Diana Pungky Akui Kecewa, Kasus Dugaan Penipuan Mantan Asisten Naik Penyidikan
- Instagram @_dianapungky_
tvOnenews.com - Kasus dugaan penipuan yang dilaporkan Diana Pungky terhadap mantan asistennya kini memasuki babak baru. Laporan yang dilayangkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan, penggelapan, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tersebut resmi naik ke tahap penyidikan. Diana Pungky pun mengaku kecewa karena orang yang selama ini dipercaya mengurus keuangannya justru diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Perkembangan ini disampaikan oleh kuasa hukum Diana Pungky dalam tayangan Intens Investigasi pada 6 November 2026. Ia menjelaskan bahwa kliennya kembali menjalani pemeriksaan setelah laporan yang sebelumnya berada di tahap penyelidikan resmi ditingkatkan ke penyidikan.
“Bu Diana menerima panggilan untuk di-BAP karena status laporan Bu Diana sudah naik menjadi penyidikan,” ucap kuasa hukum.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk melengkapi keterangan Diana berdasarkan hasil penyelidikan yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian. Kuasa hukum menyebut, ada sejumlah hal yang perlu kembali dikonfirmasi kepada kliennya agar proses hukum dapat berjalan lebih lanjut.
“Jadi memberikan keterangan lagi atas hasil-hasil penyelidikannya yang sudah memenuhi unsur-unsur,” lanjutnya.
Dalam pemeriksaan kali ini, Diana Pungky harus menjawab total 51 pertanyaan. Penyidik juga melakukan pendalaman terhadap sejumlah transaksi keuangan, termasuk memeriksa mutasi rekening milik Diana dari beberapa bank selama sembilan tahun terakhir.
Proses audit tersebut membutuhkan waktu cukup panjang karena setiap transaksi harus diperiksa secara teliti dan berulang. Kuasa hukum mengatakan, hasil pemeriksaan keuangan itu turut memengaruhi perkembangan nilai kerugian yang dialami Diana.
“Di total pertanyaan ada 51, semuanya diulang lagi. Jadi berdasarkan BAP waktu penyelidikan itu kemudian dilakukan auditing karena apa itu mutasi rekening dari beberapa rekening di beberapa bank itu sepanjang 9 tahun ya. Jadi memerlukan waktu yang cukup lama dan harus teliti dicek lagi berulang kali. Makanya nilainya juga berkembang terus.”
Meski belum dapat menyampaikan angka pasti, kuasa hukum mengungkapkan bahwa hasil audit menunjukkan nilai kerugian yang jauh lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Ia menyebut jumlahnya mencapai miliaran rupiah.
“Nah, kita enggak bisa menyampaikan itu ya, karena itu adalah kewenangan penyidik. Tapi yang jelas kalau ingat penjelasan dari Bapak Kasubbid Penmas itu ternyata hasil auditnya jauh lebih besar daripada itu ya. Waktu itu aja sudah miliaran rupiah. Ini jauh lebih besar ya, miliaran juga.”
Di tengah perkembangan proses hukum tersebut, Diana Pungky turut mengungkapkan perasaannya setelah mengalami kejadian yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Ia mengaku terkejut dan kecewa karena selama ini sudah menaruh kepercayaan penuh kepada mantan asistennya.
Menurut Diana, saat ini dirinya memilih untuk menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada penyidik dan kuasa hukumnya. Ia juga berusaha menyikapi persoalan ini dengan lebih tenang.
“Kecewa pasti ada dong. Pertama-tama pasti syok ya, enggak nyangka gitu loh. Ya udah. Terus tapi sekarang ya sudah saya serahkan ke penyidik. Terus saya ada juga kuasa hukum saya. Jadi ya udah, berpikirnya lebih logika ya,” ungkap Diana Pungky.
Kekecewaan Diana bukan tanpa alasan. Ia mengatakan, uang yang diduga diambil merupakan tabungan dari hasil kerja kerasnya selama bertahun-tahun. Bahkan, sejumlah urusan keuangan yang sebelumnya dipegang oleh mantan asistennya kini telah dialihkan kepada sang anak.
“Tabungan saya dari hasil kerja keras saya yang dia ambil loh, Mbak. Semua yang dulunya dia pegang sekarang di-handle sama anak saya. Kalau kecewa sih pasti kecewa ya, Mbak. Soalnya saya percaya 100% loh,” tuturnya.
Diana juga menceritakan bahwa dirinya sempat berusaha menghubungi mantan asistennya ketika orang tersebut sudah tidak lagi bekerja dengannya. Namun, upaya itu justru berakhir dengan dirinya diblokir sehingga tidak bisa berkomunikasi lebih lanjut.
Kondisi tersebut akhirnya membuat Diana memutuskan untuk menempuh jalur hukum. Ia mengaku sudah tidak memiliki cara lain untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara langsung.
“Awal-awal malah saya telepon-telepon, malah saya yang diblok. Saya enggak bisa dihubungin. Jadi karena ini udah, udah langkah terakhir saya lapor polisi, saya nyari lawyer itu udah yang terakhir deh karena saya udah enggak bisa,” pungkas Diana Pungky.
Sebagai informasi, Diana Pungky resmi melaporkan mantan asisten pribadinya berinisial YS atau Yulia ke Polda Metro Jaya pada 1 Juli 2026. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan, penggelapan, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
YS diketahui telah lama bekerja dengan keluarga Diana Pungky dan dipercaya untuk mengurus berbagai keperluan, termasuk urusan keuangan. Namun, pada 20 Mei 2026, YS disebut mendadak mengundurkan diri tanpa berpamitan. Setelah itu, Diana mengaku kesulitan menghubunginya karena nomor kontaknya telah diblokir.
Kini, Diana memilih menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian dan kuasa hukumnya. Sementara itu, pengelolaan keuangan yang sebelumnya dipercayakan kepada mantan asistennya telah dialihkan kepada sang anak.
(anf)
Load more