News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:07 WIB
Sosok Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral hingga diboikot MUI
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok penceramah bernama Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf menjadi sorotan publik. Gelombang kritik semakin mencuat berawal dari unggahan potongan rekaman video memuat ceramah kontroversial yang viral di media sosial.

Dalam potongan video viral, warganet mengidentifikasi sosok penceramah tersebut sebagai Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf. Ia menjadi perbincangan setelah menyebut tarif ceramahnya paling rendah mencapai Rp75 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik semakin memanas ketika Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf melontarkan candaan mengenai permintaan untuk menghadirkan santriwati. Ia menyebut keinginannya mencari calon istri keempat.

Selain itu, pernyataan Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf mengenai jemaah perempuan lanjut usia (lansia) juga menuai kecaman.

Akibat potongan video tersebut menyebar luas, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan agar umat Islam tidak lagi mengikuti majelis maupun mengundang Habib Alwi sebagai penceramah. Di tengah itu, publik juga ramai membahas identitas sosok sang penceramah.

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf yang dirangkum tvOnenews.com dari berbagai sumber pada Rabu (21/10/2026).

Profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf

Habib Alwi Assegaf memiliki nama lengkap Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf. Ia lahir pada 20 September 1955. Dengan demikian, usianya pada 2026 genap 71 tahun.

Dalam aktivitas dakwahnya, Habib Alwi dikenal sebagai pimpinan Majelis Ta'lim Zaadul Muslim (ZM). Majelis tersebut berlokasi di Al-Busyro, Kampung Jati, Citayam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Majelis yang dipimpinnya menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari pengajian fikih dan akidah hingga peringatan Maulid Nabi dan Tahun Baru Islam.

Habib Alwi merupakan putra dari ulama kharismatik asal Betawi, almarhum Habib Abdurrahman bin Ahmad bin Abdul Qadir Assegaf. Sang ayah dikenal dengan sebutan Sayyidul Walid.

Habib Abdurrahman lahir di Bogor pada 1908. Ia merupakan lulusan Jam'iyat Al-Khair dan dikenal sebagai pendiri Madrasah Tsaqafah Islamiyah di Bukit Duri, Jakarta, serta Majelis Taklim Zaadul Muslim.

Selain itu, Habib Alwi berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang keagamaan kuat. Ia merupakan saudara kandung almarhum Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, pendiri Majelis Al-Afaf, serta Ustaz Umar bin Abdurrahman Assegaf.

Dalam bidang keagamaan, Habib Alwi juga disebut memiliki sejumlah karya, di antaranya Hilyatul Janan dan doa Tawasul Sayyidil Walid.

Saat berdakwah, Habib Alwi dikenal dengan gaya penyampaian yang kental dengan logat Betawi. Ia membawakan materi ceramah secara lugas dan kerap menyelipkan kelakar.

Gaya tersebut membuatnya dikenal oleh sejumlah jemaah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Namun, gaya ceramah yang dibumbui candaan itu kini menjadi sorotan setelah sejumlah pernyataannya memicu polemik. Kritik pun bermunculan, termasuk dari MUI, yang menyerukan agar umat Islam tidak lagi mengikuti maupun mengundangnya untuk berceramah.

Kronologi Ceramah Kontroversial Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf

Polemik ceramah Habib Alwi Assegaf berawal dari potongan video seorang pendakwah melontarkan pernyataan kontroversial. Ia bahkan dinilai merendahkan kaum perempuan.

Dalam rekaman tersebut, ia terdengar meminta agar santriwati dihadirkan di hadapannya. Permintaan itu disampaikan dengan alasan ingin mencari calon istri keempat.

"Keluarkan santri-santri perempuan. Santri laki-laki gue udah eneg. Perempuan, keluarin ane mau pilih. Mudah-mudahan ada santri perempuan yang mau saya jadiin istri keempat," ujar Habib Alwi Assegaf.

Pernyataan lain yang memicu kecaman berkaitan dengan jamaah perempuan berusia lanjut. Dalam potongan video yang sama, ia mengomentari keberadaan ibu-ibu berusia di atas 60 tahun dengan ungkapan yang dianggap merendahkan martabat mereka.

"Enggak ada pahalanya ceramah depan emak-emak, ngotor-ngotorin mata. Tapi kalau perawan segar. Maaf-maaf nih, ane begini, aye tukang becanda," ucapnya.

Reaksi MUI

Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis bereaksi terkait video viral tersebut. Ia menyerukan agar seluruh umat Islam di Indonesia tidak lagi mengikuti majelis maupun kegiatan dakwah Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf.

Cholil Nafis juga mendesak agar seluruh umat Islam tidak lagi mengundang Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf sebagai penceramah. Ia menyampaikan seruan tegas ini akibat adanya video viral yang dinilai merendahkan harkat perempuan serta merusak citra dakwah Islam.

Kiai Cholil sapaannya berpendapat materi ceramah tersebut tidak pantas disampaikan oleh seorang pendakwah. Pasalnya, hal itu berpotensi memberikan dampak buruk bagi masyarakat.

"Sodare-sodare, jangan undang lagi dan tak usah diikuti majelisnya orang model gini ya," tulis Cholil Nafis dalam akun X pribadinya pada Minggu (18/10/2026).

Ia juga menekankan bahwa, status maupun latar belakang seseorang tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengabaikan etika ketika menyampaikan pesan keagamaan. Baginya, seorang penceramah semestinya menjaga tutur kata dan memberikan teladan yang baik kepada jamaah.

"Seperti ceramahnya asli ini. Begini ini mau apapun statusnya tak layak menjadi penceramah. Bikin rusak agama dan manusia dengan ceramah model gini. Boro-boro menyebarkan Islam, malah ini yang merusak Islam," tegas Rais Syuriah PBNU itu.

Kemenag Ingatkan Etika Berdakwah

Ceramah tersebut juga menuai reaksi dari Kementerian Agama (Kemenag) melalui Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar pada Rabu (21/10/2026).

"Dalam agama Islam itu, selain berfungsi menyampaikan pesan keagamaan, dakwah menyampaikan keteladanan lewat tutur kata dan perilaku. Rasulullah SAW adalah rujukan agung bagaimana dakwah Islam dijalankan," ujar Thobib Al Asyhar.

Ia yang mewakili Kemenag mengingatkan setiap dai maupun penceramah agar selalu menjaga etika, termasuk saat menyampaikan materi ceramah. Kegiatan tersebut tidak seharusnya merendahkan atau melukai martabat perempuan dan kelompok lansia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk itu, setiap penceramah atau dai yang berbicara di ruang publik hendaknya senantiasa menjaga etika dalam menyampaikan materi ceramah, termasuk dalam gaya humor agar tidak merendahkan atau melukai martabat orang lain," pungkasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berhasil Lampaui Target Medali Emas di Asian Para Games 2026, NPC Indonesia Apresiasi Perjuangan Seluruh Atlet Merah Putih

Berhasil Lampaui Target Medali Emas di Asian Para Games 2026, NPC Indonesia Apresiasi Perjuangan Seluruh Atlet Merah Putih

Kontingan Indonesia untuk Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya berhasil melampaui target medali emas yang diberikan.
3 Hotel Mewah Favorit Dekat Bundaran HI Jakarta

3 Hotel Mewah Favorit Dekat Bundaran HI Jakarta

Berikut tiga hotel mewah yang direkomendasikan Traveloka. Cocok buat berlibur bersama keluarga di Jakarta.
Viral! Anak Nekat Jalan Kaki ke Polsek demi Tolong Ibu yang Diduga Disiksa Ayah, Kondisi Korban Memprihatinkan

Viral! Anak Nekat Jalan Kaki ke Polsek demi Tolong Ibu yang Diduga Disiksa Ayah, Kondisi Korban Memprihatinkan

Sebuah video yang memperlihatkan keberanian seorang anak melaporkan dugaan KDRT terhadap ibunya di Pontianak, Kalimantan Barat, viral di media sosial.
Syahrini Akui Culture Shock setelah Menikah dengan Reino Barack, Terutama soal Kebiasaan Keluarga

Syahrini Akui Culture Shock setelah Menikah dengan Reino Barack, Terutama soal Kebiasaan Keluarga

Syahrini mengaku mengalami culture shock setelah menikah dengan Reino Barack. Ia menceritakan perbedaan kebiasaan keluarga bisnis dan dukungan mertuanya.
Meski Perang di Timur Tengah Masih Panas, MotoGP Tegaskan akan Tetap Menggelar Balapan di Qatar Musim Ini

Meski Perang di Timur Tengah Masih Panas, MotoGP Tegaskan akan Tetap Menggelar Balapan di Qatar Musim Ini

MotoGP menegaskan rencana mereka untuk tetap menyelenggarakan MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail meski situasi keamanan di Timur Tengah belum stabil.
Singgung FIFA, I.League Minta Komite Disiplin PSSI Lebih Tegas Soal Imbas Kericuhan Suporter

Singgung FIFA, I.League Minta Komite Disiplin PSSI Lebih Tegas Soal Imbas Kericuhan Suporter

Larangan suporter tandang akhirnya dicabut setelah tiga tahun lamanya diterapkan I.League. Ferry Paulus mengakui beberapa syarat diajukan pihak keamanan atas pertandingan mana yang dapat dihadiri oleh suporter tim tandang. 

Trending

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi resmi meluncurkan Pajero terbaru di Thailand dan menyiapkan ekspansi ke 100 negara. Lantas, kapan SUV legendaris ini akhirnya dijual di Indonesia?
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus anak mutilasi hingga rebus ayahnya sendiri di Brebes, Jawa Tengah. Anak itu mengaku merebus potongan tubuh ayahnya selama dua hari sebelum dibuang ke Sungai Kluwut. Sementara itu, tulang belulang ayahnya dibakar hingga menjadi abu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT