News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah jadi Peliharaan Ibu Negara Amerika Serikat, Berikut Sejarah dan Cara Merawat Kucing Siam

Termasuk jenis kucing Siam yang cukup populer dijadikan peliharaan dan kerap disamakan dengan kucing Himalaya padahal keduanya beraal dari tempat yang berbeda.
Jumat, 16 Desember 2022 - 23:06 WIB
Kucing Siam
Sumber :
  • Pexels.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pada saat ini banyak sekali jenis kucing yang kerap dipilih oleh banyak orang untuk dijadikan sebagai sebagai hewan peliharaan mereka di rumah.

Beberapa ras atau jenis kucing seperti British Short Hair, Persia, Maine Coon, Anggora, Himalaya, Siamese, atau Spynx, kerap dipilih sebagai hewan peliharaan oleh kebanyakan orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dimana setiap kucing memiliki karakteristik dan juga sifat yang berbeda - beda satu sama lainnya, hal itu terjadi karena seekor kucing terus berevolusi menyesuaikan dengan tempat mereka lahir dan berkembang. 

Karena diperkirakan sudah sejak 9.500 tahun yang lalu masyarakat timur tengah mencoba untuk menjinakan seeko kucing dan menajadikan mereka sebagai hewan peliharaannya.

Maka dari itulah muncul sebuah angapan jika seekor kucing peliharaan takut sekali terhadap air karena mereka tumbuh dan berkembang di timur tengah yang memiliki iklim panas serta jauh dari air.

Iklim timur tengah yang dikelilingi gurun gersang dan tidak terkena sungai, danau, dan hujan lah yang memunculkan anggapan mengapa banyak kucing takut terhadap air.

Meski anggapan itu tidaklah sepenuhnya benar dan juga salah, namun satu hal yang perlu diingat adalah  seekor kucing akan terus berevolusi sesuai dengan tempat dia berkembang biak dan juga tumbuh.

Dan hal itu juga lah yang mempengaruhi sifat, karakteristik bahkan perilaku dari seekor kucing banyak sekali jenis atau ras kucing yang unik dan terlihat berbeda dari yang lainnya.  

Termasuk salah satu jenis kucing satu ini yang cukup populer dijadikan peliharaan dan kerap disamakan dengan kucing ras Himalaya padahal keduanya beraal dari tempat yang berbeda.

Melansir dari situ PetMD berikut Karakteristik, Sejarah dan cara merawat seekor kucing Siam.


Karakter fisik kucing Siam


Ras kucing siam dikenal punya telinga yang sangat besar dan mata biru yang sangat menarik. Sosok kucing Siam yang ramping dan langsing ditonjolkan oleh bulu-bulu pendek dan halus dengan garis panjang yang meruncing. 

Bulu dari seekor kucing Siam umunya memiliki empat jenis warna yakni warna krem anjing laut, coklat, biru, dan bintik ungu.


Sifat Kucing Siam

Kucing Siam adalah kucing sosial yang sangat terkenal ramah dan bergantung pada persahabatan anatara mereka dengan manusia. Mereka dikenal suka berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.

Kucing jenis ini tidaklah cocok untuk dijadikan sebagai peliharaan bagi anda yang  tidak sering berada dirumah karena kucing Siam merupakan salah satu jenis kucing yang sangat mudah kesepian dan sedih.

Kucing siam perlu ditangani dengan hati-hati, tetapi jika ditunjukkan cinta, kesabaran, dan perhatian, ia akan menjadi pendamping yang ideal.

Sejarah Kucing Siam

Kucing terkenal di dunia ini memiliki sejarah yang panjang, Seperti namanya, kucing ini aslinya berasal dari Thailand yang pada zaman dahulu dikenal dengan nama Siam. 

Penampilan dan tingkah lakunya yang menarik membuat kucing ini dipuja oleh para bangsawan. Ketika seorang anggota keluarga kerajaan meninggal, dipercaya juga seekor kucing Siam akan menerima jiwa orang tersebut. 

Kucing itu kemudian akan dipindahkan ke kuil, menghabiskan sisa hidupnya dalam kemewahan, dengan biarawan dan pendeta sebagai pelayan mereka.

Mitos lain mencoba menjelaskan beberapa karakteristiknya yang menarik. Salah satu mitos tersebut menceritakan tentang bagaimana seekor kucing Siam, yang bertugas menjaga vas kerajaan, melingkarkan ekornya di sekelilingnya dan menatapnya dengan sangat intens hingga matanya menjadi juling. 

Ada lagi yang menceritakan tentang kucing Siam yang menjaga cincin milik seorang putri kerajaan. Kucing-kucing itu menyelipkan cincin di ekornya, dan mengembangkan kekusutan ekor agar cincin tidak jatuh.

Kucing Siam juga berhasil masuk ke Cat Book of Poems, sebuah manuskrip yang ditulis antara tahun 1350 dan 1767. Digambarkan sebagai seekor kucing kurus dengan warna gelap di telinga, ekor dan kakinya, dan tubuh pucat.

Tidak diketahui secara pasti kapan kucing dongeng ini muncul pertama kali di Inggris. Catatan terdokumentasi paling awal, bagaimanapun, menceritakan tentang sepasang kucing Siam yang diberikan kepada saudara perempuan seorang konsul jenderal Inggris di Bangkok pada tahun 1884. 

Kucing-kucing ini dipamerkan pada tahun berikutnya di London. Meskipun, ada bukti sebelumnya yang menunjukkan bahwa kucing Siam dipamerkan dalam pertunjukan kucing pertama pada tahun 1871 di Crystal Palace di London, di mana akhirnya mendapat sambutan yang buruk. 

Meskipun awal yang tiba-tiba dan tidak ramah, ras kucing Siam dengan cepat mulai mendapatkan popularitas regional. 

Kucing Siam pertama di Amerika dilaporkan diberikan kepada Ny. Rutherford B. Hayes (Ibu Negara presiden ke-19 Amerika Serikat) pada tahun 1878 oleh Konsul AS, David Stickles, menjalani sisa hari-harinya di Gedung Putih. 

Pada tahun 1900-an, kucing siam berpartisipasi dalam berbagai pertunjukan kucing dan saat ini menempati posisi teratas di antara ras kucing berbulu pendek. 

Karena popularitasnya, ras kucing Siam telah digunakan untuk membentuk banyak ras kucing modern termasuk Ocicat, Himalayan, Burma, Tonkinese, Korat, Snowshoe, dan segudang ras Oriental (Oriental Shorthair, Oriental Longhair, Colorpoint Shorthair, Colorpoint Longhair, Balinese , dan Javanese). (akg)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Bahas Nasib Palestina hingga Iran dengan Menlu Turki di Hambalang

Prabowo Bahas Nasib Palestina hingga Iran dengan Menlu Turki di Hambalang

Presiden RI, Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Turki, Hakan Fidan di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).
Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT