GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keributan Antara Warga dengan Pemuda Pribumi yang Tak Terima Ditegur Main Gitar Tengah Malam, Berakhir Damai

Baru-baru ini beredar sebuah video yang perlihatkan kelompok pemuda yang bermain gitar di tengah malam dan lakukan melempari rumah warga dinasehati oleh polisi.
Rabu, 6 Juli 2022 - 21:06 WIB
Tangkapan Layar
Sumber :
  • instagram/@infojawabarat

Bogor - Sebelumnya viral sebuah video yang memeperlihatkan seorang warga menegur sekelompok pemuda yang bermain gitar di tengah malam namun tidak terima dan bawa-bawa nama pribumi berakhir damai.

Keributan berawal dari salah seorang pemuda yang tidak terima mendapat teguran dari pemilik rumah karena bermain gitar tengah malam dan menendang-nendang pagar rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terjadi adu mulut antar keduanya tidak terima di tegur kaarena berisik salah satu pemuda mengaku sebagai pribumi mengatakan wajar jika mereka berisik.

"Gua kan main gitar kena lu berisik, gue orang pribumi disini lu ngapain ngomelin anak-anak gue, gue pribumi disini wajar berisik, lu mau macem-macem disini," kata salah satu pemuda.

Tak hanya itu hampir terjadi keributan antara salah seorang pemuda yang mabuk dengan pemilik rumah, keributan sempat dilerai oleh salah seorang warga namun bukannya menjadi kondusif tak lama berselang, Dina mengatakan para pemuda tersebut memancing keributan dengan melempari rumahnya dengan batu dan genteng.

Diketahui jika kejadian tersebut terjadi di Desa Pasir Angin, Cileungsi, Kabupaten Bogor pada hari Senin (4/7) dini hari.

Dan pemilik rumah sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib atas dasar perbuatan tidak menyenangkan serta pengancaman.

Polisi lakukan mediasi

Baru-baru ini beredar sebuah video yang diunggah oleh akun majeliskopi08 memeperlihatkan sekelompok pemuda yang duduk dilantai tengah di nasehati oleh pihak berwajib.

"Boleh main gitar, tapi hargai tetangga dan kalau main gitar ingat waktu," ujar pihak kepolisian kepada sekelompok pemuda.

Diketahui jika itu merupakan sekelompok pemuda yang tidak terima ditegur bermain gitar dan melempari rumah warga dengan batu, tengah melakuakan mediasi dengan pemilik rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah sudah clear. Semoga kedepannya kejadian seperti ini tidak terulang lagi," tulis keterangan pada video.

Setelah permasalahan ini selesai pemilik rumah yang sebelumnya membagikan video kejadian tersebut melalui akun Tiktok pribadinya @dinapamaliaa sudah menghapus video viral tersebut setelah permasalahan berakhir damai.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT