GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cocok Dijadikan Hewan Peliharaan, Ini Karakter Fisik, Sejarah dan Cara Merawat Seekor Kucing LaPerm

Kucing LaPerm termasuk salah satu jenis kucing yang cukup populer dijadikan sebagai peliharaan yang terkenal karena rambut keritingnya dan sifat manjanya .
Senin, 19 Desember 2022 - 20:40 WIB
Kucing LaPerm
Sumber :
  • Pexels.com

Jakarta, tvOnenews.com - Dengan sifat mereka yang mudah bersahabat dengan manusia, kucing kini jadi hewan yang cukup sering dipilih oleh banyak orang untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan.

Bahkan sejak ribuan tahun yang lalu manusia dipercaya sudah menjinakan hewan berbulu yang menggemasakan ini, dikatakan juga bahwa 9.500 tahun yang lalu masyarakat di timur tengah sudah menjadikan kucing sebagai peliharaan.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dan kini banyak sekali jenis dan ras kucing yang dijadikan sebagai hewan peliharaan oleh kebanyakaan orang, mulai dari ras seperti British Short Hair, Persia, Maine Coon, Anggora, Himalaya, Siamese, hingga Spynx.

Mereka semua sudah pasti punya karakteristik dan juga sifat yang berbeda-beda satu dan lainnya, hal itu disebabkan karena seekor kucing akan terus berevolusi menyesuaikan diri mereka dengan tempatnya berkembang.

Hal itu juga lah yang mempengaruhi sifat, karakteristik bahkan perilaku dari seekor kucing banyak sekali jenis atau ras kucing yang unik dan terlihat berbeda dari yang lainnya.

Termasuk salah satu jenis kucing satu ini yang cukup populer dijadikan peliharaan yang terkenal karena rambut keritingnya. Melansir dari situ PetMD berikut Karakteristik, Sejarah dan cara merawat seekor kucing LaPerm.

Karakter fisik

Kucing LaPerm diberi nama sesuai dengan ciri khas bulunya yang keriting dimana ras kucing ini diperkirakan pertama kali muncul di wilayah perkebunan ceri kecil di wilayah The Dalles, Oregon, Amerika Serikat tahun 1982.

LaPerm sendiri merupakan kucing ras rex yang merupakan istilah diberikan untuk mutasi genetik alami dari seekor kucing yang menghasilkan bulu-bulu yang jeriting atau bergelombang.

LaPerm biasanya punya bulu yang pendek atau panjang, punya berbagai warna dan tanda. Ikalnya juga bervariasi, dari gelombang lembut hingga ikal yang kencang, menghasilkan bulu yang ringan dan lembut saat disentuh. 

Bulunya tidak memiliki penampilan yang rapi, melainkan memiliki penampilan yang acak-acakan dan kusut. LaPerm berambut panjang akan memiliki ekor penuh berbulu dan biasanya keriting, sedangkan LaPerm berambut pendek tidak akan memiliki ekor dan bulu penuh, tetapi masih memiliki bulu keriting atau bergelombang di area tersebut. 

Sebagian besar juga akan memiliki kumis yang keriting, panjang bulunya dapat bervariasi sesuai musim, tetapi seperti hewan berbulu keriting lainnya, LaPerm adalah ras yang tidak mudah rontok, menjadikannya pilihan yang baik bagi mereka yang alergi ringan terhadap bulu kucing.

Sesuai dengan asal-usulnya sebagai kucing gudang yang bekerja, LaPerm biasanya memiliki berat antara 6 hingga 12 pon dan dianggap kokoh untuk ukuran aslinya. Seperti ras kucing lainnya, jantan umumnya lebih besar dari betina.

Sifat

Seperti yang ditunjukkan oleh leluhurnya, LaPerm tetap menjadi kucing pekerja yang cakap yang dengan mudah bertransisi dari pemburu tikus yang ganas menjadi kucing pangkuan yang lembut dan penuh kasih sayang. 

Mereka tidak dikenal sangat vokal, tetapi akan "berbicara" ketika mereka menginginkan perhatian. Mereka menanggapi perhatian pribadi dengan sangat baik dan membalas kasih sayang dengan antusias.

Juga sesuai dengan nenek moyangnya yang dikenal sebagai kucing pekerja, LaPerm punya terkenal cerdas dan banyak akal. Oleh karena itu, diperlukan perhatian yang cukup, waktu bermain setiap hari, dan ruang yang cukup untuk bergerak. 

Itu bukan untuk mengatakan bahwa ras ini tidak akan tumbuh dengan baik di lingkungan jenis apartemen kecil, tetapi itu berarti bahwa benda-benda yang kecil harus dijauhkan dari jangkauan, sehingga LaPerm dapat dengan bebas melompat ke rak tinggi dan berlari di sekitar ruangan.

Perawatan

Tidak ada predileksi penyakit yang diketahui dengan trah ini. Seperti banyak jenis kucing pekerja, LaPerm kuat, mengingat pertimbangan kesehatan secara keseluruhan (pola makan yang sehat dan lingkungan yang aman) dipertimbangkan.

Sejarah dan Latar Belakang

LaPerm pertama lahir dari seekor kucing lumbung milik petani ceri Oregon, selama beberapa minggu pertama, bulu anak kucing itu tumbuh lembut dan keriting, memberinya nama "Keriting", dan ia menunjukkan dirinya sebagai tikus yang sangat baik dan sangat penyayang serta sabar terhadap orang lain. 

Dengan pembiakan yang diawasi, LaPerm secara konsekuen didirikan dan diberikan status berkembang biak oleh The International Cat Association (TICA) pada tahun 1995. Itu juga telah diberikan status dengan Dewan Pengurus Cat Fancy (GCCF) dan Asosiasi Pemelihara Kucing (CFA).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak kucing LaPerm awal dikenali karena hampir tidak berbulu saat lahir, dengan ikal yang tumbuh selama beberapa minggu, tetapi seiring dengan kemajuan program pengembiakannya, banyak anak kucing lahir dengan bulu keriting. Tetap saja, anak kucing LaPerm sering kehilangan sebagian besar bulunya saat masih muda, terkadang lebih dari satu kali, dan menumbuhkan kembali bulu keritingnya. (akg)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Ketua DPR Italia Pasang Badan untuk Inter Milan usai Kontroversi Kontra Juventus: Mencuri dari Pencuri Itu Tak Apa-Apa

Ketua DPR Italia Pasang Badan untuk Inter Milan usai Kontroversi Kontra Juventus: Mencuri dari Pencuri Itu Tak Apa-Apa

Politisi Italia, Ignazio La Russa, pasang badan untuk Inter Milan imbas kontroversi kartu merah Pierre Kalulu di laga kontra Juventus. Tindakan Alessandro Bastoni banyak dikecam publik setelah laga.
Tak Harus Jauh-jauh ke Eropa, John Herdman Blusukan ke Liga 2 Cari Calon Pemain Timnas Indonesia

Tak Harus Jauh-jauh ke Eropa, John Herdman Blusukan ke Liga 2 Cari Calon Pemain Timnas Indonesia

John Herdman tak perlu harus jauh-jauh ke Eropa untuk mencari calon pemain Timnas Indonesia. John Herdman terlihat juga memantau Liga 2 untuk cari pemain timnas
Imbas Aksi Penembakan ke Pilot dan Kopilot Smart Air oleh KKB, MPSI: Tidak Berperikemanusiaan

Imbas Aksi Penembakan ke Pilot dan Kopilot Smart Air oleh KKB, MPSI: Tidak Berperikemanusiaan

Direktur Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI), Noor Azhari, mengutuk aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) penembakan terhadap pilot dan kopilot Smart Air di Boven Digoel.
THR PNS 2026 Berdasarkan Apa? Ini Rincian Lengkap Komponen, Besaran hingga Gaji PPPK Terbaru

THR PNS 2026 Berdasarkan Apa? Ini Rincian Lengkap Komponen, Besaran hingga Gaji PPPK Terbaru

THR PNS 2026 dihitung berdasarkan apa? Simak komponen lengkap, estimasi besaran per golongan, hingga rincian gaji PPPK terbaru.
Jawaban Mengejutkan Sarwendah soal Rumor Cincin dari Giorgio Antonio

Jawaban Mengejutkan Sarwendah soal Rumor Cincin dari Giorgio Antonio

​​​​​​​Jawaban mengejutkan Sarwendah soal rumor cincin dari Giorgio Antonio. Sarwendah menjelaskan alasannya memakai cincin hingga asal muasalnya.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson memberikan komentarnya terkait debut Mauro Zijlstra pada laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Termasuk Jay Idzes, Tiga Penggawa Kasih Kabar Baik

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Termasuk Jay Idzes, Tiga Penggawa Kasih Kabar Baik

Ada tiga penggawa Timnas Indonesia yang memberikan kabar baik dari aksinya bersama klub-klub pada Minggu (15/2/2026) kemarin. Salah satu di antaranya adalah Jay Idzes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT