News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemeran Money Heist Korea Ungkap Perbedaan Karakter Serial Asli dan Bawa Unsur Konflik Korut

Pemeran Money Heist Korea - Joint Economic Area ungkap beban bawakan serial yang lebih dulu sukses di netflix ini, dan tuturkan perbedaan memerankan karakter.
Minggu, 26 Juni 2022 - 16:38 WIB
Pemeran Money Heist Korea - Joint Economic Area mengungkapkan beban bawakan serial yang lebih dulu sukses di netflix ini, dan tuturkan perbedaan memerankan karakter masing-masing, Minggu (26/6/2022)
Sumber :
  • Sumber: @moneyheistkoreanversion

Jakarta - Pemeran Money Heist Korea - Joint Economic Area mengungkapkan beban bawakan serial yang lebih dulu sukses di netflix ini, dan tuturkan perbedaan memerankan karakter masing-masing, Minggu (26/6/2022)

Pemeran Money Heist Korea menuturkan pengalamannya yang menyajikan serial hit netflix versi remake Korea yang dalam wawancara dan pemotretan baru-baru ini untuk majalah Elle, bersama Yoo Ji Tae, Jeon Jong Seo, dan Park Hae Soo.
Diadaptasi berdasarkan serial Spanyol terkenal dan sangat hit tahun 2017 Money Heist atau La Casa De Papel, Money Heist: Korea - Joint Economic Area mengikuti sekelompok perampok anonim yang bergabung untuk perampokan skala besar yang ambisius di Unified Korean Mint fiksi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yoo Ji Tae berperan sebagai Profesor, dalang di balik operasi tersebut, sementara kru perampoknya yang bertabur bintang termasuk Park Hae Soo (yang menggunakan nama "Berlin") dan Jeon Jong Seo (dikenal sebagai "Tokyo").


Melansir dari Soompi, menggambarkan salah satu perbedaan terbesar antara serial asli dan versi remake Korea, Yoo Ji Tae menjelaskan, “Plot senilai dua musim dari versi aslinya diringkas menjadi hanya 12 episode (untuk remake kami). Tidak ada eksposisi demi eksposisi, dan kami hanya menyampaikan poin plot utama seperlunya. Ada kesenangan tertentu yang datang dari pengembangan plot yang serba cepat.”

Mengenai bagaimana dia mempersiapkan perannya, Yoo Ji Tae berbagi, “Dalam versi singkat ini, saya sampai pada kesimpulan bahwa salah satu cara saya dapat dengan cepat menunjukkan pesona Profesor dalam sekali jalan adalah melalui suaranya. 

Setelah banyak berpikir, saya mulai mengembangkan suara Profesor sambil beralih ke narasi atau dialog animasi untuk referensi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Park Hae Soo mengakui bahwa ada sejumlah tekanan yang datang dengan membuat ulang acara populer tersebut.

“Tentu saja ada kekhawatiran dan tekanan karena fakta bahwa serial aslinya mendapat respons yang luar biasa,” kata aktor tersebut. “Tetapi saat membaca naskahnya, saya dapat dengan jelas melihat perbedaan yang unik dari ‘Money Heist: Korea – Joint Economic Area.’ Ada langkah cepat dalam cerita, dan karakternya secara definitif memberi kesan versi Korea kekuatannya sendiri.”

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan Summarecon sukses memulihkan nama baik Bekasi dengan bertransformasi menjadi pusat hunian premium dan destinasi bisnis berkelas dunia.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu ungkap rencana Onyo kuliah di Amsterdam, Belanda, dengan dukungan keluarga dan persiapan matang tanpa mengganggu karier hiburannya. (9/4/2026)

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT