News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Deretan Fakta Soal Nikita Mirzani yang Gagal Dijemput Paksa Anggota Polisi dari Polresta Serang Kota di Rumahnya

Upaya penjemputan paksa artis Nikita Mirzani oleh petugas polisi membuat heboh. Petugas sampat menunggu Nikita Mirzani di depan rumahnya hingga berjam-jam.
Kamis, 16 Juni 2022 - 06:49 WIB
Nikita Mirzani Bersama Kekasihnya John Hopkins
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta - Upaya penjemputan paksa artis Nikita Mirzani oleh petugas polisi membuat heboh. Aparat kepolisian sampat menunggu Nikita Mirzani di depan rumahnya hingga berjam-jam.

Nikita Mirzani yang merasa upaya penjemputan paksa itu tidak sesuai dengan prosedur pun memilih bertahan di rumahnya. Setelah hampir 10 jam menunggu Nikita Mirzani keluar, polisi akhirnya kembali dan gagal melakukan penjemputan paksa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota polisi dari Polresta Serang Kota itu mendatangi kediaman Nikita Mirzani di Pesaggrahan, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/6) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Polisi baru meninggalkan rumah Nikita Mirzani itu pada siang hari sekitar pukul 12.45 WIB.

Belakangan, polisi mengungkap upaya paksa terhadap Nikita Mirzani untuk menindaklanjuti laporan Dito Mahendra terkait UU ITE. Polisi kemudian menyampaikan adanya miskomunikasi dalam upaya paksa tersebut.

"Seperti kita sampaikan ini miskomunikasi konteksnya. Bahwa ternyata setelah komunikasi depan penyidik dia bersedia memberikan keterangan," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga kepada wartawan di Serang, Rabu (15/6/2022).


Berikut fakta-fakta seputar Nikita Mirzani yang gagal dijemput paksa polisi:

Polisi Datangi Rumah Nikita Mirzani Dini Hari

Upaya penjemputan paksa oleh pihak kepolisian ini diungkap Nikita Mirzani melalui akun Instagram pribadinya. Dalam postingan di Instastory, Nikita Mirzani mengungkapkan bahwa polisi datang ke rumahnya pukul 3.00 WIB.

"Pak polisi ngapain dari jam 3 subuh di rumah saya??? Emang ada apa pak??? Bapak ga mengantuk!'' tulis Nikita dengan menyertakan foto seorang polisi yang memakai lencana, seperti dilihat di Instastory akun Instagram Nikita Mirzani, Rabu (15/6/2022).

 

Nikita Mirzani Sebut Aparat Kepolisian Terobos Rumahnya

Dalam siaran live di akun Instagramnya, Nikita Mirzani menyebut polisi mencoba menerobos masuk ke dalam rumahnya. Kekasih John Hopkins itu juga menyebut polisi merusak jendela kamar ART hingga berteriak-teriak di pagi buta.

"Mereka mau menerobos masuk. Ngerusak jendela kamar pembantu saya. Teriak pagi-pagi buta jam 4 sampai jam 6 pagi," kata Nikita Mirzani pada Rabu (15/6/2022).

Namun, polisi membantah pernyataan Nikita Mirzani itu. Kombes Shinto selaku juru bicara Kepolisia Daerah Banten mengatakan penyidik tidak berhasil masuk ke dalam rumah Nikita Mirzani hingga akhirnya memutuskan kembali.

"Posisi saat ini penyidik belum masuk ke dalam pekarangan rumah NM. Dari pagi tadi masih di depan pagar rumah NM," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (15/6/2022).

 

Nikita Mirzani Protes Upaya Penjemputan Paksa yang Dilakukan Polisi

Upaya penjemputan paksa itu diprotes Nikita Mirzani. Nikita Mirzani yang mencoba mengkonfrontasi polisi saat itu menyebutkan dirinya masih berstatus saksi.

"Masa saksi belum naik ke mana-mana saya ditangkap? Yang bener-bener aja, Pak. Saya juga belajar," kata Nikita seperti dilihat di akun Instagram pribadinya, Rabu (15/6/2022).

Nikita Mirzani dan polisi itu adu pendapat. Nikita pun mengaku telah membaca surat panggilan dari kepolisian dan menyebut statusnya masih saksi.

"Saya udah baca surat panggilannya loh. Saksi loh, saksi belum naik lidik (penyelidikan) apa segala macam, masa saya ditangkap," jelas Nikita.
 


Nikita Mirzani Disebut Mangkir Panggilan Polisi

Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga menjelaskan upaya penjemputan paksa itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan di Polresta Serang Kota. Shinto mengatakan penyidik telah melayangkan beberapa kali panggilan, tetapi Nikita Mirzani mangkir.

"Upaya paksa dilakukan terhadap NM karena NM mangkir dalam beberapa kali pemanggilan resmi dari penyidik," kata Shinto dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (15/6/2022).


Laporan terhadap Nikita Mirzani Sudah Naik Penyidikan

Kombes Shinto menjelaskan penyidik melakukan upaya paksa karena Nikita Mirzani mangkir dari beberapa kali panggilan polisi. Padahal, status perkara sudah naik ke tahap penyidikan.

"Menindaklanjuti laporan polisi yang sudah ditingkatkan statusnya ke penyidikan," kata Shinto.



Polisi Gagal Jemput Paksa Nikita Mirzani

Upaya penjemputan paksa Nikita Mirzani itu gagal setelah hampir 10 jam. Polisi memutuskan kembali ke Polresta Serang Kota tanpa membawa Nikita Mirzani.

"Penyidik memutuskan untuk kembali ke Polresta Serkot (Serang Kota)," kata Shinto saat dihubungi, Rabu (15/6/2022).

Shinto mengatakan polisi memutuskan pulang sejak pukul 12.45 WIB. Dia menyebut pihaknya telah berupaya melakukan penjemputan paksa itu secara persuasif.

"Pada prinsipnya kegiatan penyidik ke rumah NM bersifat persuasif untuk pelayanan penyidikan," katanya.

Dia menambahkan pihak kepolisian akan kembali membuka komunikasi dengan Nikita Mirzani dalam rangka proses penyelidikan.

"Penyidik akan membangun komunikasi kembali dengan NM untuk bisa dimintai keterangan," jelas Shinto.



Nikita Mirzani Dipolisikan soal Postingan di Instagram

Polisi menjelaskan upaya penjemputan paksa terhadap Nikita Mirzani mendasari laporan dari pelapor Dito Mahendra (DM). Nikita Mirzani dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik melalui ITE gegara postingan di Insta Story akun Instagram miliknya.

"Konteksnya terkait laporan oleh saudara DM sesuai LP adalah UU Informasi Transaksi Elektronik, di mana yang menjadi objek pelaporan adalah konten yang ada di Insta Story milik ibu Nikita," kata Kabid Humas Polda Banten Shinto Silitonga, Rabu (15/6/2022).

Nikita Mirzani sendiri datang ke Polres Serang Kota setelah upaya jemput paksa polisi gagal. Nikita diperiksa selama 4 jam mulai pukul 15.00-19.00 WIB.

Shinto melanjutkan, pihaknya memanggil Nikita Mirzani karena laporan Dito itu sudah naik ke penyidikan. Polisi perlu memeriksa Nikita Mirzani sebagai terlapor di kasus tersebut.

"Maka penyidik harus mengakomodir both side, baik terlapor dan pelapor. Rangkaian pemeriksaan saksi sudah dilakukan," ujarnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nikita Mirzani Akhirnya Penuhi Panggilan dan Mendatangi Polresta Serang Kota

Setelah drama penjemputan paksa gagal, Nikita Mirzani akhirnya mendatangi Polresta Serang Kota. Setelah 3 jam pemeriksaan, Nikita Mirzani kembali pulang dengan status masih sebagai saksi.

Nikita Mirzani datang bersama pengacara sejak pukul 15.00 WIB sampai 19.00 WIB. Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga mengatakan Nikita datang untuk memenuhi panggilan kepolisian. Ia memberikan keterangan dengan didampingi oleh kuasa hukum.

"Kami terima kasih dengan apa yang dilakukan ini Nikita dan datang memberi keterangan dari sore tadi pukul 15.00 sampai baru selesai malam ini," kata Shinto kepada wartawan, Rabu (15/6/2022).

Nikita sendiri dihadirkan dalam keterangan pers di Polresta Serang Kota. Ia masih berstatus sebagai saksi.

"Kami sampaikan pemeriksaan Ibu Nikita sebagai saksi, beliau sudah diinformasikan secara rinci tentang perkara yang memang dilaporkan terhadap ibu Nikita, penyidik datang tadi pagi membangun komunikasi karena dua kali panggilan kita menanyakan respons ini," ujarnya.

Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, mengatakan Nikita Mirzani kooperatif selama menjalani pemeriksaan. Persoalan jemput paksa tadi disebutnya sebagai sebuah kesalahpahaman.

"Niki sudah menjelaskan semua dan alhamdulillah tadi kita sudah sempat ngomong kita terima kasih banyak kepada penyidik, bapak kapolres, udah clear. Jadi betul-betul luar biasa tadi sudah memberikan kesempatan Niki untuk klarifikasi," jelas Fahmi saat dihubungi. (ade)
 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Omar Artan yang Gagal Pimpin Piala Dunia 2026 Karena Somalia Kena Blacklist Amerika Serikat? UEFA Beri Kabar Bahagia

Masih Ingat Omar Artan yang Gagal Pimpin Piala Dunia 2026 Karena Somalia Kena Blacklist Amerika Serikat? UEFA Beri Kabar Bahagia

Setelah FIFA gagal mempertahankan Omar Arten dari Piala Dunia 2026, UEFA pun merekrut Omar Arten untuk memimpin Piala Super UEFA. 
Sukses Naik Podium di MotoGP Inggris 2026, Marco Bezzecchi Dapat Pujian Setinggi Langit dari Bos Aprilia

Sukses Naik Podium di MotoGP Inggris 2026, Marco Bezzecchi Dapat Pujian Setinggi Langit dari Bos Aprilia

Marco Bezzecchi mendapat apresiasi besar dari bos Aprilia setelah menutup MotoGP Inggris 2026 dengan finis ketiga di Silverstone.
Update KMP Putri Yasmin: 173 Orang Terdata, Menhub Buka Layanan Pengaduan Keluarga

Update KMP Putri Yasmin: 173 Orang Terdata, Menhub Buka Layanan Pengaduan Keluarga

Menhub Dudy Purwagandhi menyebut 173 orang terdata sementara dalam kebakaran KMP Putri Yasmin. Pendataan dan pencarian korban masih berlangsung.
Istana Pastikan Anugerah Gelar Bintang Tanda Jasa Digelar Sepakan Setelah HUT RI

Istana Pastikan Anugerah Gelar Bintang Tanda Jasa Digelar Sepakan Setelah HUT RI

Istana memastikan penganugerahan gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan negara akan digelar sekitar satu pekan setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Hampir Kegocek, Turis yang Viral Alami Pelecehan Seksual di Lovina Bali Ternyata Bukan WN China

Hampir Kegocek, Turis yang Viral Alami Pelecehan Seksual di Lovina Bali Ternyata Bukan WN China

Turis asing di kawasan wisata di Lovina, Desa Kalibukbuk, Buleleng, Bali yang viral mengalami pelecehan seksual oleh pria ternyata WN Taiwan, bukan WN China.
Polda Riau Sabet Penghargaan Ketahanan Pangan dari Polri

Polda Riau Sabet Penghargaan Ketahanan Pangan dari Polri

Polda Riau meraih penghargaan pada kegiatan Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Lsityo Sigit Prabowo.

Trending

Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Siswa Sekolah Rakyat berhasil menembus seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional yang akan bertugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan dua pria berinisial A (38) dan EJ (45) yang melakukan penipuan menggunakan modus tebus aset Rp3 miliar terhadap wanita lansia di Tangerang.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT