News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dijuluki Si Ahli Pengobatan Tradisional, Terungkap Profesi Gus Samsudin Sebelum Tenar

Perseteruan pesulap merah dan Gus Samsudin di sekitar Padepokan Nur Dzat itu viral di media sosial. Sampai membuat marcel diundang di Podcast oleh Deddy Corbuzier.
Kamis, 4 Agustus 2022 - 20:05 WIB
Potret pesulap merah alias Marcel dan Gus Samsudin
Sumber :
  • kolase tim tvonenews

Jakarta - Sosok Gus  Gus Samsudin pimpinan Padepokan Nur Dzat Sejati menjadi sorotan usai trik sulapnya dibongkar pesulap merah.

Diketahui, pasca kehadiran pesulap merah di podcast Deddy Corbuzier, padepokan yang terletak di Blitar, Jawa Timur itu pun ditutup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, padepokan tersebut dinilai menjadi tempat Gus Samsudin untuk menjalankan praktik penipuan berkedok agama dan pengobatan spiritual.

Namun niat pembuktian Pesulap Merah itu gagal dan membuat sedikit keributan di sekitar wilayah Padepokan Nur Dzat.

Perseteruan Pesulap Merah dan Gus Samsudin di sekitar Padepokan Nur Dzat itu viral di media sosial. Sampai membuat Pesulap Merah diundang di Podcast oleh Deddy Corbuzier.

Lantas siapa dan dari mana asal-usul Gus Samsudin Pendiri Padepokan Nur Dzat Sejati?

Gus Samsudin Berasal dari Lampung, Pernah Mondok di Cepu Jawa Tengah

Tak ingin konflik meluas dan besar, Forkopimda setempat pun menggelar rapat bersama tokoh masyarakat lintas organisasi.

Dari pertemuan yang juga dihadiri Samsudin dan pengacaranya itulah asal-usul si ahli pengobatan tradisional tersebut terungkap.

“Yang bersangkutan (Samsudin) asalnya dari Lampung,” kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Blitar Inspektur Polisi Satu Udiono dihubungi VIVA pada Rabu, 3 Agustus 2022.

Berdasarkan pengakuan Samsudin di forum, Udiono menjelaskan bahwa Samsudin pernah belajar di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Cepu, Jawa Tengah.

Tukang Rosok yang Berhasil Mengobati Orang Kesurupan

Setelah itu, Samsudin mengadu nasib sebagai tukang rosok dan tinggal di Kabupaten Kademangan, Blitar.

“Di Kademangan dia itu awal mulanya kerja di rosok (tukang rosok),” ujarnya. Setelah berhasil, Samsudin kemudian mencoba mengobati orang yang kesurupan.

Dia juga mendirikan padepokan di Desa Rejowinangun sekaligus jadi tempat tinggalnya. “Setelah itu diembuskan dan semua masyarakat tahu [keahlian Samsudin dalam hal pengobatan tradisional], tandas Udiono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Udiono menuturkan, dalam pertemuan tersebut belum diambil keputusan, namun hanya kesimpulan-kesimpulan yang nantinya akan disampaikan di pertemuan Forkopimda selanjutnya.

Hal yang pasti, sementara ini Samsudin diminta untuk tidak melakukan aktivitas praktik pengobatannya di padepokan. “Tapi kalau di luar [padepokan] tidak apa-apa,” ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Cuaca Hari Jumat, BMKG Sebut Sejumlah Wilayah Ada yang Berawan dan Hujan Ringan

Prediksi Cuaca Hari Jumat, BMKG Sebut Sejumlah Wilayah Ada yang Berawan dan Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam keterangannya, juga memprakirakan akan ada wilayah mengalami berawan saja. Daerah mana saja?
Sanksi FIFA Selesai, FAM Pastikan 7 Pemain Naturalisasi Ilegal Tak Bisa Kembali Bela Timnas Malaysia

Sanksi FIFA Selesai, FAM Pastikan 7 Pemain Naturalisasi Ilegal Tak Bisa Kembali Bela Timnas Malaysia

Sanksi FIFA untuk larangan aktivitas sepak bola bagi tujuh pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia selama 12 bulan telah selesai per tanggal 1 Oktober 2026. 
Peringati 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Manajemen Arema FC Gelar Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama di Kandang Singa

Peringati 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Manajemen Arema FC Gelar Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama di Kandang Singa

Manajemen Arema FC kembali menggelar agenda rutin tahunan Khataman Al-Qur'an dan Tahlil untuk memperingati 4 tahun Tragedi Kanjuruhan. 
Hari Batik Nasional, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Lestarikan Budaya dan Perkuat Kesejahteraan Perajin

Hari Batik Nasional, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Lestarikan Budaya dan Perkuat Kesejahteraan Perajin

Gubernur Khofifah ajak masyarakat jadikan Hari Batik Nasional bukan sekadar momentum kenakan batik, tetapi juga untuk mengenal, merawat, dan menghidupkan ekosistem batik dari hulu hingga hilir.
RSUD Jombang Siaga Influenza A di Tengah Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diimbau Kenali Gejalanya

RSUD Jombang Siaga Influenza A di Tengah Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diimbau Kenali Gejalanya

Kasus influenza A ini menjadi perhatian publik karena kasusnya sempat meningkat di awal Tahun 2026. Namun gejalanya perlu diwaspadai untuk mencegah keparahan.
False Start Bikin Hilang Medali Asian Games, CdM Todotua Pasaribu Akui Aditya Tri Syahria Jadi Masa Depan Panjat Tebing Indonesia

False Start Bikin Hilang Medali Asian Games, CdM Todotua Pasaribu Akui Aditya Tri Syahria Jadi Masa Depan Panjat Tebing Indonesia

Usai Veddriq Leonardo tersingkir di semifinal, wakil Indonesia di final Aditya Tri Syahria justru gagal memberikan medali setelah terkena false start pada Kamis (1/10/2026). 

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
3 Tugas Utama Menanti Kapolri Suyudi Ario Seto, Kompolnas Berpesan Bisa Ciptakan Program yang Bagus

3 Tugas Utama Menanti Kapolri Suyudi Ario Seto, Kompolnas Berpesan Bisa Ciptakan Program yang Bagus

Pada 1 Oktober 2026, Suyudi Ario Seto disetujui oleh DPR RI dan resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri baru gantikan Listyo Sigit Prabowo
Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Jennifer Coppen kena bully netizen Malaysia setelah Timnas Indonesia menggagalkan Harimau Malaya lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 atas banjir gol di dua laga berbeda. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT