News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Sejumlah OTK Lakukan Penyerangan dan Rusak Rumah Mantan Anggota DPD RI Litha Brent

Sebuah video viral di media sosial instagram menunjukan momen sejumlah orang tak dikenal lakukan penyerangan ke rumah milik mantan anggota DPD RI Litha Brent.
Senin, 17 Oktober 2022 - 19:32 WIB
Pengerusakan Rumah Mantan Anggota DPD RI
Sumber :
  • instagram/@terang_media

Jakarta - Baru-baru ini beredar sebuah video yang viral di media sosial instagram memperlihatkan moment saat sejumlah orang tak dikenal (OTK) melakukan penyerangan ke rumah milik mantan anggota DPD RI Litha Brent.

Video yang viral di media sosial itu dibagikan sebuah akun instagram @terang_media pada Minggu (17/10/2022) menunjukan detik-detik puluhan OTK menyerang dan melakukan pengerusakan sebuah rumah milik DPD RI Litha Brent.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rumah mantan anggota DPD RI,Litha Brent,diserang dan dirusak sekira 20 orang tak di kenal (OTK)," tulis @terang_media pada keterangan video yang diunggah.

Pada video tersebut terlihat sejumlah orang tak dikenal melakukan penyerang pada sebuah pintu kaca di rumah milik mantan anggota DPD RI itu, terlihat OTK tersebut memukuli pintu kaca itu menggunakan sebuah bambu panjang.

Beberapa orang lainnya yang berada dilokasi juga terlihat melakukan penyerangan ke rumah tersebut dengan melemparkan sejumlah barang ke arah pintu kaca yang di pegangi oleh seorang pria.

Pada video tersebut terlihat seorang pria berusaha untuk menutup dan menjaga pintu kaca itu dari dalam rumah, terlihat sejumlah OTK diluar rumah sedang melakukan pengerusakan.

Pada video tersebut juga terlihat salah seorang OTK melemparkan batu kearah pintu kaca yang menyebabkan pitu kaca tersbut pecah dan membuat kepanikan orang-orang yang berada didalam rumah tersebut.

Setelah menyebabkan pintu kaca di rumah tersbut pecah akibat lemparan batu dan merusak ebuah sepeda motor, para pelaku penyerangan itu pun di skatakan langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan pada video tersebut disebutkan jika peristiwa itu terjadi Jalan Gunung Merapi, Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Sabtu (15/10/22) sekitar pukul 15.55 WITA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkan juga jia para pelaku yang melakukan penyerangan pada rumah milik mantan anggota DPD RI itu dengan senjata tajam,anak panah dan baru sekira 15 hingga 20 menit.  

Pada video tersebut tidak disebutkan secara jelas apa penyebab penyerangan sebuah rumah milik mantan anggota DPD RI di oleh sejumlah OTK itu, namun hingga kni video tersbut sudah ditonton lebih dari dua ribu kali dan mendapat beragam kmentar dari netizen. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Keempat, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Hari Keempat, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan belasan kapal tersebut digunakan untuk menyisir wilayah laut yang telah ditentukan dalam operasi pencarian.
Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan pangan beras di tengah musim paceklik yang berpotensi menekan daya beli masyarakat sekaligus mendorong kenaikan harga pangan.
Soal Pensiun dari UFC, Ini Jawaban Justin Gaethje dan Kans Rematch Lawan Ilia Topuria

Soal Pensiun dari UFC, Ini Jawaban Justin Gaethje dan Kans Rematch Lawan Ilia Topuria

Justin Gaethje belum memastikan masa depannya di UFC setelah kemenangan atas Ilia Topuria. Di tengah isu pensiun, peluang terjadinya rematch dengan sang juara.
Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Polisi menemukan selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter sebagai barang bukti ditemukan di TKP penembakan 3 ASN Jayawijaya diduga oleh KKB.
Panitia Muktamar ke-35 NU Resmi Dibubarkan, Gus Ipul: yang Menang Bermartabat yang Kalah Terhormat

Panitia Muktamar ke-35 NU Resmi Dibubarkan, Gus Ipul: yang Menang Bermartabat yang Kalah Terhormat

Panitia Muktamar ke-35 NU resmi dibubarkan setelah seluruh rangkaian pelaksanaan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dinyatakan selesai.
KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan lembaga antirasuah masih melihat perkembangan persidangan dan pandangan majelis hakim

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT