GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Momen HP Santri Disita "Digeprek" oleh Pengajar Ponpes, Menuai Sorotan Netizen

Ponpes memiliki aturan yang tak memperbolehkan para santri membawa handphone,momen HP santri disita "Digeprek" oleh Pengajar Ponpes, Menuai sorotan netizen, 6/9
Selasa, 6 September 2022 - 12:34 WIB
Momen Viral HP Santri Disita Digeprek oleh Pengajar Ponpes, Menuai Sorotan Netizen.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com / tangkapan layar @ffffachry

Jakarta - Pondok Pesantren biasanya memiliki aturan masing-masing yang cukup ketat dibanding sekolah negeri pada umumnya, salah satunya memiliki aturan yang tak memperbolehkan para santri membawa handphone, seperti baru-baru ini viral momen HP santri disita "Digeprek" oleh Pengajar Ponpes, Menuai sorotan netizen, (6/9/2022).

Tak jarang aturan yang ketat diterapkan oleh beberapa Pondok Pesantren yang secara tegas menindak santri atau santriwati yang ketahuan dengan langsung menghancurkan hp tersebut, Hal itu pun acapkali jadi perdebatan bagi netizen akan perlunya tindakan sejauh itu yang dilakukan oleh Para Pengajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viral! Momen HP Santri disita "Digeprek" oleh Pengajar Ponpes, Menuai sorotan netizen: Orangtua capek banting tulang..

Seperti halnya yang dialami para santri dalam unggahan video viral di Instagram akun @terangmedia yang diunggah ulang dari akun Tiktok akun @ffffachry, pada Senin (5/9/2022).

"Viral, puluhan siswa di pondok yang ketahuan membawa HP berhasil disita dan dihancurkan oleh para pengajar," tulis keterangan unggahan video yang dikuti tvonenews.com

Dalam video unggahan itu memperlihatkan sejumlah Santri Pondok Pesantren yang sedang ramai-ramai berkerumun di lapangan tengah sekolah.

Para Santri menyaksikan sejumlah HP atau Handphone yang disita oleh Para Pengajar di tampilkan dijejerkan diatas sebuah tarpal.

Beberapa pengajar tengah siap menghancurkan sejumlah hape yang tengah rapi di jejerkan, Namun salah satu hal yang disoroti adalah alat yang digunakan "menggeprek" hp tersebut, yakni sebuah alat pemotong kawat.

Alat pemotong kawat yang biasanya digunakan para tukang bangunan, berubah fungsi oleh para Pengajar Pondok Pesantren untuk "menggeprek" HP Santri yang disita.

Hingga dilakukan proses penggeprekan atau penghancuran, lalu keluar asap dari hp tersebut. Para Santri hanya dapat menyaksikan Handphone-nya menunggu giliran untuk digeprek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlihat pula sebuah palu dengan diatas tatakan kayu, yang siap digunakan juga untuk meghancurkan atau "menggeprek" Handphone dari para santri yang telah rapi berjejer. 

"Ini pondok pesantren ya guys. dilarang membawa Hp juga udh jdi aturan di pondok krn akan menjadi distraksi santri nya, cung yang pernah mondok?," tulis pemilik video TikTok 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Minibus Wisatawan Singapura Rem Blong di Jalur Gunung Bromo, Tabrak Tiga Kendaraan

Minibus Wisatawan Singapura Rem Blong di Jalur Gunung Bromo, Tabrak Tiga Kendaraan

Sebuah minibus yang membawa wisatawan asal Singapura mengalami kecelakaan di jalur wisata Gunung Bromo, Sabtu siang (9/5/2026).
KONI Surabaya Optimistis Perbakin Cetak Lebih Banyak Medali Emas

KONI Surabaya Optimistis Perbakin Cetak Lebih Banyak Medali Emas

Kepengurusan Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kota Surabaya periode 2025–2029 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang digelar khidmat di Surabaya
Kata-kata Berkelas Federico Barba usai Laga El Clasico Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta

Kata-kata Berkelas Federico Barba usai Laga El Clasico Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta

Bek Persib Bandung, Federico Barba menilai Persija tetap berbahaya meski harus terusir dari Jakarta dan bermain di Stadion Segiri, Samarinda.
Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Diprediksi Berjalan Ketat, Bojan Hodak Beri Kabar Buruk Soal Satu Pemain Asing

Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Diprediksi Berjalan Ketat, Bojan Hodak Beri Kabar Buruk Soal Satu Pemain Asing

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyatakan pertandingan melawan Persija Jakarta akan berjalan sangat ketat dan sulit. Juru taktik asal Kroasia mengonfirmasi satu pemain asing.
Terungkap, Pengakuan Mengejutkan Kompol DK soal Isap Pod Getar, Polda Sumut: Tidak Menoleransi Pelanggaran

Terungkap, Pengakuan Mengejutkan Kompol DK soal Isap Pod Getar, Polda Sumut: Tidak Menoleransi Pelanggaran

Terungkap, pengakuan mengejutkan Kompol Dedi Kurniawan atau Kompol DK soal isap pod getar atau Vape Narkoba. Hal itu dibeberkan oleh Kabid Humas Polda Sumut,
Pemain Diaspora Jerman yang Pernah Bermain di Piala Dunia Dipanggil Nova Arianto ke TC Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026

Pemain Diaspora Jerman yang Pernah Bermain di Piala Dunia Dipanggil Nova Arianto ke TC Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026

Pemain diaspora Jerman yang pernah bermain di Piala Dunia akhirnya dipanggil pelatih Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-19 untuk ikut TC Piala AFF U-19 2026

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung tersipu malu ketika tante Megawati Hangestri memberi tahu kalau dirinya mulai populer di kalangan volimania Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT