Raka dan AHY dalam simulasi elektabilitas Cawapres untuk Pilpres 2029.
Alasan Ole Romeny Belum Main Lagi Sejak Bantu Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Alasan Ole Romeny Belum Main Lagi Sejak Bantu Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny belum pernah dimainkan lagi sejak membantu Timnas Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Sang striker kembali absen saat Fortuna Sittard berlaga.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Menjelang dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Komunitas Melek Politik menggelar aksi serap aspirasi masyarakat di Taman Ayodya, Blok M, Jakarta, Sabtu (17/10). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT