News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditawar Rp 1 Miliar, Begini Penampakan Batu Petir Ponari Setelah Disimpan 13 Tahun

Saat didatangi oleh Ricky Santosa, Ponari juga sempat menunjukan batu petir yang dipercaya bisa menyembuhkan segala macam penyakit itu.
Selasa, 5 Juli 2022 - 09:49 WIB
Ponari.
Sumber :
  • Instagram

Jakarta – Kisah Ponari dukun cilik asal Jombang, Jawa Timur berawal pada Januari 2009 lalu. Saat itu bocah yang masih berusia 9 tahun tersebut menemukan batu petir yang dipercaya bisa menyembuhkan segela penyakit.

Berlat batu petirnya itu, ia pernah populer seantero negeri, namun kini banting setir jadi buruh hingga berkegiatan sebagai Komika (pemain Stand Up Comedy).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cerita kepopuleran Ponari bermula pada 2009 ketika dia bermain di ladang dekat rumahnya, tiba-tiba petir menyambar di atas kepalanya.

Ajaibnya petir itu tidak melukai Ponari, justru setelah petirnya hilang, dia menemukan batu ajaib yang dikenal sebagai ‘batu petir’ dipercaya bisa menyembuhkan segala penyakit.

“Di sini dulu, nemu batunya, dulu tidak kaya gini. Ini dulu tanah merah, kalau hujan becek," ungkapnya di  YouTube Ric SNT milik Ricky Santosa.

Saat didatangi oleh Ricky Santosa, Ponari juga sempat menunjukan batu petir yang dipercaya bisa menyembuhkan segala macam penyakit itu.

Batu petir yang ditemukan pertama kali oleh Ponari pada 2009 itu terus disimpan dirumahnya, hingga kini maka sudah selama 13 tahun.

Foto: penampakan batu petir Ponari.

Dulu banyak yang percaya batu petir yang dimiliki Ponari berkhasiat menyembuhkan segala penyakit sehingga banyak orang yang datang kepadanya dari berbagai penjuru negeri dan mancanegara.

“Paling jauh yang berobat dari Singapura," kata Ponari.

Saat batu petirnya populer dan kedukunannya dipercaya, Ponari, sehari bisa memperoleh Rp 100 juta.

“Tarifnya dulu, suka rela. Dulu sehari pernah dapat Rp100 juta,” ujarnya.

Namun dengan seiringnya waktu, nama Ponari redup hingga jarang muncul. Ia pun mencari penghasilan dari pekerjaan lain.

Misalnya Ponari pernah jadi buruh pabrik yang digaji  Rp23 ribu per hari atau bekerja di peternakan ayam untuk membersihkan kotorannya dengan bayaran Rp 300 ribu per bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga diajak Stand Up oleh Firman di komunitas Standup Indo Malang. Firman mengajak Ponari yang punya pengalaman sebagai dukun cilik untuk menertawakan dirinya sendiri lewat Stand Up Comedy.

Sedangkan  nama Ponari redup pada 2015, dan hanya sedikit orang yang berobat lagi kepadanya bahkan nyaris tak ada.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Guru Sabdo Roso Ajak Masyarakat Rawat Batin Lewat Laku Hening

Jelang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Guru Sabdo Roso Ajak Masyarakat Rawat Batin Lewat Laku Hening

Beban pikiran dan emosi juga dapat membuat seseorang merasa lelah meski tidak melakukan aktivitas berat.
Klaster Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, Tinggal Satu Bangunan yang Belum Rata

Klaster Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, Tinggal Satu Bangunan yang Belum Rata

Pembongkaran klaster mewah di Lapas Cibinong terus dilakukan. Hingga Rabu petang, tersisa satu bangunan yang belum dirobohkan.
Pep Guardiola Akhirnya Buka Suara usai Man City Dinyatakan Bersalah 114 Pelanggaran Finansial

Pep Guardiola Akhirnya Buka Suara usai Man City Dinyatakan Bersalah 114 Pelanggaran Finansial

Pep Guardiola buka suara usai Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran finansial. Ia tetap mendukung klub saat proses banding masih berjalan.
Bangkit Pascakebakaran, Bantuan PNM Bersama BRINS Nyalakan Harapan Baru Warga Sade

Bangkit Pascakebakaran, Bantuan PNM Bersama BRINS Nyalakan Harapan Baru Warga Sade

Upaya bangkitkan harapan warga Sade pascakebakaran, PNM bersama BRINS menyiapkan pendampingan lanjutan bagi para nasabah melalui berbagai program pemberdayaan.
Striker Naturalisasi Malaysia Tolak Mentah-mentah Main di Liga Indonesia, Ini Alasannya

Striker Naturalisasi Malaysia Tolak Mentah-mentah Main di Liga Indonesia, Ini Alasannya

Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, mengaku tak pernah membayangkan bermain di Liga Indonesia dan menegaskan dirinya nyaman berkarier di Malaysia.
Warga Jabar Buruan Cek Aplikasi Sapawarga, Dedi Mulyadi Berikan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

Warga Jabar Buruan Cek Aplikasi Sapawarga, Dedi Mulyadi Berikan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberi kabar baik untuk semua warga Jabar. Ternyata ada asuransi Aing yang bermanfaat untuk warga kurang mampu.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Beroperasi, Tarif Gratis Selama 14 Hari

Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Beroperasi, Tarif Gratis Selama 14 Hari

PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) pada Rabu (30/9/2026) mulai mengoperasikan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) ruas Gending-Paiton.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT