GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Biodata Lengkap dan Profil Lord Rangga, Bukan Orang Sembarangan Ternyata Punya Gelar Professor?

Lord Rangga atau dikenal Ki Rangga Sasana merupakan mantan petinggi Sunda Empire dikabarkan meningga dunia pada hari ini, Rabu (7/12/2022). Berikut profilnya.
Rabu, 7 Desember 2022 - 10:37 WIB
Lord Rangga
Sumber :
  • dok ist

Jakarta, tvOnenews – Lord Rangga yang dikenal mantan petinggi Sunda Empire dikabarkan meningga dunia pada hari ini, Rabu (7/12/2022).

Pemilik nama Ki Ageng Rangga Sasana ini menutup usia di 55 tahun. Semasa hidup, Lord Rangga dikenal kerap membicarkan soal teori konspirasi. Lalu, siapa sebenarnya sosok mantan petinggi Sunda Empire ini?
Tim tvOnenews merangkum profilnya untuk Anda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Profil Lengkap Lord Rangga

Pemilik nama Ki Ageng Rangga Sasana ini lahir pada 12 September 1967 di Brebes, Jawa Tengah tepatnya di Desa Ginting, Kecamatan Bulakamba. Pria yang menghembuskan nafas terakhir di usia 55 tahun ini disebut-sebut bergelar Professor.

Potret Lord Rangga (sumber: dok ist)

Menurut informasi, Lord Rangga memiliki nama asli Edi Raharjo. Dia pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Pertanian Menengah (SPM) di Baros pada tahun 1980-an.

Nama Lord Rangga mencuat setelah Sunda Empire atau Kerajaan Sunda menggemparkan Indonesia. Dia sendiri merupakan mantan petingginya.

Apa itu Sunda Empire?

Lord Rangga dikenal sebagai mantan petinggi Sunda Empire, apa itu sebenarnya?

Sunda Empire (Kerajaan Sunda) merupakan sebuah perkumpulan atau komunitas yang dengan visi dan misi menciptakan kerajaan besar seperti pada masa Tarumanegara.

Perkumpulan ini mengagungkan romantisisme sejarah. Awal mula Sunda Empire viral yakni melalui media sosial Facebook, di mana ada seorang anggota dari perkumpulan tersebut yang mengunggah status soal Sunda Empira hingga membuat publik geger.

Lord Rangga Berencana Bangun 40 Pabrik Gula di Indonesia Tahun Depan

Kehadiran petinggi Sunda Empire, Ranggasasana atau Lord Rangga di Brebes beberapa hari terakhir membuat kejutan. Lord Rangga mengaku membawa investor ke Brebes untuk membangun pabrik gula swasta pertama di Indonesia.

Tidak tanggung-tanggung nilai investasi untuk proyek pabrik gula swasta di bawah naungan PT Brebes Manis Jaya ini sebesar Rp4,6 triliun atau dua kali lipat dari angka APBD Brebes yang hanya Rp2 triliun per tahun.

Potret Lord Rangga (sumber: dok ist)

Pabrik gula PT Brebes Manis jaya yang diklaim akan mulai dibangun pada tahun 2023 ini direncanakan akan memproduksi sedikitnya 10 ribu ton gula setiap harinya. Lord Rangga mengungkapkan bahwa pendirian pabrik gula swasta ini dalam rangka memenuhi kebutuhan gula nasional saat ini, dan Brebes akan menjadi pilot project karena setelah ini akan dibangun pula pabrik gula yang lain di sejumlah daerah di Indonesia.

Lahan di Desa Kubangpari Kecamatan Ketanggungan Brebe , adalah lahan yang akan digunakan sebagai pabriknya, sedangkan lahan penanaman tebu akan dilakukan di delapan kecamatan di kabupaten Brebes.

"Kami membutuhkan 15 ribu hektar lahan untuk penaman tebu, di mana 5 ribu hektar adalah inti dan 10 ribu hektar adalah plasma." jelas Lord Rangga, dalam konferensi pers, Kamis (16/6/2022).

Untuk mendukung berjalannya rencana proyek ini Lord Rangga bahkan sudah mengumpulkan warga dari sejumlah kecamatan di Desa Cikandang Kecamatan Kersana pada Rabu (15/6/2022) kemarin. Mereka bakal menjadi anggota koperasi yang nantinya akan berperan sebagai plasma.

Lord Rangga Sempat Dipenjara dan Diundang Berbagai Acara Televisi

Mantan petinggi Sunda Empire, Lord Rangga ternyata pernah merasakan dinginnya jeruji besi. Dia harus mendekam di penjara selam 2 tahun akibat kasus berita bohong.

Bersama Nasri Banks selaku Perdana Menteri Sunda Empire, Rangga disangkakan Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang menyebarkan berita bohong hingga menimbulkan keonaran. Ia ditangkap pada 28 Januari 2020.

Namun, belum 2 tahun, Lord Rangga bebas pada tahun 2021 karena berkelakuan baik sehingga dapat revisi dan asimilasi berkaitan dengan pandemi COVID-19. Setelahnya, ia kerap kali diundang menjadi bintang tamu dalam berbagai acara.

Lord Rangga, Mantan Petinggi Sunda Empire Tutup Usia

Kabar duka datang dari Ki Ageng Rangga Sasana alias Lord Rangga. Lord Rangga yang dikenal sebagai mantan petinggi Sunda Empire itu tutup usia, pada Rabu (7/12/022).

Berdasarkan pesan WhatsApp yang diterima tvOnenews.com, Lord Rangga meninggal dunia pukul 05.30 WIB di Brebes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Innalilahi wa inna ilaihi rojiun. Telah meninggal dunia Ki Ageng Rangga Sasana alias Lord Rangga bin almarhum Murwat Hadi Wijaya pada pukul 05.30 WIB di Brebes,” tulis pesan tersebut.

“Mohon doa panjenengan sedoyo. Semoga beliau husnul khotimah. Aamiin ya robbal alamin,” tutup pesan tersebut atas nama Keluarga Besar Almarhum Murwat Hadi Wijaya. (nsi/rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia
Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Media Korea Selatan soroti reaksi pelatih Red Sparks Ko Hee-jin setelah mantan anak asuhnya Megawati Hangestri berlabuh ke tim rival Suwon Hyundai Hillstate.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT