News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Taubat Dukun Santet Perempuan, Ajal Sudah di Depan Mata Setelah Keok Bertarung, Selamat Berkat Ucap Kalimat Syahadat

Menurut Ria, permintaan berbagai macam syarat untuk menyantet seseorang itu bukanlah permintaan dari Ria, melainkan makhluk gaib yang bekerjasama bersama Ria, yang nantinya akan bertugas untuk menyakiti target yang hendak disantet.
Kamis, 16 Juni 2022 - 20:32 WIB
Ilustrasi dukun santet
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Mantan praktisi ilmu hitam, Ria Puspita Sari membagikan kisah dan pengalamannya bisa meninggalkan dunia hitam itu.

Kisah pertaubatan Ria Puspita Sari sang dukun santet itu tayang di video channel YouTuber Prasodjo Muhammad sekitar satu bulan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada Prasodjo Muhammad, Ria Puspita Sari mengaku bahwa dia dulu adalah seorang dukun santet yang biasa menerima banyak orderan untuk menyakiti target para kliennya.


Mantan dukun santet, Ria Puspita Sari dan YouTuber Prasodjo Muhammad. (Capture YouTube Prasodjo Muhammad)

"Klien yang minta tolong selalu datang bawa persyaratan apa yang gue minta, seperti misalnya kembang, darah hewan, dan keperluan lainnya. Jadi yang nyediain itu pasiennya, bukan gue," kata Ria.

Menurut Ria, permintaan berbagai macam syarat untuk menyantet seseorang itu bukanlah permintaan dari Ria, melainkan makhluk gaib yang bekerjasama bersama Ria, yang nantinya akan bertugas untuk menyakiti target yang hendak disantet.

"Karena kan bukan gue yang ngerjain, gue nyuruh juga si peliharaan gue ini buat jalan (buat nyelakain) kan, Dan gue baru mulai aksi (nyantet) itu pada pukul 00.15, menurut gue asyik aja ngelakuin jam segitu, dan ramai aja gaibnya," kata Ria.

Kemudian Ria pun menjelaskan bahwa terkadang permintaan kliennya bermacam-macam, ada yang minta langsung target 'dimatikan' namun ada juga yang minta disakiti secara perlahan.

"Tapi gue lebih suka sedikit-sedikit biar dia (klien) dateng terus ke gue dan otomatis duit ngalir terus buat gue. Kalau langsung kan ya udah dibayar segitu doang dan selesai," katanya.

Lemas berkat doa dibacakan Nabi Yunus 

Tak hanya menceritakan pengalamannya saat menyantet orang, namun Ria juga menceritakan apa saja kelemahan dukun santet.

Ya, pada kesempatannya berbagi cerita, Ria mengatakan bahwa ilmu hitamnya itu tak bisa bekerja atau tak mempan saat dihadapkan dengan orang yang rajin beribadah atau imannya kuat.

"Waktu mau nyantet itu gue biasanya kirim dulu nih setan yang ilmunya kecil, dia gue tugasin untuk ngontrol bagus gak tuh target ibadahnya. Kalau yang lemah ibadahnya atau enggak rajin sholat, gampang tuh, dari posisi mana juga bisa kena, tapi kalau udah ketemu yang rajin sholat, ibadahnya bagus dan rajin enggak mempan," kata Ria.

Tak hanya itu, Ria pun menyebut jika orang atau target yang mau disantetnya
rajin beribadah seperti misalnya rajin salat, maka santetnya tak berpengaruh dan mental ke anggota keluarga lainnya yang ibadahnya kurang rajin atau tak rajin salat.


Mantan prakitis ilmu hitam Ria Puspita Sari. (ist)

"Kalau sama orang yang sholatnya rajin santet gue enggak mempan, tapi masih bisa mental ke anggota keluarganya yang lain, yang enggak rajin beribadah atau rajin sholat, gitu," kata Ria.

Adapun Ria menjelaskan bahwa terdapat doa yang benar-benar bisa membuat setan-setan peliharannya dulu itu lemas dan terluka.

Menurut Ria, doa Nabi Yunus di dalam perut ikan paus itu benar-benar ampuh untuk melumpuhkan serangan santetnya dan juga bisa melukai Ria dan setan-setan peliharaannya.

"Lailaha illa Anta subhanaka inni kuntu minadhdhalimin, itu cuma sepenggal kalimatnya, tapi itu udah bisa bikin setan-setan gue pincang, lemes, dan badan gue juga bisa sakit-sakit itu, kita dukun takut," kata Ria.

Krena merasa telah banyak menzalimi orang, Ria pun memutuskan untuk bertaubat dan meninggalkan praktik ilmu hitam dan profesinya sebagai dukun santet.

Kala itu, katanya, kisah pertaubatannya itu dimulai saat dia menerima serangan balik dari seorang yang memiliki ilmu yang serupa.


Ilustrasi dukun santet. (ist)

Saat itu, Ria yang tengah melihat kendi berisi air, tiba-tiba dikagetkan dengan air yang mmenyiprat ke wajahnya.

"Air di kendi nyiprat ke muka gue, dan gue lihat (di air) itu ada orang udah tua, wajahnya penuh tato dan dia gak pake baju. Dan dia adalah orang suku pedalaman Kalimantan. Dan gue sekaligus juga mau berterima kasih ke ornag Kalimantan itu karena berkat dia gue saat ini bertaubat," katanya.

Menurut Ria, setelah ia melihat orang Kalimantan penuh tato di wajah itu, ia tak lama langsung jatuh sakit.

"Air yang muncrat ke muka gue itu kayak narik gue, dan gue kecekik gitu. Dan lo tahu Jo apa kata dia, dia cuma ngucap gini, Lo mau nyakitin cucu gue berarti lo mau cari mati, dan di situ gue pun benar-benar minta ampun," kata Ria.


Ilustrasi praktik perdukunan. (ist)

Menurut Ria, kala itu ia merasakan kesakitan yang luar biasa saat setelah kecipratan air di kendi itu.

Rasa sakit itu, kata Ria benar-benar sangat menyiksanya.

"Mata gue sampai udah mau keluar, gue minta ampun karena bener-bener sakit, dan dia lepasin 'cekikannya' itu dan mengucap ke gue, apa pesan terakhir lo gitu kata dia," kata Ria.

Dan setelah dilepaskan 'cekikan' gaibnya itu, Ria langsung menutup kendi dan membuang air di kendi itu.

Namun yang terjadi setelahnya justru semakin brutal.


Mantan dukun santet Ria Puspita Sari dan Prasodjo Muhammad. (Capture YouTube Prasodjo Muhammad)

Menurut pengakuan Ria, setelah ia melepaskan diri dari 'cekikan' gaib, ia langsung berlari dan kaget melihat rumahnya dikelilingi api.

"Gue kaget, depan rumah gue, enggak tahu itu cuma pandangan mata gue doang tapi sudah banyak api mengelilingi rumah gue, dan gue pingsan saat itu, dan gue kira gue mati kebakar api saat itu" kata Ria.

Dan dalam pingsannya itu, Ria mengaku bermimpi bertemu dengan korban yang ia santet.

Menurutnya, si korban tampak menggunakan seperti penutup kepala khas budaya Kalimantan dan korbannya itu ternyata dianggap salah satu orang terpandang di Kalimantan.

"Eh gila ya, pantes gue mau dimatiin sama, udah mah itu anak satu-satunya, gue juga mengakui bahwa bapaknya itu sakti banget," kata dia.

Dan di lama mimpi itu pula, kata Ria, orang sakti yang 'mencekik' Ria secara gaib itu memperingatkan bahwa Ria akan dibebaskan kalau Ria melepaskan semua setan-setan yang dipelihara atau alat-alat gaib yang gunakan untuk menyantet, maka dia akan dilepaskan dan diberi kesempatan.

"Prosesnya cepet banget, benar-benar cepat," kata Ria.

Setelah sadar, Ria mengaku sempat dimimpikan oleh sosok anak kecil yang menariknya sampai ke dekats ebuah sumur.

Dalam mimpinya, Ria dikagetkan dengan kalimat yang diucapkan anak kecil itu.

Adapun anak kecil itu menyuruh Ria untuk segera bertaubat.

"Anak kecil itu narik gue, dan dia bilang adek sayang sama ibu, adek enggak mau ketemu ibu di api, adek pengen ketemu ibu di taman, ibu mau enggak? gue pun nganggukin kepala bilang ya setuju, dan gue di situ juga disuruh ucap kalimat syahadat," kata Ria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tonton selengkapnya kisah pertaubatan Ria Puspita Sari sang dukung santet. (abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT