GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Empty Sella Syndrome Penyakit yang Diderita Ruben Onsu

Sebagaimana diketahui penyakit Empty Sella Syndrome merupakan penyakit yang diderita Ruben Onsu hingga membuat presenter terkenal di Indonesia itu menjalani perawatan di rumah sakit.
Minggu, 24 Juli 2022 - 14:19 WIB
Ruben Onsu.
Sumber :
  • Instagram/@rubenonsu

Jakarta – Sebagaimana diketahui penyakit Empty Sella Syndrome merupakan penyakit yang diderita Ruben Onsu hingga membuat presenter terkenal di Indonesia itu menjalani perawatan di rumah sakit.

Penyakit langka yang dideritanya itu sering membuat Ruben Onsu terlihat lemas dan pucat, bahkan harus dirawat di ICU secara mendadak. Lantas, apa sebenarnya penyebab Empty Sella Syndrome?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ruben Onsu didiagnosa menderita penyakit Empty Sella Syndrome yang memaksanya harus melakukan pengecekan rutin di rumah sakit.

Penyakit Empty Sella ini adalah kelainan langka yang ditandai dengan pembesaran atau malformasi struktur di tengkorak yang dikenal sebagai sella tursika.

Dikutip dari laman John Hopskin, kebanyakan individu dengan sindrom ini tidak memiliki gejala terkait, tetapi temuan tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang kekurangan hormon.

Sindrom sella empty ini dapat terjadi sebagai kelainan primer, yang penyebabnya tidak diketahui (idiopatik), atau sebagai kelainan sekunder, yang terjadi karena kondisi atau kelainan yang mendasarinya.

Adapun kelianan tersebut seperti tumor hipofisis yang diobati, trauma kepala, atau suatu kondisi, dikenal sebagai hipertensi intrakranial idiopatik (juga disebut pseudotumor serebri) di mana peningkatan tekanan intrakranial menyebabkan sindrom sella empty.

Gejala sindrom empty sella dapat bervariasi dari satu orang ke orang lain dan tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Dalam kebanyakan kasus, terutama pada individu dengan sindrom sella kosong primer, tidak ada gejala terkait (asimptomatik).

Seringkali, sindrom ini ditemukan secara kebetulan pada pemeriksaan CT atau MRI ketika individu sedang dievaluasi karena alasan lain.

Gejala paling umum yang berpotensi terkait dengan sindrom ini adalah sakit kepala kronis. Namun, tidak diketahui apakah sakit kepala berkembang karena sindrom sella kosong atau hanya temuan kebetulan.

Banyak individu dengan sindrom ini memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi), yang dengan sendirinya dapat menyebabkan sakit kepala jika parah.

Dalam kasus yang jarang terjadi, individu dengan sindrom empty sella mengalami peningkatan tekanan di dalam tengkorak (tekanan intrakranial jinak), kebocoran cairan serebrospinal dari hidung (rinorhea serebrospinal), pembengkakan diskus optikus karena peningkatan tekanan tengkorak (papiledema), dan kelainan mempengaruhi penglihatan seperti hilangnya kejernihan penglihatan (visual acuity).

Temuan spesifik pada beberapa individu dengan sella kosong, termasuk anak-anak, telah diisolasi defisiensi hormon pertumbuhan.

Individu dengan sindrom sekunder empty sella lebih mungkin untuk mengembangkan kelainan yang mempengaruhi penglihatan dan penurunan fungsi hipofisis karena penyebab yang mendasari mereka, misalnya tumor hipofisis yang diobati atau trauma, mengakibatkan masalah terkait lainnya. Penyebab Penyebab pasti dari sindrom sella kosong primer tidak diketahui (idiopatik).

Para peneliti percaya bahwa cacat pada diafragma sellae yang ada saat lahir (cacat bawaan) berperan dalam pengembangan sindrom empty sella primer. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada beberapa individu yang terkena, robekan pada diafragma sellae memungkinkan membran di bawahnya menembus (herniate), yang memungkinkan cairan serebrospinal bocor keluar dan menumpuk di sella tursika. Tekanan yang diberikan oleh cairan dapat meratakan atau memperbesar sella tursika.

Akibatnya, hipofisis menjadi dikompresi dan diratakan juga.  Sindrom empty sella sekunder disebabkan oleh berbagai kondisi yang berbeda termasuk cedera atau trauma pada kepala, tumor hipofisis yang diobati, infeksi, terapi radiasi, pembedahan pada daerah hipofisis, atau kelainan langka seperti sindrom Sheehan. (Viva/rem)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polemik ABK Dihukum Mati Karena Penyelundupan 2 Ton Narkoba, DPR: Aktor Intelektualnya Perlu Diburu!

Polemik ABK Dihukum Mati Karena Penyelundupan 2 Ton Narkoba, DPR: Aktor Intelektualnya Perlu Diburu!

Polemik ancaman hukuman mati terhadap anak buah kapal (ABK) Fandi Ramadhan karena penyelundupan 2 ton narkoba menggunakan Kapal Sea Dragon menuai sorotan hingga
Bacaan Doa Menjaga Diri dari Godaan Hawa Nafsu Saat Puasa Ramadhan Beserta Latin dan Artinya

Bacaan Doa Menjaga Diri dari Godaan Hawa Nafsu Saat Puasa Ramadhan Beserta Latin dan Artinya

Bacaan doa terhindar dari hawa nafsu saat puasa Ramadhan menjadi bekal penting bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk. Ini doanya
Belum Sempat Mandi Junub Sampai Subuh, Apakah Puasa Ramadhan Tetap Sah? Buya Yahya Beri Penjelasan

Belum Sempat Mandi Junub Sampai Subuh, Apakah Puasa Ramadhan Tetap Sah? Buya Yahya Beri Penjelasan

Puasa Ramadhan keadaan belum bersuci. Apakah puasa tetap sah jika masih junub sampai subuh? Ataukah kondisi tersebut justru membatalkan puasa yang dijalankan?
Mauricio Souza Lega! Persija Jakarta Rebut 3 Poin Krusial di Kandang Malut United

Mauricio Souza Lega! Persija Jakarta Rebut 3 Poin Krusial di Kandang Malut United

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyebut kemenangan 3-2 atas Malut United sebagai hasil yang sangat penting dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Selasa (24/2/2026).
Meski Sudah 41 Tahun, Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi

Meski Sudah 41 Tahun, Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi

Keberhasilan membobol gawang Al Fateh, kala dirinya menginjak usia 41 tahun, sukses mengukir tinta emas baru bagi Cristiano Ronaldo di sepak bola Arab Saudi.
Alarm Bahaya di Bernabeu! 5 Bintang Real Madrid Terancam Absen di 16 Besar Liga Champions

Alarm Bahaya di Bernabeu! 5 Bintang Real Madrid Terancam Absen di 16 Besar Liga Champions

Real Madrid menghadapi tekanan ganda jelang leg kedua Liga Champions melawan Benfica di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.

Trending

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menceritakan awal mula pihaknya “terpancing” untuk mengirimkan surat ke UNICEF. 
Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 seri Sentul, yang akan diramaikan dengan penentuan nasib Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro dalam perebutan juara putaran kedua babak reguler.
BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, membenarkan kabar terkait penonaktifan Hendra Basir sebagai kepala pelatih pelatnas panjat tebing.
Terpopuler: Sudah Capek-capek Timnas Indonesia Naturalisasi, Ole Romeny Mohon Maaf, Posisi Thom Haye Bisa Tergusur Kapten Sparta

Terpopuler: Sudah Capek-capek Timnas Indonesia Naturalisasi, Ole Romeny Mohon Maaf, Posisi Thom Haye Bisa Tergusur Kapten Sparta

Tiga isu panas seputar Timnas Indonesia tengah menjadi perbincangan publik. Berikut rangkuman kabar terpopuler yang bikin atmosfer skuad Garuda makin panas.
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketum PP Hima Persis: Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Proyek Sosial

Ketum PP Hima Persis: Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Proyek Sosial

​Ketua Umum PP Hima Persis, Sholahudin Hasan, menegaskan bahwa polemik mengenai besarnya anggaran program ini harus dilihat dengan kacamata investasi jangka panjang
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT